15 Tempat Wisata di Sukabumi yang Suguhkan Ragam Pesona Alam

15 Tempat Wisata di Sukabumi yang Suguhkan Ragam Pesona Alam

Wisata alam saat ini menjadi destinasi yang cukup populer di kalangan wisatawan, khususnya para remaja. Sebagai penduduk Indonesia, kamu tentu sadar betul akan kekayaan alamnya. Karenanya, ada cukup banyak wisata alam yang bisa kamu jadikan tujuan, salah satunya di Sukabumi.

Meski menjadi salah satu kota dengan wilayah terkecil di Jawa Barat, Sukabumi justru menyimpan beragam kekayaan alam. Daerah yang diapit dua kaki gunung, yakni Gunung Gede dan Gunung Pangrango ini menawarkan beberapa jenis wisata alam mulai dari bukit, curug, danau, hingga pantai. Berikut ini adalah beberapa rekomendasi tempat wisata di Sukabumi yang patut kamu kunjungi:

Bukit Karang Numpang

(Sumber: @alwi_rifaldi)

Bagi yang pernah menonton film “5 cm” karya Rizal Montavani, kamu pasti familier dengan Bukit Karang Numpang. Semenjak kemunculan film tersebut, bukit yang berada di Kampung Legok Nyenang, Desa Cikujang, Gunungguruh memang semakin populer dikalangan wisatawan. Nama Karang Numpang sendiri diambil karena keberadaan karang di atas bukit yang dianggap hanya “menumpang”.

Untuk mencapai lokasi ini, kamu harus lebih dulu menempuh jalan berbatu. Pasalnya, tempat wisata ini hanya dikelola oleh warga setempat, sehingga perawatan serta pembangunannya pun masih pada tahap sederhana. Meski begitu, kebersihan bukit yang kerap dijadikan lokasi kemah ini tetap terjaga dengan baik.

Bukit Sabak

(Sumber: @pamanjey)

Jika kamu gemar mendaki, Bukit Sabak tentu cocok untuk dijadikan pilihan. Meski berbentuk bukit dengan ketinggian 1.000 mpdl, lokasi ini tetap digemari para pendaki karena jalurnya yang menantang. Tak hanya itu, Bukit Sabak juga terkenal akan pemandangannya yang indah, mulai dari hutan pinus hingga panorama Gunung Gede di seberang bukit.

Bukit Sabak berada di Desa Semplak, Sukalarang, kamu cukup menempuh waktu 30 menit berkendara dari pusat kota untuk sampai di lokasi ini. Jika berminat untuk mengunjungi Bukit Sabak, pastikan kondisi tubuh kamu sehat, ya!

Geopark Ciletuh

(Sumber: @geoparkciletuh)

Ingin menikmati beragam jenis wisata alam di satu lokasi? Geopark Ciletuh adalah jawabannya. Konon, lokasi ini merupakan sebuah lautan yang telah terangkat, karenanya lanskap yang terbentuk pun terbilang cukup unik, yakni berbentuk layaknya tapak kuda. Dikenal sebagai taman batu tertua di Pulau Jawa, kamu bisa menemukan beragam wisata alam mulai dari curug hingga pantai.

Untuk menikmati seluruh lokasi taman batu tertua Pulau Jawa ini kamu membutuhkan waktu 3 – 4 hari. Namun, jika tidak sempat kamu tetap bisa mengunjungi beberapa objek wisatanya, seperti Curug Awang, Curug Cimarinjung, Curug Puncak Manik, Pantai Cikepuh, dan Legongpandan. Ada pula pulau yang bisa dikunjungi dengan perahu, yakni Pulau Kunti, Pulau Burung, dan Pantai Ombak Tujuh.

Curug Cibeureum

(Sumber: @dannytau212)

Mendapat julukan “Kota 1001 Air Terjun”, kamu bisa menemukan banyak curug di Sukabumi, salah satunya Curug Cibeureum. Berada di kawasan Taman Nasional Gunung Gede, kamu bisa dengan mudah menemukan curug ini. Selama perjalanan menuju lokasi, kamu akan disuguhkan panorama indah Danau Telaga Biru.

Meski merupakan wisata air terjun, kamu dihimbau untuk menggunakan pakaian tebal agar kuat dengan hawa dingin di sana. Kamu juga perlu membawa perbekalan yang cukup untuk menemani perjalananmu menuju lokasi. Untuk memasuki Curug Cibeureum, wisatawan lokal akan dikenakan biaya sebesar Rp18.500.

