10 Oleh-oleh Khas Solo yang Tak Boleh Dilewatkan

10 Oleh-oleh Khas Solo yang Tak Boleh Dilewatkan

Terkenal akan budaya serta keramahan warganya, Surakarta atau Solo seolah memiliki pesona tersendiri yang membuat siapapun betah dan selalu ingin kembali ke sana. Setelah puas menikmati pesona dan ragam wisatanya, kamu tentu tak akan melewatkan waktu untuk beli oleh-oleh khas Solo.. Mulai dari aneka kuliner hingga produk kerajinan khas bisa kamu bawa untuk kenang-kenangan ataupun buah tangan bagi orang terdekat.

Berikut adalah ulasan 10 buah tangan khas Solo yang harus kamu bawa setelah berlibur:

Surabi Notosuman

(Sumber: @culinarykeny)

Makanan tentu menjadi salah satu yang diburu saat ingin membawa oleh-oleh. Di Solo, Serabi Notosuman adalah salah satu kuliner khas yang bisa kamu coba. Panganan berbahan dasar tepung beras ini merupakan kue tradisional yang dicampur dengan santan. Adonan kemudian dituang ke dalam cetakan yang dibakar menggunakan tungku dan arang. Cara masak tradisional ini sudah berlangsung sejak pertama kali ada, yakni tahun 1920.

Rasa yang ditawarkan beragam, mulai dari cokelat butir atau meses, keju, potongan pisang, hingga potongan nangka. Harga yang ditawarkan adalah Rp2.000 per serabi.  Agar awet untuk dijadikan oleh-oleh, kamu bisa membungkus kemasannya dengan cara di-vacuum. Untuk menikmati cita rasa khas serabi ini, kamu bisa mengunjungi toko di Jalan Mohammad Yamin yang buka mulai pukul 07:00 setiap harinya.

Inthip

(Sumber: goodindonesianfood.com)

Selain Serabi Notosuman, jajanan lain khas Solo yang patut kamu coba adalah inthip. Berbentuk seperti mangkuk raksasa, inthip merupakan makanan yang terbuat dari kerak nasi. Untuk membuatnya, kerak nasi terlebih dahulu dijemur hingga kering untuk kemudian digoreng dengan minyak panas. Setelah proses menggoreng, kerak nasi akan dicetak dan disiram dengan saus karamel yang terbuat dari gula jawa.

Rasa gurih yang dihasilkan inthip menjadikan kuliner ini cocok sebagai camilan. Selama di Surakarta, kamu bisa mendapatkan jajanan ini di pinggir jalan maupun pertokoan. Harga yang ditawarkan berkisar Rp10.000 Rp50.000, semua tergantung pada ukuran inthip yang kamu beli.

Abon Mesran

(Sumber: @saripohatji.first.hand.pabrik)

Masih bingung menentukan oleh-oleh yang tepat untuk keluarga ataupun kerabat? Abon Mesran bisa menjadi pilihan tepat. Sebagai kuliner legendaris Solo, Abon Mesran merupakan olahan daging sapi dan ayam yang mengandung rasa manis dan pedas. Dengan cita rasa yang khas, abon biasanya cocok digunakan sebagai pendamping lauk suatu hidangan.

Dengan kemasan yang rapi serta masa kedaluwarsa yang cukup lama, kamu tak perlu khawatir saat menjadikan Abon Mesran sebagai oleh-oleh. Kuliner ini terjamin aman sampai tempat asalmu. Sebungkus Abon Mesran dijual dengan harga Rp40.000 – Rp70.000, semua tergantung pada ukuran yang kamu pilih.

Ampyang

(Sumber: @dahar_eco)

Ampyang merupakan camilan berbahan kacang tanah atau kacang mete yang dicampur dengan gula merah. Pembuatannya cukup mudah, yakni kacang tanah yang telah disangrai akan dicampurkan dengan gula merah dan air jahe. Setelah tekstur cukup kental, adonan akan dibentuk layaknya sebuah lempengan yang akan dibiarkan hingga mengeras. Jika sudah cukup mengeras, Ampyang pun bisa kamu cicipi.

Cita rasa yang dimiliki camilan ini bervariasi, mulai dari manis, gurih, hingga pedas. Harga ampyang pun dijual beragam, mulai dari Rp4.000 hingga Rp50.000. Jika kamu menginginkan oleh-oleh kuliner yang unik, ampyang bisa menjadi pilihan yang tepat.

Serbat

(Sumber: @serbatjangkrikmas.id)

Tak hanya makanan, Solo juga menawarkan minuman tradisional yang perlu kamu coba, sekaligus bisa dijadikan oleh-oleh. Salah satunya serbat, ramuan wedang yang terbuat dari rempah-rempah dan jahe. Biasanya serbat sudah dikemas dalam bentuk tablet, dengan begitu kamu hanya perlu menyeduhnya saat ingin menikmati minuman hangat ini. Uniknya, serbat bisa dikonsumsi langsung layaknya memakan permen.

Pada umumnya, serbat dijual dalam kemasan berbentuk panjang yang berisi beberapa tablet. Kamu bisa mendapatkan minuman hangat ini dengan harga yang cukup terjangkau. Selain dapat menghangatkan tubuh, serbat juga dipercaya memiliki banyak khasiat bagi kesehatan.  

Solo Pluffy

(Sumber: @solopuffy)

Tak kalah dengan kota besar lainnya, Solo juga memiliki kue kekinian yang dijual para artis ibu kota. Aktris Jessica Mila membuka usaha kuliner kue Solo Pluffly. Kedai kue ini menawarkan kue bertekstur lembut berbentuk bundar. Rasa yang ditawarkan beragam, mulai dari original, cheese, strawberry, choco cornflake, hingga green tea cornflake.

Untuk membawa sekotak oleh-oleh khas Solo ini kamu hanya perlu mengeluarkan biaya Rp48.000 – Rp58.000. Jika tertarik, tidak ada salahnya untuk mampir ke toko Solo Pluffy di Jalan Ronggowarsito, Banjarsari yang buka pukul 07:00 – 22:00 setiap harinya.

Solo Prabu

(Sumber: @vanessa_anggadewi)

Oleh-oleh kekinian lain yang bisa kamu bawa pulang adalah Solo Prabu. Toko kue milik putra asal Solo, Febri Utomo ini berada di Ruko Honggowongso Square, Pasar Kembang Solo. Kamu bisa mengunjungi kedai kue ini mulai pukul 07:00 hingga 22:00 setiap harinya.

Solo Prabu menawarkan kue berbahan pastry yang dilapisi krim dan taburan topping. Dengan mengusung tema Jawa, nama varian kue yang ditawarkan pun menarik karena menggunakan nama-nama tokoh pewayangan, seperti Gareng Black Velvet, Semar Keju, serta Petruk Tiramisu. Kamu perlu menyiapkan biaya Rp40.000 – Rp55.000 untuk mendapatkan satu kotak kuenya.

Batik Solo

(Sumber: @baticardi)

Selain kuliner khas, kurang lengkap rasanya jika tidak membawa kerajinan khas dari Kota Solo. Sebagai salah satu kota penghasil batik terbesar di Jawa Tengah, kamu bisa menemukan banyak lokasi yang menjual berbagai pilihan batik serta kreasinya. Mulai dari lembaran kain-kain jarik hingga batik yang dijadikan kemeja, tas, ataupun dompet tentu bisa menjadi oleh-oleh yang menarik.

Meski begitu, ada beberapa tempat rekomendasi untuk membeli batik antara lain Pasar Klewer, Kampung Batik Laweyan, Kampung Batik Kauman, serta di Pusat Grosir Solo. Di sana, kamu bisa memborong batik dengan harga yang bersahabat. Sebaliknya, jika ingin batik yang lebih berkualitas dan eksklusif, kamu bisa mengunjungi House of Danar Hadi di Jalan Brigjen Slamet Riyadi No 261, Sriwedari.

Kerajinan tangan

(Sumber @soloframe)

Solo juga dikenal sebagai salah satu kota kelahiran para seniman, karenanya tak salah jika kamu kerap menemukan beragam jenis kerajinan tangan. Mulai dari miniatur sepeda, wayang, hingga candi bisa kamu temukan di berbagai sudut kota maupun tempat wisata. Miniatur yang ditawarkan pun dibuat dari aneka bahan dasar, yakni tanah liat, kayu, serta logam. Kamu bebas memilihnya sesuai selera.

Harga yang ditawarkan beragam, tergantung pada ukuran dan bahan yang digunakan. Barang kerajinan ini bisa dibeli secara satuan ataupun borongan, dengan begitu kamu pun akan mendapat harga yang sesuai. Jika bingung menentukan lokasi pembelian, kamu bisa mampir ke alun-alun ataupun Keraton Surakarta yang menyediakan aneka kerajinan.

Barang Antik

(Sumber: @barang_antik_solo)

Bagi pencinta barang antik tentu sudah tak asing dengan Pasar Triwindu. Pasar khusus barang-barang antik ini menjajakan berbagai benda peninggalan zaman dulu, mulai dari piring dan porselen, lampu pajangan, cermin, sepeda, lemari, gramofon, keris, hingga berbagai alat rumah tangga antik seperti setrika arang.

Dengan koleksi yang beragam, Pasar Triwindu pun menjadi salah satu tujuan utama para pemburu barang antik, tak terkecuali turis mancanegara. Jika penasaran, kamu bisa mengunjungi Pasar Triwindu di Jalan Diponegoro, Banjarsari yang tak jauh dari Puri Mangkunegaran.  

Itulah beberapa rekomendasi oleh-oleh khas Solo yang bisa kamu bawa pulang. Selain bisa menjadi kenang-kenangan, berbagai oleh-oleh tersebut juga bisa kamu berikan pada keluarga maupun kerabat terdekat. Untuk mendukung kelancaran perjalanan ke Solo, kamu bisa mempersiapkan segala macam akomodasi melalui situs maupun aplikasi Traveloka. Kumpulkan pula berbagai informasi tempat wisata menarik melalui Blog Traveloka, ya!

Baca juga  Ayo Liburan ke Solo! Ada Festival Payung Indonesia 2016 di September Ini
6 Shares
Share6
Pin
Share
Tweet
+1