Destination of the Month: Perayaan Notting Hill Carnival di London

Destinasi Wajib Dikunjungi di Bulan Agustus: London, Inggris

London

London adalah wajah Inggris yang unik. Di sini, kamu bisa menyaksikan kemegahan tanah Britania sejak berabad-abad yang lalu, sekaligus geliat kehidupan Inggris yang modern dan mengikuti perkembangan zaman. Bisa dibilang, London adalah peradaban yang komplet. Kamu bisa menumpang kereta modern dan sepanjang jalan akan melihat berbagai bangunan klasik yang dijadikan landmark kota.

Sebagai ibu kota Inggris, London menawarkan sejuta pesona yang tak pernah pudar. Setiap tahunnya, kota ini menerima kunjungan dari wisatawan dengan jumlah sangat besar. Tak hanya wisatawan, London juga menarik bagi pelajar dan mahasiswa yang ingin menikmati kehidupan di negeri Sang Ratu. Hal ini juga yang membuatnya pantas berjuluk salah satu kota multikultural terbaik di dunia. London adalah rumah bagi sekitar 270 bangsa yang berkumpul menjadi satu.

Perayaan Notting Hill Carnival di London

Atraksi memainkan musik di tengah parade yang berlangsung. (Sumber: Shutterstock)

Saat bingung menentukan waktu terbaik berkunjung ke London, bulan Agustus layak dipertimbangkan. Setiap tahun di bulan Agustus, London menggelar festival budaya bertajuk Notting Hill Carnival yang merupakan salah satu festival terbaik di dunia dan banyak diminati wisatawan.

Tahun ini, perayaan Notting Hill Carnival jatuh pada tanggal 27 – 28 Agustus. Menurut jadwal, parade budaya akan dimulai pada hari Minggu dan Senin tepat pukul 9 pagi waktu setempat. Apa yang bisa kamu saksikan di parade ini? Banyak sekali. Para peserta akan mengenakan kostum tradisional Karibia dan modern yang artistik, pertunjukan musik mulai dari yang khas Karibia hingga DJ masa kini, berbagai macam tarian, dan tak ketinggalan adalah makanan serta minuman yang menggoda selera.

Berlomba mengenakan pakaian berwarna cerah. (Sumber: Shutterstock)

Tahun 1959 menjadi awal diselenggarakannya festival budaya ini yang digagas oleh seorang aktivis bernama Claudia Jones untuk menyambut kedatangan imigran dari Karibia setelah masa perang. Awalnya, acara ini diadakan di dalam ruangan dan berisi pertunjukan budaya tradisional Karibia. Selanjutnya pada tahun 1966, perayaan lebih besar pun digelar di jalanan. Kali ini, ada lebih banyak warga yang berpartisipasi dan mengenakan pakaian tradisional masing-masing mulai dari Spanyol hingga Portugis.

Para peserta juga unjuk kebolehan menarinya di depan pengunjung. (Sumber: Shutterstock)

Kini, Notting Hill Carnival disebut-sebut sebagai parade budaya terbesar di dunia setelah Rio Carnival di Brazil. Untuk bisa menikmati festival ini dengan maksimal, kamu sebaiknya mengenakan alas kaki yang nyaman digunakan karena akan berjalan di tengah kerumunan massa. Selain itu, jangan lupa mengenakan pakaian yang mudah menyerap keringat dan membawa cadangannya jika nantinya kamu butuh berganti pakaian.

Apa yang bisa dilakukan di London?

Wisata budaya di London

Pergantian pengawal di Buckingham Palace. (Sumber: Shutterstock)

Tak sulit menemukan landmark atau ikon budaya dan sejarah di London. Sebagai bagian dari salah satu wilayah kerajaan terbesar di dunia, London punya banyak sekali hal menarik yang ditawarkan padamu. Dari sekian banyak bangunan kuno dengan arsitekturnya yang megah, kamu pasti sudah akrab dengan beberapa landmark populer seperti Buckingham Palace hingga British Museum.

Buckingham Palace atau Istana Buckingham merupakan pusat pemerintahan kerajaan Sang Ratu. Fungsinya sebagai poin terpenting bagi Kerajaan Inggris ternyata tak membuatnya sepi dikunjungi pengunjung. Istana ini kerap dijadikan lokasi perayaan momen-momen berharga kerajaan, seperti pesta pernikahan keluarga kerajaan dan ulang tahun Ratu. Salah satu atraksi yang paling ditunggu adalah upacara Changing the Guard atau pergantian pengawal kerajaan.

