Panduan Mini Liburan ke Singapura

By PergiDulu 13 June 2017

Sebagai salah satu negara tetangga yang jaraknya paling dekat dengan Indonesia, wajar saja kalau Singapura jadi destinasi liburan yang paling populer. Selain perjalanannya yang tidak terlalu lama, orang Indonesia tidak perlu visa untuk ke Singapura. Oleh karena itu tidak sedikit orang yang memilih Singapura menjadi destinasi luar negeri pertama yang dikunjungi dari sekian banyak pilihan lainnya.

Singapura memang bisa memenuhi kebutuhan liburan banyak pihak, mulai dari pasangan muda, remaja, orang tua atau pun keluarga yang bawa anak-anak. Tidak ada yang akan merasa bosan untuk menjelajahi Singapura, apalagi negara tersebut juga tidak henti-hentinya berinovasi dalam pembangunan fasilitas publik dan atraksi wisata, baik untuk warga lokal maupun untuk wisatawan mancanegara. Berencana pergi ke Singapura dalam waktu dekat? Simak panduan singkat berikut ini, ya.

5 Objek Wisata Wajib Kunjung di Singapura

Singapore Zoo

Area Tiket Singapore Zoo (Sumber: Dok. Pribadi)

Singapore Zoo ini memang bukan atraksi baru, malah bisa dibilang atraksi wisata yang sudah sangat tua umurnya. Namun meskipun tempat ini sudah berdiri dan dibuka untuk umum selama lebih dari 40 tahun, sampai sekarang Singapore Zoo masih sangat terawat dan tidak ada tanda-tanda kelalaian dalam mengurus ratusan spesies binatang yang ada di dalamnya. Kebun binatang ini memiliki area yang luas, bahkan satu hari penuh pun kadang tidak cukup kalau memang sangat suka binatang karena di sini banyak spesies unik dan jarang dilihat di kebun binatang lain. Pengunjung bisa dengan nyaman jalan kaki keliling kebun binatang ini atau kalau mau lebih santai bisa naik tram.

Night Safari

Night Safari (Sumber: Dok. Pribadi)

Jangan salah, meskipun lokasinya masih di komplek yang sama, Night Safari ini bukan Singapore Zoo yang dibuka di malam hari. Koleksi binatang yang ada di sini sebagian besar adalah binatang nokturnal (binatang yang aktif di malam hari). Mengunjungi kebun binatang di malam hari ternyata memiliki keseruan tersendiri karena meskipun ada sedikit penerangan namun suasana di sekitar enclosure tetap harus dibuat gelap agar tetap alami bagi para penghuninya. Selain melihat kelakuan para binatang malam dengan cara berjalan kaki atau pun naik tram, atraksi lain yang sangat diminati di Night Safari ini adalah “Creatures of the Night Show” dimana para penonton bisa berinteraksi dengan beberapa jenis binatang malam.

Gardens by the Bay

Gardens By The Bay (Sumber: Dok. Pribadi)

Kalau biasanya banyak yang membayangkan bahwa kebun itu membosankan, cobalah mampir ke Gardens by the Bay. Kebun ini memiliki koleksi tanaman dari berbagai penjuru dunia yang dipamerkan melalui konsep yang unik dan interaktif. Ada dua rumah kaca raksasa yang menjadi atraksi utama di Gardens by the Bay ini, yaitu Cloud Forest dan Flower Dome. Selain itu masih ada Supertree Grove – kebun vertikal yang sangat ikonis, berbentuk pepohonan raksasa setinggi 25–30 meter yang berfungsi untuk meneduhkan di siang hari namun di malam hari jadi lebih ‘hidup’ dengan pertunjukan lampu dan musik.

Marina Bay Sands Sky Park Observation Deck

Marina Bay Sands (Sumber: Dok. Pribadi)

Sejak tahun 2010, Marina Bay Sands mulai dikenal sebagai salah satu landmark kota Singapura dengan arsitektur bangunan yang spektakuler berupa tiga menara tinggi dengan sebuah ‘kapal laut raksasa’ yang bertengger di puncaknya. Isi bangunan yang lokasinya di Marina Bay tersebut berupa hotel, mal, museum, bioskop, restoran milik celebrity chef dunia, skating rink, serta kasino terbesar di dunia. Bagian yang bentuknya seperti kapal laut tersebut adalah Sky Park yang memiliki infinity pool dengan posisi menggantung (tidak ada bangunan yang menahan langsung di bawahnya). Kalau kolam renangnya hanya bisa dinikmati oleh tamu hotel, pengunjung lainnya bisa menikmati Observation Deck yang menawarkan pemandangan panorama di sepanjang teluk.

