15 Wisata Kuliner di Surabaya dengan Cita Rasa Tradisional

15 Wisata Kuliner di Surabaya dengan Cita Rasa Tradisional

Sebagai kota terbesar kedua di Indonesia, Surabaya menjadi salah satu “gudang” wisata kuliner. Selain jenis kuliner yang beragam, cita rasanya yang dimiliki pun sangat khas. Mau yang pedas, manis, ataupun gurih bisa kamu temukan di kota ini. Pokoknya, kamu tinggal pilih kuliner yang sesuai dengan selera.

Oleh karena itu, berkunjung ke Kota Pahlawan sepertinya akan kurang lengkap jika tidak mencicipi kuliner khas. Tak perlu bingung mencari lokasi yang tepat, berikut 15 wisata kuliner di Surabaya yang wajib kamu coba:

Lontong Balap Pak Hasyim

(Sumber: @adefitri_ano)

Sambut pagi yang cerah dengan makanan khas Surabaya, lontong balap. Lontong balap merupakan potongan lontong, tahu, dan taoge yang disiram dengan kuah kaldu dan taburan bawang goreng. Rasanya pun semakin sempurna jika dihidangkan dengan sambal petis dan sate kerang.

Ada banyak tempat yang menjajakan lontong balap enak, namun yang paling populer ada di Jalan Barata Jaya XVII No 130, Gubeng, yaitu Warung Pak Hasyim. Lontong Balap Pak Hasyim berbeda dengan kebanyakan warung lainnya, ada menu lentho, semacam bakwan yang terbuat dari campuran kacang tunggak, tepung terigu, dan singkong parut. Kamu dijamin akan ketagihan jika sudah mencobanya!

Rujak Cingur Ahmad Jais

(Sumber: @tantina_ajah)

Rujak umumnya dikenal sebagai kuliner buah-buahan yang disiram bumbu kacang. Namun beda halnya dengan rujak cingur khas Surabaya. Seperti namanya, rujak cingur menggunakan irisan cingur (mulut atau moncong sapi yang direbus dan dicampurkan ke dalam hidangan) yang ditambah potongan tahu, tempe goreng, kangkung, taoge, bengkuang, dan mentimun yang disiram bumbu rujak.

Untuk menikmatinya, datanglah ke Rujak Cingur Ahmad Jais di Jalan Ahmad Jais No 40, Peneleh. Usaha yang dirintis Ibu Ng Giok Tjoe sejak 1970-an ini berbeda dengan rujak cingur pada umumnya. Ada perpaduan rasa gurih, asin, manis, dan pedas bisa kamu nikmati setiap porsinya. Daging cingur yang tersaji pun kenyal dan tidak berbau. Karena itu, tak heran jika banyak pengunjung yang setia pada kuliner ini.

Sate Klopo Ondomehen Bu Asih

(Sumber: @addianaica)

Warung sate yang satu ini sudah tak asing bagi warga Surabaya. Klopo alias kelapa adalah hal yang membedakan kuliner ini dengan sate pada umumnya. Daging yang ditusuk sate akan dioleskan bumbu kelapa parut saat dibakar. Sate kemudian disajikan dengan potongan lontong atau nasi, bumbu kacang, dan serundeng. Kamu pun bisa menambahkan potongan cabai dan bawang sesuai selera.

Nama “Ondomehen” diambil dari nama Jalan Ondomehen yang kini berubah menjadi Jalan Walikota Mustajab. Telah berdiri selama 60 tahun, Sate Klopo Ondomehen berhasil mempertahankan cita rasanya yang khas. Tekstur dagingnya pun empuk dan tebal. Pantaslah bila Sate Klopo Ondomehen Bu Asih masih mempunyai banyak penggemar.

Nasi Krawu Mbuk Su

(Sumber: @nina_epicure)

Sedang mencari makan siang? Coba saja berkunjung ke Nasi Krawu Mbuk Su yang sudah berdiri puluhan tahun. Kini, ikon kuliner Kota Gresik ini membuka cabang di Surabaya, tepatnya di Jalan Raya Darmo Permai III.

Seporsi nasi krawu terdiri dari nasi putih, daging sapi suwir, dan sambal petis yang disajikan di atas daun pisang. Kamu pun bisa menambah beberapa lauk, seperti daging semur, jeroan sapi, telur, dan lainnya. Tak lupa, krawu dan mangut yang menjadi ciri khas hidangan ini juga tersaji di dalamnya.

Kunci kenikmatan Nasi Krawu Mbuk Su adalah krawu yang memiliki cita rasa pedas manis. Krawu merupakan sejenis serundeng berwarna merah kecokelatan, yakni hasil kelapa parut yang telah dicampur bumbu dan cabai merah.

Rawon Kalkulator

(Sumber: @madewedastra)

Meski menggunakan nama “kalkulator”, bukan berarti kuliner satu ini memasukkan kalkulator dalam hidangannya. Nama Rawon Kalkulator diambil dari ciri khas penjaga kasir. Mereka dapat menghitung semua pesanan dengan cepat dan tepat tanpa menggunakan alat hitung. Oleh karena itu, para pengunjung menyebut kuliner ini sebagai Rawon Kalkulator.

Rawon Kalkulator bisa kamu nikmati di Warung Sedap Malam di Sentra PKL Taman Bungkul, tepatnya di Jalan Raya Darmo, Wonokromo. Tak hanya namanya yang unik, ciri khas rasa rawon pun masih sama meski telah berdiri 36 tahun lamanya. Dengan kuah hitam yang gurih, serta potongan daging sapi empuk dan besar, Warung Sedap Malam selalu menjadi incaran warga lokal maupun wisatawan.

Sego Sambel Yeye

(Sumber: @ig_sbyfoodgram)

Buat pencinta pedas, kamu harus datang ke warung Sego Sambel Mak Yeye. Salah satu kuliner malam Surabaya ini menyajikan berbagai lauk pauk sederhana, seperti lele goreng, pari goreng, telur dadar, hingga tempe goreng yang bisa dipilih sesuai selera.

Cita rasa sambal yang pedas dan asin menjadi daya tarik utama Sego Sambel Mak Yeye. Kamu juga patut mencoba pari goreng, salah satu menu favorit yang tak akan ditemui di warung makan lainnya. Jika ingin coba, warung tenda kaki lima ini terletak di Jalan Jagir Wonokromo Wetan No 12. Bagi tak ingin berlama-lama antre, kamu bisa datang lebih awal pada pukul 21:00.

Pecel Semanggi

(Sumber: @tyooscar)

Ada lagi makanan tradisional Surabaya yang patut kamu coba, yaitu pecel semanggi. Sesuai namanya, pecel ini menggunakan daun semanggi sebagai bahan utamanya. Semanggi merupakan tanaman liar yang biasa tumbuh di area sawah dan tepian sungai.

Setiap porsi berisi semanggi, taoge, serta kangkung rebus yang disajikan dengan alas daun pisang. Semua bahan akan disiram dengan bumbu berbahan ubi, kacang tanah, dan gula merah yang berwarna kecokelatan. Meski memiliki cita rasa yang khas, keberadaan makanan ini malah semakin langka. Namun jika beruntung, kamu bisa menemukannya di sekitar Taman Bungkul atau pasar tradisional.

Tahu Tek Pak Jayen

(Sumber: @erickxiong)

Dari sekian banyak penjual tahu tek (tahu telur) di Surabaya, Tahu Tek Pak Jayen adalah salah satu yang patut kamu coba. Bukan hanya warga lokal, tempat makan ini juga banyak diminati kalangan pejabat, artis, serta wisatawan. Jadi, jangan heran kalau kamu kerap tidak mendapati meja kosong saat berkunjung.  

Satu porsi tahu tek berisi potongan tahu goreng, tahu yang dibalut telur dadar, kecambah rebus, kentang goreng, dan lontong. Semua bahan disiram dengan bumbu petis yang dihidangkan bersama kerupuk. Tak hanya itu, di Tahu Tek Pak Jayen kamu bebas meracik berbagai bahan pesanan sesuai selera.

Jika ingin mencoba, datanglah ke Tahu Tek Pak Jayen berada di Jalan Dharmahusada Indah C2, Mojo. Warung ini menempati area bengkel mobil, sehingga kamu hanya bisa menikmati Tahu Tek Pak Jayen di malam hari setelah bengkel tutup.

Nasi Cumi Waspada

(Sumber: @ike_rositasari)

Selama di Surabaya, kamu tak perlu khawatir akan kelaparan di malam hari. Ada banyak tempat kuliner yang buka hingga larut malam, salah satunya Nasi Cumi Waspada. Warung tenda ini menyajikan beberapa paket nasi dengan lauk utama Cumi Masak Tinta. Ada pula aneka lauk lainnya seperti mi goreng, telor dadar, empal goreng, dan rempeyek udang.

Soal rasa, bumbu cumi yang dimasak tinta hitam benar-benar enak dan tidak cair. Daging cumi juga tidak bau amis dengan tekstur yang empuk. Jika ingin mencicipinya, datanglah ke Jalan Waspada atau tepatnya di pintu masuk barat Pasar Atom. Tak perlu takut kehabisan, Nasi Cumi Waspada ini buka selama 24 jam non-stop!

Bebek Goreng Sinjay

(Sumber: @fanny_sia)

Banyak orang rela menyeberangi Jembatan Suramadu hanya untuk menikmati Bebek Goreng Sinar Jaya (Sinjay) yang legendaris. Kini, kamu tak perlu repot-repot pergi ke Madura karena nasi bebek khas Bangkalan ini sudah bisa ditemui di Surabaya. Kalau ingin mencobanya, kamu bisa datang ke kawasan Ruko Njemur Sari, Ruko Pertokoan Baru, Jalan A. Yani No 166.

Satu paket Bebek Goreng Sinjay terdiri dari nasi, bebek goreng, lalapan, dan sambal pencit (sambal mangga muda). Saat disantap, kelezatan dan kelunakan daging bebek goreng pasti akan membuatmu ketagihan. Kalau mau, kamu bisa membawa bebek goreng ini sebagai oleh-oleh. Dengan begitu, kamu bisa menawarkan kerabat serta menyantapnya di daerah asal.

 Tahu Campur Kalasan Haji Mahfud

(Sumber: @nina_epicure)

Berbicara mengenai kuliner tahu campur, Kota Surabaya adalah jawaranya. Kamu bisa menemukan banyak penjual tahu campur di Jalan Kalasan, salah satunya Tahu Campur Kalasan Haji Mahfud. Kuliner kaki lima ini sudah ada sejak tahun 1979 dan terkenal sebagai tempat makan legendaris di Surabaya.

Seperti tahu campur pada umumnya, Tahu Campur Kalasan Haji Mahfud berisi potongan selada, taoge, mi kuning, irisan tahu goreng, perkedel singkong, dan daging urat. Semua bahan akan dicampur dengan sambal petis dan kuah kaldu panas. Racikan kuliner ini sudah terkenal akan kenikmatan yang gurih dan kikil yang empuk.  

Saat ini, Tahu Campur Kalasan Haji Mahfud sudah membuka dua cabang, yakni di  Cito Mall Surabaya dan Royal Plaza Surabaya. Meski begitu, Tahu Campur Kalasan Haji Mahfud di Jalan Kalasan masih menjadi target utama warga lokal maupun wisatawan.

Soto Ayam Cak Har

(Sumber: @hiyalullya)

Jelajah kuliner di Surabaya jangan sampai melewatkan kelezatan Soto Ayam Lamongan Cak Har. Kuliner ini menjadi salah satu yang cukup terkenal di kota pahlawan. Warung soto ini berlokasi di kawasan MEER (Middle East Ring Road) atau di Jalan Ir. H. Soekarno, tak jauh dari kampus Institut Sepuluh November (ITS).

Setiap porsinya berisi nasi putih, sohun, dan ayam suwir yang disiram kuah kaldu santan berwarna kuning. Tak lupa, taburan koya dan kerupuk udang tumbuk untuk melengkapi racikannya. Cita rasa gurih dan segar yang dihasilkan dijamin akan membuatmu ketagihan.  

Uniknya, Soto Ayam Lamongan Cak Har menggunakan daging ayam kampung, sehingga rasanya lebih gurih. Kamu juga bisa memilih bagian ayam mana yang akan kamu santap, mulai dari paha, dada, jeroan, ataupun kulit ayam. Ada pula balungan (tulang) yang bisa kamu tambahkan pada pesananmu.

Es krim Zangrandi

(Sumber: @haujekrek)

Teriknya cuaca di Surabaya tentu membuat kamu ingin menikmati sajian dingin. Ada kedai es krim terkenal yang akan memuaskanmu, yakni Ice Cream Zangrandi. Lokasinya sangat strategis karena berada di seberang Balai Pemuda Surabaya, tepatnya di Jalan Yos Sudarso No 15, Genteng.

Kedai es krim Zangrandi menempati bangunan tua bergaya kolonial Belanda. Jika dilihat dari sisi historis, kedai ini berdiri sejak tahun 1930. Di zaman penjajahan Belanda, keluarga Zangrandi (asal Italia) mendirikan kedai es krim ini. Namun, mereka memutuskan kembali ke tanah airnya dan menyerahkan kedai ini kepada pengusaha lokal.

Ada banyak pilihan rasa es krim yang dapat kamu pilih, mulai dari Tutti Frutti, Noodle Ice Cream, Avocado Fudge, Chocolate Twinkle, Tropicana Fruit, Pudding Ice Cream, dan masih banyak lagi. Saat memilih es krim, sebaiknya kamu bertanya dengan pelayan terlebih dahulu karena beberapa es krim masih mengandung rum yang tak semua orang bisa menikmatinya.

Es Dawet Blauran

(Sumber: @puspa_bachrudin)

Kuliner di Surabaya berikutnya adalah Es Dawet Blauran yang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat lokal. Berada di Pasar Blauran Surabaya, kedai es dawet ini telah berdiri sejak 1990-an. Cita rasa yang khas membuat Es Dawet Blauran tak pernah sepi akan pembeli.

Es Dawet Blauran terdiri dari berbagai macam isi, seperti bubur putih, biji mutiara, ketan hitam, jenang srintil, serta dawet hijau (cendol) yang terbuat dari tepung beras. Semua bahan dimasukkan ke mangkuk untuk dicampur dengan santan dan gula merah cair. Adanya jenang srintil ternyata menimbulkan sensasi unik saat menyantapnya, yakni rasa kenyal dan lengket.

Lontong Kupang Artomoro

(Sumber: @surabayatrend)

Berbicara tentang kuliner dari Surabaya rasa kurang lengkap tanpa memasukkan lontong kupang. Lontong kupang merupakan potongan lontong dan kupang rebus yang diberi kuah kupang. Sebagai pelengkap, lontong kupang ditambahkan sambal petis dan lentho.

Bagi yang belum tahu, kupang merupakan sejenis kerang laut berukuran kecil. Meskipun sedikit asing, campuran kupang dengan kuah lontong ternyata mampu memberikan cita rasa yang pedas dan segar. Jika penasaran dengan kelezatannya, langsung saja mampir ke Lontong Kupang Artomoro. Warung ini beralamat di Jalan Raya Menur, Gubeng, tepatnya di depan Rumah Sakit Jiwa Menur.

Jadi, sudah siap untuk mencicipi aneka kuliner Surabaya yang lezat? Tak cuma enak, semua kuliner ini bisa dinikmati dengan harga yang ramah kantong. Makanya, segera ke Surabaya dan rasakan sendiri kelezatan berbagai kuliner khasnya!

6 Shares
Share6
Pin
Share
Tweet
+1