9 Hal Seputar “Traveling” yang Harus Kamu Lakukan Sebelum Usia 30 Tahun

Ayu
By Ayu 28 September 2017
Reading Time: 4 minutes

Tak ada batasan usia untuk melakukan hobi traveling-mu. Kamu bisa mengunjungi destinasi apa saja dan bersenang-senang. Tapi, tahukah kamu bahwa ada hal-hal yang sebaiknya kamu lakukan segera sebelum usiamu menginjak angka 30?

Usia 30 tahun disebut-sebut sebagai masa krusial. Di usia ini, kamu mungkin sedang sangat menikmati masa-masa berkembangnya karir dan seringkali memiliki prioritas lain yang dianggap lebih penting dibandingkan mengambil cuti untuk liburan. Atau, kondisi daya tahan tubuh sudah tak sebugar sebelumnya dan jadi mudah lelah untuk melakukan sejumlah kegiatan ekstrem. Karenanya, kamu sebaiknya cerdas memilah hal apa saja seputar traveling yang harus segera dilakukan, misalnya saja 9 hal ini.

1. Solo traveling

(Sumber: Shutterstock)

Di usia belasan atau awal 20-an, mungkin kamu lebih suka bepergian dengan teman secara berkelompok.  Tapi, pernahkah terpikir untuk traveling seorang diri saja? Jika belum, kamu perlu tahu keuntungan traveling sebelum usia 30 tahun.

Solo traveling sangat bagus dilakukan sesekali, karena selama menempuh perjalanan, kamu punya kesempatan untuk lebih mengenal diri sendiri dan menggali potensi yang dimiliki. Selain itu, kemungkinan besar kamu belum memiliki banyak tanggungan finansial, sehingga tidak terlalu berat untuk melakukan solo traveling.

2. Mendaki gunung

(Sumber: Shutterstock)

Bagi kamu yang belum pernah mencoba mendaki gunung, sebaiknya tak perlu menunda hingga usiamu melewati angka 30. Mendaki gunung di usia lebih muda akan menguntungkanmu dalam beberapa hal, misalnya stamina yang kamu miliki masih sangat bagus untuk menaklukkan ketinggian yang tak mudah.

Konon, kepuasan mencapai puncak bisa membuatmu ketagihan dan ingin mendaki lebih sering. Memulai di usia muda artinya kamu akan mulai melatih kekuatan fisikmu sejak dini, sehingga mempunyai banyak kesempatan untuk menaklukkan lebih banyak puncak di berbagai daerah bahkan negara.

3. Menginap di hostel

(Sumber: Shutterstock)

Menurut sejumlah sumber, dengan bertambahnya umur, bertambah pula kebutuhan-kebutuhan travelingmu.  Kemungkinan, di usia 30 tahun ke atas, kamu akan memilih penginapan yang lebih bersifat private, tapi pengalaman menginap di hostel jangan sampai dilewatkan.

Hostel yang umumnya menyerupai kamar asrama dengan banyak ranjang bertumpuk adalah jenis penginapan yang digemari traveler muda di dunia. Selain karena biaya sewanya terhitung relatif lebih murah dibanding hotel biasa, kamu juga bisa bertemu dengan banyak traveler lain dari berbagai daerah atau negara asal. Jika beruntung, kamu bisa mendapat teman baru untuk menjelajah sebuah kota.

4. Naik kereta dengan rute terjauh

(Sumber: Shutterstock)

Bukan rahasia lagi jika kini, pesawat dinilai sebagai moda transportasi paling praktis. Dengan tarif bersaing, kamu bisa sampai di kota yang yang dituju dalam waktu yang lebih singkat. Namun, ada cara traveling lain yang lebih seru, yaitu memilih menggunakan kereta api. Naik kereta api, kamu butuh stamina yang cukup karena nantinya harus duduk selama berjam-jam, sangat berbeda dengan pesawat.

Tak masalah jika kamu butuh waktu lebih lama untuk bisa tiba di destinasimu karena ternyata kamu bisa mendapatkan pengalaman baru yang berbeda. Naik kereta api dengan rute terjauh misalnya, bisa membuatmu punya lebih banyak waktu untuk menikmati indahnya pemandangan sepanjang jalan. Berbeda dengan perjalanan menggunakan pesawat yang pemandangannya hanya awan putih dan langit saja, melalui jendela kereta, kamu bisa melihat lebih banyak hal yang mengagumkan.