Universal Studios Singapore

Universal Studio Singapore selalu ramai pengunjung, terutama saat weekend. (Sumber: flickr.com/photos/coolinsights)

Universal Studio Singapore selalu ramai pengunjung, terutama saat weekend. (Sumber: flickr.com/photos/coolinsights)

Theme park memang selalu digemari, khususnya bagi keluarga yang membawa anak-anak. Namun Universal Studios Singapore bukan hanya tempat bermain anak-anak. Orang dewasa bahkan orang tua pun bisa menikmati keseruan berbagai wahana yang ada di sini. Meskipun tempatnya tidak terlalu besar, namun selalu ada saja yang bisa dilakukan mulai dari naik wahana, foto bareng karakter, menikmati pertunjukan, makan, hingga belanja suvenir. Universal Studios Singapore ini mengangkat tema beberapa film blockbuster di antaranya: Transformers, Shrek, Revenge of the Mummy, Madagascar, dan The Lost World. Di waktu-waktu tertentu USS suka mengadakan event dengan tema khusus seperti Halloween Horror Nights.

 

5 Kuliner Khas di Singapura

Chicken Rice

Hainan Chicken Rice (Sumber: Dok. Pribadi)

Belum lengkap rasanya kalau ke Singapura belum makan chicken rice. Meskipun terdengar sederhana, namun di balik chicken rice ini ada banyak rahasia yang menjadikan makanan ini banyak diburu orang. chicken rice ini kebanyakan disajikan dengan nasi Hainan – nasi yang dimasak menggunakan kaldu ayam. Untuk pendampingnya ada beberapa pilhan, ada yang pakai ayam rebus, ada juga yang lebih suka ayam panggang atau bahkan ayam goreng tanpa tulang berbalut tepung panir. Sebagai pelengkap ada juga yang menyiramkan saus khusus di atas potongan ayam rebusnya, ditambah lagi dengan sambal, racikan jahe dan kuah kaldu secara terpisah.

Laksa

Laksa Singapura (Sumber: Dok. Pribadi)

Laksa memang bukan kuliner khas satu daerah saja karena laksa tersebar di beberapa area di Asia Tenggara seperti Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Namun tentunya laksa di masing-masing daerah punya keunikan tersendiri. Laksa di Singapura, misalnya, merupakan kombinasi laksa orang-orang Peranakan dan laksa yang dibuat oleh orang-orang setempat di daerah Katong. Oleh karena itu, kadang orang menyebut jenis ini sebagai Laksa Katong. Kuah laksa Katong merupakan kombinasi santan dengan berbagai bumbu kari dan bahan-bahan lainnya. Rasanya agak pedas, warnanya kemerahan dan aroma bumbu tradisionalnya sangat kental. Isinya berupa mi basah, seafood (udang/tiram) dan kadang pakai tahu goreng agar terdapat tekstur renyah yang super lezat.

Roti Prata

Lagi-lagi, mungkin roti prata ini terdengar seperti makanan yang sederhana. Namun justru karena kesederhanaannya itulah roti prata mudah sekali ditemukan di Singapura dan tersedia hampir 24 jam karena biasanya ditemukan di warung makanan India dengan jam buka yang sangat panjang. Roti prata ini terbuat dari bahan yang sangat sederhana, yaitu tepung terigu, air, sedikit garam dan minyak ghee, kemudian digoreng dengan sedikit minyak sampai sebagian kulit luarnya garing kecokelatan. Roti prata ini bisa dikategorikan sebagai makanan gurih atau pun manis tergantung pendamping maupun isiannya.

Fried Carrot Cake

Mendengar kata “carrot cake” mungkin banyak yang berpikir tentang kue berbahan parutan wortel yang dihias krim. Namun carrot cake yang satu ini bukan hidangan manis atau pencuci mulut, melainkan tepung beras dicampur dengan sejenis lobak putih yang sering disebut dengan istilah “white carrot”–jadilah adonan carrot cake yang kemudian ditim dan dipotong kotak kecil-kecil. Setelah itu digoreng dengan sedikit minyak, bumbu perasa, telur yang diorak-arik, dan seringkali pakai kecap manis. Fried carrot cake ini banyak dijual di hawker center atau pun food court.

