15 Tempat Wisata di Surabaya Ini Tawarkan Pengalaman Liburan Menyenangkan

Surabaya dikenal dengan sebutan Kota Pahlawan lantaran sejarahnya memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia di masa lalu. Namun sebagai ibu kota Jawa Timur, Surabaya memiliki banyak tempat wisata yang layak dikunjungi. Selain wisata sejarah, kota ini juga memiliki banyak potensi alam yang menarik dan tempat liburan seru lainnya.

Jika kamu berencana untuk liburan ke sana dalam waktu dekat, berikut ini rekomendasi tempat wisata yang bisa kamu kunjungi:

1. Jembatan Suramadu

Aerial Video Suramadu

Jika kamu mengunjungi Surabaya, ada baiknya merencanakan jalan-jalan ke Pulau Madura melewati Jembatan Suramadu. Jembatan ini sebenarnya merupakan jalan tol, di mana kendaraan roda dua bisa melaluinya. Selain itu, jembatan yang memiliki panjang mencapai 5.438 meter ini disebut-sebut sebagai jembatan terpanjang di Indonesia saat ini.

Ciri khas  arsitektur Jembatan Suramadu adalah bentangan cable stayed dari baja dan lengkungan tinggi di bagian tengah jembatan yang berfungsi agar kapal-kapal tetap bisa lewat di bawahnya. Saat saya melewati jembatan ini, badan jalan jembatan sangat mulus. Meskipun begitu, kamu sebaiknya berhati-hati saat berkendara karena akan ada banyak kendaraan yang berhenti di bagian tengah jembatan untuk sekadar berfoto sambil menikmati keindahan dan kemegahan jembatan ini.

2. Surabaya North Quay

Another shoot, another view. — #sbygoodplace #surabayabigcity #exploresurabaya #aslisuroboyo #mhssby

A post shared by Achmad Ghilam Alvi Haqiqi (@achmadghilam) on

Ingin bersantai sambil menikmati pemandangan laut dan berbagai kuliner yang lezat? Surabaya North Quay bisa menjadi pilihan yang tepat. Terletak di lantai dua dan tiga Terminal Gapura Surya Nusantara, tempat ini terbuka untuk umum dan gratis. Selain itu, gedung ini juga difungsikan sebagai dermaga kapal pesiar (cruise) internasional.

Yang menarik dari Surabaya North Quay adalah bentuk bangunannya yang modern. Saat masuk ke lantai dua, kamu akan menjumpai tempat berbelanja. Sementara di lantai tiga, kamu bisa menemukan kuliner khas Surabaya, seperti nasi krengseng, lontong balap Pak Gendut, rujak cingur, sego kucing kobong, dan menu lainnya dengan harga yang terjangkau.

Datanglah di sore hari agar kamu bisa melihat kapal-kapal pesiar bersandar rapi di area pelabuhan. Untuk menambah pengalaman wisatamu, coba naik ke area rooftop untuk menikmati pemandangan matahari terbenam, serta kapal-kapal yang berlalu lalang dari Pelabuhan Tanjung Perak dan Jembatan Suramadu.

3. Jembatan Kenjeran Surabaya

Pesona pertunjukan air mancur menari yang mirip dengan Wonder Full di Marina Bay, Singapura, menjadi daya tarik Jembatan Kenjeran. Air mancur menari ini bergerak mengikuti alunan lagu dan kian semarak dengan tambahan cahaya warna-warni. Jika ingin ke sini, jadwal pertunjukan air mancur menari hanya digelar setiap Sabtu malam dengan durasi satu jam.

Jembatan Kenjeran sebenarnya merupakan jembatan yang menghubungkan Jalan Kenjeran dengan Jalan Ir. Soekarno dan Jalan Laguna. Selain air mancur menari, jembatan yang memiliki panjang 700 meter ini juga menawarkan latar pemandangan Selat Madura yang indah. Desain lengkungan menyerupai busur juga akan membuatmu betah berlama-lama menikmati pemandangan di sini.

4. Taman Gantung Surabaya

Kawasan Jalan Tunjungan merupakan salah satu jalan terpadat di Surabaya. Sekeliling jalan ini diramaikan gedung-gedung tinggi yang sudah tua dan penuh sejarah. Namun, di tengah impitan metropolitan, terdapat sebuah taman yang menjadi penyejuk bagi masyarakat setempat.

Taman Gantung ini merupakan jembatan penyeberangan sepanjang 30 meter penghubung pertokoan dan Gedung Siola, yang kemudian diubah menjadi sebuah taman. Mengambil konsep hijau, kamu bisa menemukan banyak tanaman hias dan bunga yang indah di sisi-sisi taman ini. Adanya fasilitas umum seperti kursi dan meja kecil di sekitar taman juga memungkinkan kamu bisa bersantai ditemani sejuk dan segarnya udara sambil menikmati pemandangan sekitar.

Malam hari adalah waktu yang tepat untuk mengunjungi taman ini. Kamu bisa melihat gemerlap lampu kota yang membuat pemandangan semakin indah. Dari Jalan Tunjungan, kamu juga bisa menikmati tempat wisata lainnya, termasuk Museum Surabaya, Tunjungan Plaza, hingga berburu aneka kuliner di sekitarnya.

5. Museum House of Sampoerna

Museum House of Sampoerna
Transportasi tradisional di Museum House of Sampoerna (Sumber: Shutterstock)

Siapa yang tak kenal dengan merek rokok Sampoerna? Salah satu produsen rokok kretek yang terkenal di Indonesia ini, ternyata memiliki sebuah museum rokok. Bernama Museum House of Sampoerna, tempat ini terbuka untuk umum. Meski saat ini telah diambil alih oleh perusahaan asing, Museum House of Sampoerna tetap bisa kamu kunjungi untuk mengetahui sejarah perusahaan, proses pembuatan rokok, hingga silsilah keluarga Sampoerna.

Meski saya bukan seorang perokok, museum ini adalah tempat yang menarik untuk dikunjungi saat berlibur di Surabaya. Memasuki gedung, aroma tembakau yang khas dan interior kolonial klasik menyambut saya. Tak seperti kebanyakan museum, tempat ini ditata dan dirawat dengan baik, adanya penerangan yang cukup serta pendingin udara juga menambah kenyamanan saat berada di dalam  museum.

Untuk mengunjungi museum ini, kamu tidak akan dipungut biaya. Kamu juga bisa menikmati museum ini secara maksimal karena ada pemandu tur yang siap menjelaskan tentang koleksi yang ada di sini secara lengkap. Bahkan, Museum House of Sampoerna menawarkan program keliling Surabaya menggunakan bus yang dikemas dalam program Surabaya Heritage Track, yang diadakan setiap hari secara gratis.

6. Tugu Pahlawan Surabaya

Tugu Pahlawan
Tugu Pahlawan (Sumber: Shutterstock)

Berlokasi di sebuah lapangan luas, Tugu Pahlawan merupakan tiang tinggi yang menyerupai paku terbalik. Tugu ini dijadikan sebagai monumen untuk mengenang keberanian dan perjuangan para pahlawan yang melawan penjajah pada 10 November 1945. Panjang, ruas, dan lengkung tugu ini dibangun berdasarkan jumlah angka di tanggal 10 bulan 11 tahun 1945.

Tugu Pahlawan berada di pusat kota, tepatnya di depan kantor gubernur. Di kompleks monumen ini, kamu juga bisa melihat patung-patung para pejuang kemerdekaan, seperti patung Bung Tomo dan Presiden Soekarno beserta Mohammad Hatta saat sedang membaca teks proklamasi. Selain itu, ada pula mobil yang digunakan Bung Tomo, berbagai senjata perang, serta mobil perang yang terparkir rapi di sudut-sudut lapangan.

Tak jauh dari tugu, ada Museum Tugu Pahlawan yang dapat kamu kunjungi secara gratis dengan hanya memperlihatkan kartu pelajar atau kartu mahasiswa. Sementara itu, pengunjung umum akan dikenakan biaya masuk sebesar Rp5.000. Museum ini bisa menjadi salah satu destinasi berlibur di Surabaya, tentunya agar kamu semakin paham perjuangan para pahlawan bangsa untuk meraih kemerdekaan Indonesia pada masa silam.

7. Taman Bungkul Surabaya

Taman Bungkul Surabaya
Taman Bungkul (Sumber: Flickr)

Salah satu tempat wisata di Surabaya yang tidak kalah menarik adalah Taman Bungkul. Taman ini sangat indah dan cocok bagi kamu yang ingin menikmati suasana hijau di tengah kota. Terletak di Jalan Raya Darmo, Taman Bungkul kini menjadi salah satu tempat wisata murah meriah warga lokal.

Fasilitas yang ditawarkan sangat lengkap, mulai dari jalur bermain skateboard dan BMX, jalur jogging, Wi-Fi gratis, kios makanan kaki lima, telepon umum, taman hijau dengan kolam air mancur, hingga area bermain anak seperti ayunan, perosotan, jungkat-jungkit, dan sebagainya. Dengan adanya fasilitas yang lengkap, tak heran bila Taman Bungkul berhasil menjadi taman terbaik se-Asia Tenggara pada 2013.

8. Pantai Kenjeran Lama

Sunset di Pantai Kenjeran Lama (Sumber: Shutterstock)

Kegiatan panjang selama liburan selalu membuat tubuh lelah. Oleh karena itu, kamu butuh tempat untuk bersantai sejenak dan melepas penat. Saya merekomendasikan untuk mampir ke Pantai Kenjeran Lama. Selain bisa menikmati suasana pantai yang bersih dan berombak tenang, kamu juga bisa duduk santai di tepi pantai ditemani angin sepoi-sepoi. Jika merasa lapar, kamu tak perlu khawatir. Ada banyak pedagang makanan di pantai ini, seperti aneka makanan laut dan lontong kupang.

Pantai Kenjeran Lama juga menawarkan berbagai aktivitas yang bisa kamu coba, seperti memancing, menaiki perahu, berenang hingga sewa becak untuk berkeliling area pantai. Lokasi yang tak jauh dari pusat kota akan memudahkan kamu untuk mengakses pantai ini. Harga tiket masuknya cukup terjangkau, yaitu sebesar Rp15.000 per orang.

9. Rumah Batik Jawa Timur

#rumahbatikjawatimur #museumbatik #batikjawatimur 😸😻🙌

A post shared by Maria Olyvia Even (@olyviaeven) on

Kain batik merupakan kain asli bangsa Indonesia. Warisan budaya ini banyak tersebar di Pulau Jawa, termasuk Jawa Timur. Oleh karena itu, dibuatlah sebuah tempat untuk menjaga kelestarian batik Jawa Timur, yakni Rumah Batik Jawa Timur. Di tempat ini, kamu bisa melihat sekitar 2.000 lembar koleksi batik dari 17 kabupaten di Jawa Timur yang memiliki ragam dan corak yang berbeda-beda.

Tak hanya sekadar melihat berbagai motif batik, kamu juga bisa membeli dan memesannya secara eceran maupun grosir. Rumah Batik Jawa Timur juga bisa menjadi wisata edukasi, karena kamu bisa belajar mengenai proses pembuat batik dengan mengikuti workshop yang telah disiapkan bagi pengunjung.

10. Monumen Jalesveva Jayamahe

Jika Amerika memiliki Patung Liberty, maka Surabaya punya Monumen Jalesveva Jayamahe. Terletak di kawasan Armada Timur TNI Angkatan Laut, monumen ini menggambarkan sosok perwira TNI Angkatan Laut yang berpakaian dinas upacara, lengkap dengan pedang kehormatan. Sosoknya yang berdiri gagah menghadap ke laut, seakan siap menantang segala badai dan gelombang di lautan luas.

Sementara itu, nama monumen diambil dari kata “Jalesveva Jayamahe” yang merupakan moto TNI Angkatan Laut. Kata “Jalesveva Jayamahe” sendiri memiliki arti  “di laut kita berjaya”. Monumen ini mengingatkan saya bahwa nenek moyang negeri kita ini adalah seorang pelaut dan Indonesia terkenal sebagai negara yang tangguh di bidang maritim. Dengan mengunjungi Patung Jalesveva Jayamahe, saya merasa sangat bangga dengan negeri ini.

11. Kebun Bibit Wonorejo

Kebun Bibit Wonorejo bisa menjadi alternatif tempat wisata alam di tengah kota. Bukan tanpa alasan, Surabaya yang dipenuhi gedung perkantoran dan pertokoan membuat sebagian orang berkunjung ke Kebun Bibit Wonorejo untuk sekadar menikmati udara segar dan menyegarkan pikiran. Ya, kawasan ini sangat teduh dan berhawa sejuk karena dikelilingi pepohonan rindang.

Kebun Bibit Wonorejo adalah tempat wisata favorit warga lokal karena siapa pun bisa masuk secara gratis. Kamu bisa mengajak buah hati untuk bermain di sini karena telah tersedia fasilitas outbound anak, seperti panjat dinding dan jembatan tali, juga area bermain anak. Tak hanya itu, anak-anak juga bisa mencoba memberi makan rusa jinak di area kandang yang tersedia.  

Keberadaan danau yang lengkap dengan dermaga kecil pun menambah keseruan saya di kebun ini, terutama karena danau menjadi tempat favorit untuk para pengunjung yang ingin berfoto. Selain itu, ada pula sarana olahraga seperti jalur jogging dan lapangan yang bisa digunakan untuk masyarakat umum.

12. Wisata Hutan Mangrove Wonorejo

Hutan Mangrove
Wisata Perahu di Hutan Mangrove (Sumber: Shutterstock)

Selain Kebun Bibit Wonorejo, ada sebuah ruang terbuka hijau lain bernama Wisata Hutan Mangrove Wonorejo. Jika kamu berencana main ke sini, tempat ini hanya bisa dikunjungi pada Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional saja. Jadi, pastikan kamu untuk tidak datang di hari kerja, ya.

Untuk menikmati kawasan ekosistem hutan bakau Wonorejo, saya harus membayar uang masuk sebesar Rp30.000. Harga ini sepadan dengan fasilitas yang didapat, yaitu kapal yang akan membawa saya ke area hutan bakau. Menariknya, selama menyusuri sungai, saya disuguhi pemandangan hutan yang indah. Jika beruntung, kamu juga dapat melihat beberapa satwa liar di sekitar sungai hutan bakau.

Setelah menempuh perjalanan selama 15 menit, saya akhirnya tiba di kawasan hutan bakau Wonorejo yang rimbun dan terawat. Tak jauh dari dermaga, ada sebuah gazebo dan pos pantau yang dapat digunakan untuk melihat keindahan alam dan beristirahat. Satu hal yang penting untuk dibawa ke sini adalah bekal makanan dan minuman karena kamu tak akan menemukan kios pedagang di sekitarnya. Selain itu, jangan lupa waktu, karena kamu bisa saja ditinggal oleh kapal yang tadi mengantarmu.

13. Pasar Turi

" Pasar Jalur Kereta " . . . . #vlphotography #kfftumj #ftumj #umj #pasarturi #landscape #surabaya #keretaapi

A post shared by Mellew (@rizky__asemellew) on

Pasar Turi ketika dilalui kereta

Pasar tradisional saat ini hampir ditinggalkan oleh masyarakat. Namun, Pasar Turi justru selalu tampak ramai dikunjungi warga lokal maupun wisatawan. Pasar yang pernah terbakar beberapa kali ini, ternyata tetap menunjukkan eksistensinya. Bahkan, kemunculan berbagai pasar modern dan pusat perbelanjaan  tak banyak memengaruhi Pasar Turi sebagai ikon kota.

Tak hanya menjual kebutuhan pokok, kamu juga akan temui pedagang baju, sandal, peralatan elektronik hingga perlengkapan rumah tangga grosiran. Selain harga yang ditawarkan cukup terjangkau, kios di sini juga tertata dengan rapi, sehingga memudahkan kamu dalam berbelanja. Saya suka ke sini untuk berburu kuliner khas Surabaya, seperti rujak cingur, jajanan pasar, kue-kue tradisional hingga berbagai macam oleh-oleh. Enak dan murah!

14. Suroboyo Carnival Park

Salah satu keunikan taman rekreasi ini adalah konsep yang diusungkan berupa pasar malam, sehingga hanya buka di malam hari mulai pukul 16:00 WIB. Lokasinya yang tidak jauh dari Bandara Juanda juga memudahkan saya menuju sana dengan kendaraan umum.

Seperti Dufan di Jakarta dan Trans Studio di Bandung, Suroboyo Carnival Park tentunya memiliki puluhan wahana permainan yang bisa dinikmati anak-anak hingga orang dewasa. Tak hanya itu, di sini juga terdapat Galeri Suroboyo. Museum kecil ini berisi berbagai hal tentang Surabaya, mulai dari mural tokoh-tokoh pahlawan, pemutaran video tentang Surabaya tempo dulu, hingga kumpulan kata-kata khas Surabaya. Ada pula Galeri Angkut yang memamerkan berbagai mobil-mobil klasik.

Spot lain yang harus dicoba adalah Cinema 4D, taman lampion, hingga museum tiga dimensi Art and Wax House. Di waktu-waktu tertentu, Suroboyo Carnival Park juga menggelar berbagai acara menarik yang bisa kamu nikmati. Namun, jika kamu merasa lelah dan malas untuk berkeliling, kamu bisa bersantai dan mencicipi berbagai makanan khas Jawa Timur dan menu lainnya di food court dan food truck. Sangat cocok dijadikan alternatif tempat hiburan bagi keluarga.

15. Museum Surabaya

A post shared by Widi Aldiano (@aldiano.widi) on

Museum Surabaya merupakan destinasi wisata baru di Surabaya. Museum ini memamerkan koleksi barang-barang peninggalan sejarah yang berkaitan dengan sejarah kota. Di antaranya adalah koleksi mata uang RI kuno yang dikategorikan sebagai benda cagar, berbagai macam alat ukur dan teleskop, foto-foto Wali Kota Surabaya hingga saat ini, serta berbagai furnitur peninggalan Belanda.

Tak hanya itu, Museum Surabaya sering mengadakan kegiatan-kegiatan interaktif seperti workshop tentang museum, diskusi kebudayaan, dan sebagainya. Untuk mengunjungi museum yang terletak di bekas Gedung Siola lantai satu ini, kamu tidak akan dikenakan biaya.

Ternyata, tempat wisata di Surabaya amat beragam dan menarik untuk liburan, ya. Kamu hanya perlu menyiapkan bujet, jadwal perjalanan, dan kepastian cuti agar bisa menikmati semua tempat wisata tersebut. Jangan sampai ada tempat wisata yang terlewatkan karena tidak setiap bulan kamu bisa liburan ke Surabaya. Selamat bersenang-senang!

134 Shares
Share134
Pin
Share
Tweet
+1