Curug Cikaso

(Sumber: @direktoriindonesia)

Pesona air terjun lainnya bisa kamu temukan di Kampung Ciniti, Desa Cibitung, Surade, yakni di Curug Cikaso. Untuk sampai di lokasi, kamu perlu menempuh jarak sekitar 110 km dari Sukabumi. Curug setinggi 100 meter ini cukup unik karena memiliki tiga titik curahan yang dinamakan Curug Aseupan, Curug Meong, dan Curug Aki.

Warna biru kehijauan dan kabut di air curug menawarkan pesona yang indah bagi para wisatawan. Bagi pengunjung yang ingin berenang sebaiknya tanyakan dulu pada penjaga setempat, pasalnya kedalaman curug bisa mencapai 15 meter serta kerap membentuk pusaran angin di bawahnya.

Curug Sawer

(Sumber: @rahmatullahalu)

Bagi yang ingin mencoba olahraga tubing, menyusuri sungai dengan ban, kamu bisa mengunjungi Curug Sawer. Curug yang memiliki ketinggian 25 – 30 meter ini bermuara ke Sungai Cigunung—di sinilah aktivitas tubing kerap dilakukan. Selain pesona air terjunnya yang indah, di sini kamu juga akan menemui banyak owa jawa (monyet tidak berekor).

Selain wisata alam, kamu bisa melihat beberapa ritual warga setempat pada waktu tertentu. Salah satunya ritual ruwatan, pagelaran wayang golek di air terjun setiap tanggal 1 Muharam. Untuk mengunjungi Curug Sawer, kamu bisa melalui jalur Taman Nasional Gunung Gede selama 45 menit berkendara dengan sepeda motor.

Danau Batu Bacan

Selain air terjun, kamu juga akan menemui beberapa danau di Sukabumi, salah satunya Danau Batu Bacan. Nama danau sendiri diambil dari warna hijau air yang menyerupai batu bacan. Uniknya, cekungan danau terbentuk akibat galian tambang yang kemudian terisi oleh air hujan yang tertampung bertahun-tahun lamanya.

Lokasi Danau Batu Bacan ini masih berada di lahan tambang pribadi, karenanya sampai saat ini danau belum dijadikan objek wisata umum. Menurut pemilik, di dalam danau masih terdapat cadangan zeolit yang terkandung hingga 50 tahun ke depan.

Danau Situ Gunung

(Sumber: @rifkyfaishal)

Ada pula Danau Situ Gunung yang terletak di kawasan Gunung Gede Pangrango, berjarak 15 km dari Kota Sukabumi. Suasana danau masih amat alami, sehingga cocok sebagai lokasi untuk melepas penat. Danau yang dikelilingi hutan pinus ini masih tergolong sepi, sehingga kamu hanya akan mendengar suara burung dan desir angin.

Meski begitu kamu bisa dengan mudah menemukan fasilitas umum di sini, mulai dari tempat makan, musala, pusat informasi, serta penginapan. Tak hanya itu, wisata satu ini juga tergolong ramah kantong.

Gunung Gede Pangrango

(Sumber: @panjimejart)

Bagi pencinta alam, Gunung Gede Pangrango tentu bukan tempat yang asing lagi. Gunung yang masuk ke tiga kabupaten, yakni Bogor, Cianjur, dan Sukabumi ini kerap menjadi target para pendaki karena keindahan alamnya. Untuk mendaki gunung berketinggian 2.750 mpdl ini kamu bisa melalui beberapa jalur, yaitu jalur Gunung Putri di Cipanas, jalur Salabintana di Sukabumi, dan Jalur Cibodas.

Gunung ini juga amat menarik karena kehadiran edelweiss di dalamnya, meski begitu kamu dilarang keras memetik bunga yang lindungi ini. Ada pula tiga kawah aktif yang tak kalah menarik, yakni Kawah Wadon, Kawah Ratu, dan Kawah Lanang. Terakhir, pemandangan puncak gunung tentu tak kalah indah, kamu bisa melihat matahari terbit serta pemandangan Kota Cianjur dari spot yang amat bagus.

Kawah Ratu Sukabumi

(Sumber: @dedi_susanto1029384756)

Wisata alam yang tak kalah menarik lainnya adalah Kawah Ratu Sukabumi. Kawah yang berada di ketinggian 1.437 mpdl ini masih masuk dalam kategori aktif. Meski begitu kawah masih aman untuk dikunjungi para wisatawan. Kamu hanya perlu menuju kawasan Gunung Salak untuk melihat kawah ini.

Di sini, kamu juga akan menemukan aliran Sungai Cikuluwung sepanjang 1 km. Warna biru tosca yang dihasilkan sungai menjadi objek wajib untuk kamu abadikan. Pagi hari merupakan waktu yang tepat untuk berkunjung, pasalnya bau belerang akan semakin menyengat dan berbahaya saat hari semakin sore.