Es Krim 1 Dolar

Kenapa disebut “Es krim 1 dolar”? Karena dari dulu harganya 1 SGD. Tapi jangan kaget kalau sekarang, seiring dengan inflasi, banyak yang menaikkan harganya jadi 1,2 SGD. Sebetulnya jualannya simpel saja, yaitu es krim potong dengan berbagai varian rasa mulai dari durian, peppermint chocolate chip, mangga, blueberry, cokelat hingga jagung manis. Es krimnya diambil dari dus besar yang baru dipotong ketika ada pembeli, yang kemudian bisa memilih sendiri antara ingin dua keping wafer tipis atau roti tawar warna-warni. Es krim 1 dolar ini dijual pakai gerobak berpayung yang sering “mangkal” di sepanjang Orchard Road atau di dekat beberapa stasiun MRT.

 

Pilihan Akomodasi di Singapura

Meskipun Singapura jadi salah satu negara termahal di dunia, tidak perlu khawatir untuk urusan akomodasi karena ada banyak opsi dari  yang murah hingga yang mewah. Bujet akomodasi paling murah biasanya diarahkan ke hostel yang memiliki kamar sejenis dormitory. Di kamar jenis dormitory, setiap tamu hanya mendapatkan satu tempat tidur dan harus berbagi fasilitas kamar termasuk kamar mandi dengan tamu lainnya. Harga ranjang di dormitory biasanya berkisar antara 14 SGD per malam untuk ranjang dengan fasilitas yang sangat sederhana hingga 40 SGD per malam untuk ranjang dalam bentuk kapsul yang lebih privat dan mewah.

Di level berikutnya, ada hotel bujet yang menawarkan kamar privat namun fasilitas yang seadanya. Jangan mengharapkan kamar yang luas atau pun sarapan pagi. Harga hotel murah di Singapura berkisar antara 70–120 SGD per kamar per malamnya.

Buat yang punya bujet lebih, bisa cari akomodasi berupa boutique hotel atau luxury hotel. Biasanya hotel-hotel seperti itu sangat cocok untuk keluarga yang bawa anak-anak karena punya banyak fasilitas yang memanjakan tamunya seperti kolam renang dan taman bermain.

Apa pun pilihan akomodasinya, sebaiknya pesan dahulu sebelumnya, khususnya buat yang baru pertama kali ke Singapura. Alasannya agar menghemat waktu dan tidak perlu repot cari-cari sambil bawa-bawa koper ke sana-sini. Apalagi, seringkali pihak imigrasi menanyakan alamat hotel tempat menginap sebelum memberikan stempel di paspor.

Salah satu situs web pemesanan  yang bisa diandalkan dalam urusan pesan akomodasi adalah Traveloka. Apalagi kini, kamu dapat memesan paket tiket pesawat sekaligus hotel lewat Traveloka. Dengan pilihan yang variatif dan ratusan tawaran eksklusif yang bisa diubah sesuka hati, pasti selalu ada yang pas buat kamu. Selain itu, yang paling menguntungkan adalah adanya berbagai pilihan pembayaran. Tidak perlu selalu punya kartu kredit untuk bisa pesan akomodasi secara online karena di Traveloka, kamu juga bisa bayar lewat ATM, transfer bahkan dengan cicilan, tanpa dipengaruhi besar kecilnya nominal yang harus dibayar.  

Tip Jalan-jalan di Singapura

  • Transportasi umum: bus lebih murah tapi kadang makan waktu lebih lama karena rutenya lebih panjang, MRT sedikit lebih mahal dibanding bus tapi lebih cepat karena tidak akan kena macet.
  • Pakai alas kaki yang nyaman karena akan banyak aktivitas jalan kaki.
  • Bawa botol minum, banyak keran air minum gratis.
  • Beli kartu transportasi EZ Link supaya tidak usah repot bayar tiap naik kendaraan umum. EZ Link bisa diisi ulang dan bisa dipakai selama jangka waktu 5 tahun.
Tulis komentarmu di sini: