Suka Mengunggah Foto Boarding Pass di Media Sosial? Ketahui Dulu 4 Hal Ini!

Dirk
By Dirk 06 May 2017

Bagi kamu yang sering memesan tiket pesawat sejak jauh hari, tentunya kamu bukan hanya tak sabar untuk melakukan perjalanan tersebut, namun juga ingin berbagi kabar baik kepada teman-teman. Tak jarang, mengunggah foto e-tiket atau boarding pass di media sosial menjadi salah satu cara untuk menyebarkan kabar baik ini.

Biasanya, setelah mengunggah foto boarding pass ini kamu akan mendapat berbagai pesan dukungan sekaligus beragam saran dari teman-teman yang sudah pernah mengunjungi tempat tujuanmu. Namun, mengunggah boarding pass juga memiliki beberapa efek negatif yang berbahaya dan memperbesar potensi dirimu menjadi target tindak kejahatan online. Berikut empat alasannya:

Siapa pun dapat mengubah tiket pesawatmu

Cukup dengan mengetahui nama lengkap dan kode pemesanan yang tertera di boarding pass milikmu, siapa pun dapat mengubah tempat duduk, jadwal penerbangan, bahkan membatalkan seluruh perjalananmu dengan mudah. Orang tersebut hanya perlu mengakses situs resmi maskapai penerbangan yang kamu gunakan, memasukkan nama dan kode pemesananmu melalui bagian manage my booking, lalu mengubah seluruh rangkaian perjalananmu.

Semua data dirimu ada dalam satu barcode

Meskipun kamu sudah menutupi nama dan kode pemesanan di boarding pass, belum tentu data dirimu sudah aman. Kamu juga perlu mengetahui bahwa barcode yang berada di setiap boarding pass bukan hanya dapat diakses oleh pihak maskapai saja, melainkan semua orang yang memiliki akses internet.

Hanya dengan sebuah screenshot dari foto boarding pass milikmu, siapa pun dapat mengunggahnya ke dalam sebuah situs yang dapat membaca barcode dan memberikan semua informasi yang terdapat di barcode tersebut.

Pada umumnya, barcode di boarding pass berisi semua detail pemesanan, mulai dari nama lengkap, kode pemesanan, nomor penerbangan, nomor keanggotaan frequent flyer, hingga tempat dudukmu. Menggunakan kelengkapan informasi dari barcode tersebut tak menutup kemungkinan para peretas untuk melakukan pencurian identitas.

Poin frequent flyer-mu dapat dicuri

Jika kamu merupakan anggota dari program frequent flyer suatu maskapai, pada umumnya nomor keanggotaanmu akan berada di boarding pass, terletak tepat di bawah nama lengkapmu. Pada kenyataannya, sistem frequent flyer sebenarnya sangat sulit untuk ditembus oleh sebagian besar orang. Tapi bagi para peretas yang handal, cukup dengan mengetahui nomor keanggotaan kamu, mereka dapat mengakses akunmu secara online dan menguras seluruh poin yang kamu kumpulkan dengan susah payah untuk liburan berikutnya.

Semua orang tahu kamu tidak berada di rumah

Dengan mengunggah foto boarding pass-mu di media sosial, kamu baru saja berbagi kabar bahagia tentang perjalanan yang sedang kamu lakukan. Apabila akun sosial mediamu dapat dilihat secara publik, tentu saja siapa pun mengetahui tentang perjalanan yang akan kamu lakukan. Tak menutup kemungkinan bagi para pelaku kriminal, ini adalah pengumuman bahwa rumahmu sedang tak berpenghuni.

Berdasarkan empat alasan di atas, sebaiknya kamu tidak mengunggah foto boarding pass-mu di sosial media. Kamu dapat berbagi kabar baik mengenai perjalananmu dengan mengunggah foto dirimu berada di bandara, atau foto pemandangan di tempat tujuan. Selain itu, kamu dapat memastikan keamanan data dirimu dengan memesan tiket pesawat di Traveloka yang dilengkapi oleh teknologi RapidSSL yang menjamin privasi data transaksi online.

Tulis komentarmu di sini:

Dapatkan Tips dan Informasi Wisata, GRATIS !
Tags