Pemandian air panas Cisolok

(Sumber: @arezcahyadi)

Ingin melakukan relaksasi? kamu bisa berkunjung ke Pemandian Air Panas Cisolok di kawasan Pantai Pelabuhan Ratu. Keberadaannya yang tidak di pegunungan menjadikan pemandian air panas ini cukup unik, air yang dihasilkan pun tidak mengandung belerang karena berasal dari air yang melewati kerak bumi.

Kawasan ini dibagi menjadi dua bagian, yakni sungai dan kolam buatan. Meski bebas memiliki lokasi berendam, kamu harus tetap waspada saat memilih spot, pasalnya terdapat tiga titik air panas yang mencapai suhu 80 derajat.

Pondok Halimun Sukabumi

(Sumber: @isvikamila)

Bagi yang bosan dengan suasana penginapan hotel, kamu bisa berkunjung ke Pondok Halimun Sukabumi. Berada di ketinggian 1.000 mdpl, wilayah ini memiliki udara yang sejuk sehingga cocok untuk dijadikan lokasi berkemah. Pemilik membagi wilayah ini menjadi beberapa bagian, yakni Bumi Perkemahan Elang Jawa, Bumi Perkemahan Cipelang, dan Bumi Perkemahan Pondok Halimun.

Selagi berkumpul dengan orang terdekat, kamu juga bisa menikmati objek wisata lainnya seperti kebuh teh, Selabintana, maupun Curug Cibeureum. Untuk memasuki kawasan Pondok Halimun, kamu akan dikenakan biaya Rp3.000 bagi pejalan kaki, Rp8.000 untuk sepeda motor, Rp18.000 untuk mobil, dan Rp135.000 untuk bus.

Kampung Ciptagelar

(Sumber: @aprilandika)

Jika ingin melakukan wisata budaya, kamu bisa mengunjungi Kampung Ciptagelar di Cisolok, tepatnya di perbukitan Taman Nasional Gunung Halimun-Salak. Masyarakat asli daerah ini disebut “kasepuhan” yang memiliki arti kolot’ atau tua. Hal itu menggambarkan bahwa seluruh kegiatan di Kampung Ciptagelar menggunakan tradisi dan juga adat yang tua.

Tradisi yang masih kental terasa adalah cara bercocok tanam, di mana tidak menggunakan bahan kimia maupun traktor untuk memanen. Tak hanya itu, rumah dan jalan di sana juga masih amat tradisional sehingga menarik untuk dikunjungi. Meski terbilang kolot, seluruh rumah di sini sudah dilengkapi dengan listrik, sehingga tetap aman dan nyaman untuk dikunjungi.

Taman rekreasi Danau Lido

(Sumber: @masyharhisyam)

Menikmati alam sambil bermain berbagai wahana? Kamu bisa mendapatkannya di Taman Rekreasi Danau Lido. Berada di Jalan Raya Sukabumi, Desa Wates Jaya, objek wisata ini cocok sebagai destinasi berlibur keluarga. Ada banyak aktivitas yang bisa dilakukan, mulai dari memancing, bermain rakit, flying fox, hingga makan siang di atas perahu.

Bagi yang menginginkan aktivitas menantang, ada terjun payung, paramotor, paralayang, dan aeromodeling yang bisa dicoba. Untuk menikmati suasana asri Danau Lido, kamu cukup mengeluarkan biaya Rp5.000.

Sungai Cicatih dan Sungai Citarik

(Sumber: @raftingindonesia)

Bagi yang suka arung jeram, Sungai Cicatih dan Sungai Citarik menawarkan aktivitas arung jeram yang akan memacu adrenalinmu. Bagi pemula, sebaiknya pilih Sungai Citarik terlebih dahulu. Pasalnya, Sungai Cicatih memiliki rute yang lebih panjang dengan arus yang lebih kencang.

Sungai Citarik berada di Taman Nasional Gunung Halimun, sedangkan Sungai Cicatih terletak di Desa Warung Kirana, Pelabuhan Ratu. Sebelum melakukan aktivitas ini, pastikan kondisi tubuhmu sehat, ya!

Itu dia beberapa tempat wisata alam yang bisa kamu kunjungi di Sukabumi. Meski sebagian besar belum mendapat sentuhan dari pemerintah, kamu tetap bisa merasakan keasrian alam-alam tersebut. Tak lupa, sebagai pencinta alam kamu juga harus turut menjaga dan melestarikan lokasi-lokasi tersebut.

Sebelum melakukan perjalanan, sebaiknya lakukan riset terlebih dahulu di Blog Traveloka. Dengan begitu, kamu dapat mengetahui hal apa saja yang boleh dan tak boleh dilakukan selama di objek wisata tersebut. Selamat jejalah Sukabumi!

0 Shares
Share
Pin
Share
Tweet
+1