Umumnya, upacara pergantian pengawal ini dilakukan setiap hari, kecuali Selasa dan Kamis. Upacara akan memakan waktu sekitar 45 menit, mulai pukul 11:00 – 11:45 dan terdapat tiga titik yang menjadi lokasi yaitu Buckingham Palace, St. James Palace, dan Wellington Barracks.

British Museum tampak megah di dalamnya. (Sumber: Shutterstock)

Jika kamu ingin mengenal sejarah Kerajaan Inggris di satu tempat saja, British Museum adalah tempat yang tepat. Tanpa dipungut biaya, kamu bisa melihat berbagai peninggalan dari tanah Britania Raya dengan berbagai alat peraga dan tur audio dalam berbagai bahasa. Selain sejarah Inggris sendiri, sebenarnya di sini tersedia zona lain yang membantumu menguak sejarah dunia, mulai dari Afrika, Asia, hingga bukti penemuan ilmiah para ilmuwan dunia.

Tempat rekomendasi lainnya: Tower of London, Big Ben, St. Paul Cathedral, Palace of Westminster, Windsor Castle, National Gallery, dan Kensington Palace.

Wisata Alam di London

Sungai Thames dan landmark lainnya tampak mengagumkan. (Sumber: Shutterstock)

Di samping kaya akan landmark dan ikon historisnya, ternyata London juga punya segudang tempat wisata alam yang patut dicatat di daftar kunjunganmu. Yang pertama, tentu saja Thames River. Sungai yang membentang panjang dan membelah Inggris ini berperan besar pada sejarah ekonomi dan budaya kerajaan. Dari tepiannya, London Eye dan Big Ben bisa terlihat jelas dan dekat. Sungai ini juga menjadi tempat banyak orang melakukan kegiatan seru, mulai dari kayak, berperahu, hingga berlayar dengan kapal motor.

Penampakan Kensington Gardens di musim semi. (Sumber: Shutterstock)

Yang kedua adalah Kensington Gardens. Merasa namanya familiar? Taman ini memang menjadi salah satu latar utama dalam cerita anak Peter Pan, si bocah yang tak pernah dewasa. Kensington Gardens adalah tempat asyik buat kamu menikmati suasana alam yang berbeda karena selain lingkungannya yang hijau, kamu juga bisa melihat hasil karya seni kontemporer di Serpentine Galleries, kemegahan Kensington Palace, dan keriangan anak-anak bermain di Diana Playground.

Pemandangan di WWT London Wetland Centre, tampak menyegarkan. (Sumber: Shutterstock)

Selanjutnya adalah WWT London Wetland Centre adalah taman konservasi berbagai fauna di tengah keramaian kota London. Taman ini merupakan perpaduan dari tanah lapang dengan pepohanan yang rimbun dan danau yang menjadi habitat berang-berang dan binatang lainnya. Jika ingin lebih bisa menikmati WWT London Wetland Centre dengan maksimal, kamu bisa ikut tur gratis yang dipandu oleh tenaga ahli.

Tempat rekomendasi lainnya: RSPB Rainham Marshes Nature Reserve, Epping Forest, Green Park, St. James’s Park, The Regent’s Garden, Greenwich Park, dan Hyde Park.

Wisata Urban

London Eye, sudut terbaik untuk menikmati keindahan kota London. (Sumber: Shutterstock)

London adalah paket lengkap sebuah kota terbaik di dunia. Bagaimana tidak? Kota ini memiliki semua jenis atraksi yang diinginkan oleh wisatawan, mulai dari wisata budaya dan sejarah, hingga urban. Bagi kamu yang suka mengunjungi tempat-tempat dengan sensasi modern dan memperlihatkan hiruk-pikuk warga lokal yang sesungguhnya, London punya sejumlah tempat menarik yang pastinya membuatmu ingin segera mampir.

London Eye tak boleh kamu lewatkan. Pertama kali dibuka untuk umum di tahun 2000, bianglala raksasa dengan ketinggian mencapai 135 meter ini jadi tempat favorit untuk melihat panorama kota London yang menakjubkan. Selama kurang lebih 30 menit, kamu bisa menyaksikan keindahan kota London dengan sudut 360º. Menariknya, di dalam kapsul bianglala ini ada pemandu wisata yang bisa memberikan tur singkat dalam berbagai bahasa.