5. Napak tilas ke tanah leluhur

(Sumber: Shutterstock)

Ingatkah masa di mana kakek-nenekmu atau kedua orang tuamu bercerita tentang tanah kelahirannya? Lalu, kapan terakhir kali kamu berkunjung ke sana? Atau ternyata, kamu belum pernah menginjakkan kaki di tanah leluhur? Jika iya, segera lakukan sebelum usiamu berada di angka 30.

Napak tilas ke daerah asal leluhur memungkinkan kamu bertemu dengan kerabat jauh dan mendapatkan pengalaman yang menakjubkan. Kamu akan melihat secara langsung tempat yang selalu menjadi latar cerita kakek-nenekmu. Kamu akan menghirup udara dan menatap senja yang sama seperti yang dulu dinikmati kedua orang tuamu. Sebuah pengalaman tak terlupakan yang tentunya jangan sampai tertunda!

6. Bekerja sebagai volunteer dunia

(Sumber: Shutterstock)

Kamu yang ingin merasakan traveling ke luar negeri tapi terkendala biaya, tak perlu berkecil hati. Ada banyak sekali kesempatan yang memungkinkamu traveling dengan anggaran minim, atau bahkan bebas biaya. Salah satunya adalah dengan mengikuti program volunteer atau relawan yang diadakan baik oleh PBB maupun organisasi lain.

Program relawan ini nantinya akan menawarkan beragam kegiatan yang bisa kamu ikuti, seperti mengajar anak-anak, menjadi tenaga medis, dan lain-lain. Kamu berkesempatan mengabdi pada dunia sekaligus menikmati kehidupan di luar negeri. Hanya saja, kamu butuh melakukan hal ini dengan cepat karena umumnya, kebanyakan program relawan ini mensyaratkan pesertanya berusia tak lebih dari 30 tahun.

7. Coba olahraga ekstrem

(Sumber: Shutterstock)

Apa kegiatan favoritmu saat traveling? Apakah kamu lebih suka menikmati liburan dengan cara lebih santai atau memilih kegiatan ekstrem yang menguji adrenalin? Jika jawabannya yang pertama, maka kamu harus berpikir ulang. Sesekali, kamu harus menantang diri sendiri untuk mencoba berbagai atraksi dan kegiatan yang “tak biasa”.

Melakukan kegiatan ekstrem sama artinya dengan menghadapi ketakutanmu sendiri. Kamu yang selama ini takut ketinggian misalnya, bisa mencoba paragliding atau bungee jumping. Selain stamina yang tentunya lebih fit, melakukan hal-hal ini sebelum usia 30 tahun berarti mencoba menaklukkan berbagai ketakutanmu sejak dini dan membuka berbagai kesempatan seru lainnya di masa depan.

8. Cicipi makanan yang ekstrem

(Sumber: Shutterstock)

Belum sah kunjunganmu ke sebuah destinasi jika tak mencicipi kuliner khas yang ada di sana, termasuk kuliner ekstrem jika ada. Bicara tentang kuliner yang tak lazim ini, tentunya kamu harus mempersiapkan sistem pencernaanmu dalam kondisi terbaik, dan hal ini sangat dipengaruhi oleh usiamu.

Makanan ekstrem umumnya terbuat dari bahan yang belum familiar dikonsumsi, misalnya saja jangkrik goreng di Thailand atau sate steak daging kanguru di Australia. Selain lidah, tentunya perut juga wajib diajak bekerjasama.

9. Bergabung di festival kelas dunia

(Sumber: Shutterstock)

Berlibur ke pantai perawan yang masih sepi atau berdiam di villa yang berada di tengah suasana tenang persawahan memang menarik. Tapi, sesekali kamu butuh bergabung dalam kemeriahan festival kelas dunia yang penuh semarak. Beberapa festival kelas dunia yang bisa kamu datangi antara lain Gion Matsuri di Jepang, Notting Hills Carnival di London, dan lain-lain.

Agar tak ketinggalan informasi mengenai berbagai festival terbaik dunia, Blog Traveloka menyediakan special content bertajuk Destination of the Month (DoM). DoM ini akan terbit setiap awal bulan dengan destinasi yang berganti sesuai dengan festival yang sedang diselenggarakan di bulan terkait.

Itu dia 9 hal-hal yang tak boleh kamu tunda. Sebelum usia 30 tahun, sebaiknya kamu sudah mencobanya agar hidupmu lebih berwarna.

Tulis komentarmu di sini: