Suami Istri yang Suka Traveling Bareng Lebih Bahagia dalam Rumah Tangga

Traveloka
By Traveloka 23 April 2014

Sebuah survey telepon yang diadakan oleh Edge Research di Amerika Serikat menyatakan, pasangan suami istri yang traveling bersama terbukti lebih bahagia dalam rumah tangga dibandingkan pasangan yang tidak traveling bersama. Peserta survey dibagi menjadi dua grup: pasangan traveling dan pasangan non-traveling.

  • 86% pasangan traveling menyatakan hubungan mereka masih dipenuhi romance bahkan setelah bertahun-tahun. Dari pasangan non-traveling hanya terdapat 73% yang menyatakan demikian.
  • 94% pasangan traveling mengaku merasa lebih dekat dengan pasangannya. Pasangan non-traveling yang demikian hanya 86%.
  • 84% pasangan traveling mengaku puas oleh quality time dengan pasangannya, sementara hanya 70% dari pasangan non-traveling yang mengaku punya quality time dengan pasangannya.
  • 84% pasangan traveling punya komunikasi yang baik dengan pasangannya, sedangkan pasangan non-traveling yang berkomunikasi secara lancar dengan pasangannya hanyalah 73%.

Pasangan non-traveling mengaku hubungan mereka memiliki sisi negatif yang lumayan tinggi dibanding pasangan traveling. Sisi negatif ini misalnya kurangnya waktu kebersamaan dan ketidakmampuan memecahkan masalah bersama.

Berkaitan dengan anak, 76% dari orang tua yang secara rutin punya acara liburan bersama anak-anak percaya bahwa uang dan waktu yang mereka habiskan untuk liburan keluarga dirasa worth it, demikian menurut Examiner.com. Pengalaman dan kenangan abadi yang anak-anak mereka dapatkan tak ternilai harganya. Tak sedikit yang bicara dari pengalaman mereka sendiri ketika masih anak-anak.

Mau hotel & tiket pesawat murah? Daftarkan email Anda agar berlangganan newsletter Traveloka, dan dapatkan diskon s.d 70%!

Tulis komentarmu di sini:

Dapatkan Tips dan Informasi Wisata, GRATIS !