Trafalgar Square, alun-alun kota yang tak pernah sepi pengunjung. (Sumber: Shutterstock)

Tempat lain yang bisa kamu kunjungi adalah Trafalgar Square, yang merupakan alun-alun populer di London. Berlokasi di pusat kota, Trafalgar Square dikelilingi beragam bangunan tua bersejarah yang berfungsi sebagai galeri, museum, dan tempat pertunjukan budaya lainnya. Beberapa tempat menarik yang bisa dicapai dengan berjalan kaki dari sini antara lain The National Gallery, London Transport Museum, dan Benjamin Franklin House. Selain itu, Trafalgar Square seringkali dijadikan lokasi penyelenggaraan aktivitas budaya juga demonstrasi massa.

Tempat rekomendasi lainnya: Tate Modern, The Shard, Tate Gallery, Design Museum, Wembley Stadium, dan Covent Garden Market.

Bagaimana cara ke London?

Berangkat dari Indonesia, tentu saja transportasi yang bisa kamu gunakan menuju London adalah pesawat terbang. Sedikitnya, ada dua bandara internasional yang bisa kamu pilih, yaitu Heathrow Airport dan Gatwick Airport.

Heathrow Airport

Suasana di Heathrow Airport. (Sumber: Shutterstock)

Heathrow Airport merupakan bandara internasional utama di Inggris yang terletak sekitar 24 km dari pusat kota London. Dari bandara, tersedia beberapa pilihan transportasi yang bisa digunakan untuk menuju pusat kota, berikut di antaranya:

Heathrow Express

Bisa dibilang, Heathrow Express adalah moda transportasi tercepat yang bisa kamu gunakan menuju Paddington Station. Kereta cepat ini dijadwalkan berangkat setiap 15 menit sekali, mulai pukul 05:10 – 23:25 pada hari Senin – Sabtu, dan mulai pukul 06:10 – 23:25 khusus hari Minggu.

Untuk tiket, kamu bisa mendapatkannya dengan beberapa cara, seperti via aplikasi Heathrow Express, online, loket di stasiun, dan di mesin otomatis.

London Underground

Jika menggunakan London Underground, kamu bisa bergabung dengan penumpang lainnya menuju ke Piccadilly Station. Umumnya, perjalanan akan ditempuh dalam waktu kurang dari satu jam saja. Tiket bisa dipesan di stasiun keberangkatan secara langsung.

Heathrow Conect

Sama seperti Heathrow Express, Heathrow Connect juga akan mengantarmu hingga Paddington Station. Kereta akan diberangkatkan setiap 30 menit sekali dan perjalanan bisa ditempuh dalam kurun waktu 30 – 50 menit. Tiket dapat dibeli secara online di sini.

Informasi lebih lanjut, silakan klik di sini.

Gatwick Airport

Suasana di Gatwick Airport. (Sumber: Shutterstock)

Selain Heathrow Airport, Gatwick Airport adalah bandara internasional di Inggris yang menjadi persinggahan bagimu menuju London. Jika kamu memilih bandara ini sebagai tujuan terbangmu, kamu bisa memilih satu di antara beberapa moda transportasi populer berikut ini:

Gatwick Express

Gatwick Express atau kereta cepat dari bandara ini bisa mengantarkanmu hingga ke Victoria Station. Kereta berangkat setiap 15 menit sekali dengan waktu tempuh sekitar 30 menit. Tiket kereta bisa dibeli secara online di sini.

National Express

National Express adalah bus bandara yang bisa kamu gunakan menuju pusat kota, tepatnya Victoria Station. Bus berangkat setiap satu jam sekali dengan lama waktu tempuh antara 1,5 hingga 2 jam. Tiket bisa dibeli di loket yang tersedia atau secara online.

Dengan apa keliling London?

London dikenal sebagai salah satu kota dengan kualitas transportasi umum terbaik di dunia. Jadi, kamu tak akan menemukan kesulitan saat ingin keliling London karena tersedia banyak sekali moda transportasi yang bisa digunakan.

Mudah sekali menemukan transportasi umum yang bisa digunakan di London. (Sumber: Shutterstock)

Untuk memudahkan perjalananmu keliling London, kamu sebaiknya memiliki Visitor Oyster Card, atau kartu Oyster untuk pengunjung. Kartu ini bisa digunakan untuk naik beberapa jenis transportasi umum seperti bus, London Underground, tram, Docklands Light Railway (DLR), MBNA Thames Clippers, dan National Rail alias kereta lokal di London.

Kartu Oyster ini bisa dibeli secara online sebelum keberangkatanmu, dan akan dikirimkan ke alamat rumah. Atau, kartu bisa juga dibeli secara langsung di beberapa tempat, salah satunya loket Gatwick Express di bandara.

Sekarang, transportasi apa yang bisa digunakan untuk berkeliling London? Berikut transportasi yang populer digunakan:

London Underground

London Underground atau yang biasa disebut sengan tube adalah kereta bawah tanah yang umum digunakan di London. Sedikitnya, terdapat 11 kode warna pada kereta yang memiliki tujuan berbeda. Setiap harinya, London Underground beroperasi mulai pukul 05:00 – 00:30. Meski begitu, ada pula kereta malam yang beroperasi di luar jadwal tersebut. Namun, kereta malam ini hanya melewati beberapa stasiun saja, di antaranya Jubilee, Victoria, dan Piccadilly.

Bus

Jika memilih bus, kamu tidak perlu berjalan keluar masuk ke dalam stasiun bawah tanah seperti saat naik London Underground. Bus ini juga beroperasi mulai pukul 05:00 – 00:30 setiap harinya, meski ada juga sebagian yang beroperasi hingga 24 jam. Perlu diingat bahwa bus hanya menerima pembayaran dengan kartu.

Docklands Light Railway (DLR)

DLR adalah kereta di London yang memadukan perjalanan di bawah dan atas permukaan tanah. Kereta beroperasi mulai pukul 05:30 – 00:30 pada hari Senin – Sabtu, dan pukul 07:00 – 00:30 khusus hari Minggu.

London Overground

Sesuai dengan namanya, kereta cepat ini beroperasi di atas permukaan tanah dan menghubungkan pusat dan pinggiran kota. Kereta ini memiliki rute perjalanan yang berbentuk orbit atau lingkaran. London Overground beroperasi setiap hari mulai pukul 05:00 – 00:30 pada hari Senin – Sabtu, dan 07:00 – 00:30 pada hari Minggu.

Tram

Tram menjadi pilihan yang menarik bagi kamu yang ingin menyaksikan pemandangan kota dari dalam kaca jendela kendaraan. Tram melintasi pusat kota dengan lajur khusus di jalan raya dan beroperasi di London Selatan, antara kawasan Wimbledon, Croydon, Beckenham, dan New Addington.

Sama seperti transportasi lainnya di London, Tram beroperasi setiap hari mulai pukul 05:00 – 00:30 pada hari Senin – Sabtu, dan 07:00 – 00:30 pada hari Minggu.

Makan apa di London?

Seperti hampir semua negara di Eropa, makanan yang biasa disantap masyarakatnya berbahan selain nasi. Sajian seperti fish and chips barangkali sudah sering kamu dengar. Menu ini menyajikan kentang goreng dan ikan goreng berbalut tepung dilengkapi dengan salad. Tapi, tahukah kamu makanan apa yang biasa disantap selain menu ini?

Fish and chips, makanan tradisional Inggris yang populer di seluruh dunia. (Sumber: Shutterstock)

Untuk sarapan, Londoners (sebutan untuk warga London), punya banyak menu favorit. Sereal adalah menu sarapan paling praktis yang biasa disantap. Mereka akan meracik beragam biji-bijian bernutrisi seperti gandum dan jagung yang dicampur dengan susu. Menu selanjutnya yang menjadi favorit adalah paduan daging panggang, jamur, telur setengah matang, kacang, dan tomat. Daging yang digunakan juga bisa diganti dengan sosis.

Santap teh hangat di sore hari yang sudah menjadi tradisi turun temurun di Inggris. (Sumber: Shutterstock)

Selain sarapan, hal yang lain yang khas di London adalah afternoon tea. Tradisi minum teh ini sudah dilakukan sejak ratusan tahun lalu oleh keluarga kerajaan. Kamu akan disuguhi teh panas khas Inggris dengan kudapan seperti pastry dan roti isi yang disantap bersama keluarga ataupun sendiri. Afternoon tea juga disebut-sebut sebagai waktu ngemil sebelum makan malam siap dihidangkan.

Si legit sticky toffee pudding yang manisnya nikmat disantap usai makan. (Sumber: Shutterstock)

Menu lain yang wajib kamu cicipi adalah bangers and mash yang terbuat dari sosis bakar atau goreng dan mashed potato. Karena disajikan hangat, menu ini cocok sekali disantap di tengah dinginnya udara London. Satu lagi yang tak boleh dilewatkan adalah sticky toffee pudding yang merupakan makanan penutup khas Inggris. Sticky toffee pudding adalah kue spons lembut yang disajikan bersama lelehan saus kurma atau vanila.

Menginap di mana saat di London?

Penginapan bujet

Heathrow Hostel
Tarif per malam: mulai dari Rp237.549
Bintang: 1
Alamat: 198 Kingsley Road, London
Klik di sini untuk menginap

Smart Russel Square Hostel
Tarif per malam: mulai dari Rp329.858
Bintang: 2
Alamat: 72 – 72 Gullford Street, London
Klik di sini untuk menginap

Palmers Lodge Swiss Cottage – Hostel
Tarif per malam: mulai dari Rp329.916
Bintang: 2
Alamat: 40 College Crescent, Swiss Cottage, London
Klik di sini untuk menginap

Abbercorn House Hostel
Tarif per malam: mulai dari Rp329.935
Bintang: 2
Alamat: 28 – 30 Bute Gardens, Hammersmith, London
Klik di sini untuk menginap

Smart Camden Inn Hostel
Tarif per malam: mulai dari Rp367.843
Bintang: 2
Alamat: 55 – 57 Bayham Street, London
Klik di sini untuk menginap

Penginapan mid-range

Boston Manor Hotel
Tarif per malam: mulai dari Rp781.380
Bintang: 3
Alamat: 146 – 152 Boston Road, Hanwell, London
Klik di sini untuk menginap

Best Western Greater London Hotel
Tarif per malam: mulai dari Rp859.691
Bintang: 3
Alamat: 60 Cranbrook Road, London
Klik di sini untuk menginap

Harefield Manor Hotel
Tarif per malam: mulai dari Rp911.546
Bintang: 3
Alamat: 33 Main Road, London
Klik di sini untuk menginap

Britania Inn Hotel
Tarif per malam: mulai dari Rp931.850
Bintang: 3
Alamat: 54 Mansfield Road, London
Klik di sini untuk menginap

Chelsea Guest House
Tarif per malam: mulai dari Rp985.347
Bintang: 3
Alamat: 372 Wandsworth Road, London
Klik di sini untuk menginap

Ibis Budget London Hounslow
Tarif per malam: mulai dari Rp1.007.122
Bintang: 3
Alamat: 20 – 28 Staines Road, London
Klik di sini untuk menginap

Penginapan mewah

Heston Hyde Hotel
Tarif per malam: mulai dari Rp1.684.250
Bintang: 4,5
Alamat: North Hyde Lane, London
Klik di sini untuk menginap

Tophams Hotel
Tarif per malam: mulai dari Rp1.844.568
Bintang: 4
Alamat: 24 – 32 Ebury Street, Belgravia, London
Klik di sini untuk menginap

Rydges Kensington London
Tarif per malam: mulai dari Rp1.953.817
Bintang: 4,5
Alamat: 61 Gloucester Road, London
Klik di sini untuk menginap

DoubleTree by Hilton London – Docklands Riverside
Tarif per malam: mulai dari Rp2.139.266
Bintang: 4
Alamat: 265 Rotherhithe Street, London
Klik di sini untuk menginap

Club Quarters Hotel St. Paul’s
Tarif per malam: mulai dari Rp2.400.422
Bintang: 4
Alamat: 24 Ludgate Hill, London
Klik di sini untuk menginap

(Tarif hotel berdasarkan hasil pencarian untuk menginap di tanggal 26 Agustus 2017)

Tips traveling ke London

  • Selalu bawa payung atau jas hujan karena cuaca di London sulit diprediksi, cenderung turun hujan setiap hari.
  • Pilih tempat berdiri di sebelah kanan saat berada di atas eskalator atau tangga berjalan, kecuali jika kamu ingin mendahului orang di depanmu.
  • Tidak perlu memberikan tip layanan saat kamu makan di kafe atau di pub. Biaya yang ditagihkan padamu biasanya sudah mencakup tip untuk pelayan.