Panduan Lengkap Liburan ke Maldives

Panduan Lengkap Liburan ke Maldives

Maldives — negara kepulauan yang terkenal dengan keindahan bawah laut dan kemewahan resornya ini sudah menjadi buah bibir di kalangan wisatawan. Terbentang di Samudera Hindia dengan memiliki lebih 1.100 pulau dan 26 atol (pulau karang berbentuk lingkaran), Maldives atau yang juga disebut Maladewa ini menawarkan beragam kesenangan bagi wisatawan yang ingin menikmati “surga dunia”.

Pantas bila banyak wisatawan ingin mengunjungi negara ini meski hanya sekali dalam seumur hidup. Mengakomodasi liburan mewah di tempat terpencil dengan pemandangan indah di sebelah barat daya India adalah kelebihan Maldives.

Bagi kamu yang belum pernah ke Maldives, cara paling mudah berkunjung wilayah ini adalah dengan menggunakan jasa agen perjalanan. Sebaliknya, jika mendambakan liburan ke Maldives yang tidak mengikat atau lebih bebas, silakan ikuti panduan lengkap di bawah ini!

Waktu terbaik ke Maldives

(Sumber: pixaby.com)

Sebagai negara beriklim tropis, Maldives memiliki dua musim utama yaitu musim kemarau dan musim hujan. Musim kemarau memiliki sedikit curah hujan, warna air laut yang biru bersih, dan kelembapan udara rendah. Sementara itu, musim hujan cenderung lebih basah yang ditandai dengan angin dan curah hujan yang lebih intens. Oleh karena itu, waktu terbaik untuk Liburan ke Maldives adalah di musim kemarau, yaitu sekitar November – April.

Tak heran, Maldives pada musim kemarau dipenuhi wisatawan. Oleh karena itu, tak heren jika sejumlah resor mendadak menaikkan tarif sewa dan tiket pesawat ke Maldives pun ikut melonjak. Sebagai alternatif untuk wisatawan yang lebih suka liburan dengan suasana tenang, kamu bisa mengunjungi Maldives sekitar September – November, sebelum memasuki high season.

Untuk masalah visa, kamu tak perlu cemas karena Maldives memberikan bebas visa selama 30 hari bagi wisatawan asal Indonesia. Jadi, siapapun bisa langsung datang ke Maldives cukup dengan paspor dan tiket pesawat.

Bawa mata uang lokal secukupnya

Mata uang Maldives adalah Maldivian Rufiyaa (MVR)*. Kamu bisa menggunakan mata uang ini untuk membayar kapal feri dan makanan di restoran lokal. Tetapi, sejumlah hotel dan restoran eksklusif hanya menerima pembayaran berupa Dolar AS. Oleh karena itu, pastikan kamu membawa uang Rufiyaa dan Dolar secukupnya karena sulit menemukan money changer di sekitar pulau-pulau lokal Maldives.

Pilih tempat penginapan yang pas

(Sumber: pixaby.com)

Biaya hidup di Maldives bisa dibilang cukup mahal. Maka itu, kamu harus cerdik dalam memilih penginapan di Maldives yang sesuai bujet. Berikut pilihannya:

Guest house

(Sumber: @blissdhigurah)

Penginapan murah paling banyak berada di pulau-pulau lokal, seperti Pulau Male, Guraidhoo, Hulhumale, Thulusdhoo, dan Maafushi. Jangan ragu untuk mencari guest house dengan harga di bawah Rp1.000.000 per malam. Pastikan pula kamu menanyakan fasilitas yang bisa didapatkan, misalnya sarapan, kamar mandi, dan lainnya.

Hotel budget

Jika mencari penginapan murah namun bukan guest house, kamu bisa pilih hotel budget. Di Pulau Male, Maafushi, dan Pulau Hulhumale ada banyak hotel dengan harga sewa kamar yang cukup terjangkau. Kamar yang ditawarkan pun ada yang menghadap laut, sehingga kamu bisa puas menikmati pemandangan. Fasilitas mulai dari AC, TV, WiFi, hingga layanan boat untuk antar-jemput bandara gratis bisa kamu dapatkan.

Resort

(Sumber: @shifaan07)

Resort mewah dengan bungalo yang indah menjadi ciri khas penginapan di Maldives. Untuk dapat menginap di sini, setiap tipe kamar memiliki tarif yang berbeda-beda. Jika memilih tipe kamar di atas air (overwater villa), maka siapkan dana yang lebih besar. Meskipun mahal, setiap pulau pribadi hanya memiliki satu resor, sehingga memberikan suasana lebih tenang dengan fasilitas serba mewah.

Gunakan kapal feri lokal sebagai transportasi

Satu-satunya cara menuju Maldives adalah dengan menggunakan pesawat terbang menuju Bandar Udara Internasional Velana di Pulau Hulhule. Berhubung di Pulau Hulhule hanya terdapat bandara, kamu harus melanjutkan perjalanan ke pulau-pulau lokal dengan kapal feri umum untuk menemukan penginapan. Alternatif lain, kamu bisa menuju ke Pulau Hulhumale menggunakan bus umum.

Sebagai negara kepulauan, Maldives menyediakan berbagai macam kapal feri sebagai transportasi utama. Kapal feri menghubungkan pulau-pulau lokal, seperti Pulau Male, Maafushi, Thulusdhoo, Guraidhoo, dan Dhiffushi. Harga tiket kapal ini sangat murah, sangat cocok untuk para backpacker. Untuk jadwal pemberangkatan, kapal feri umum selalu libur di hari Jumat.

Selain menggunakan feri umum, kamu juga bisa menggunakan speed boat sebagai alternatif untuk menghemat waktu. Speed boat biasanya hanya membawa lebih sedikit penumpang dengan harga tiket yang jauh lebih mahal dari feri umum. Oleh karena itu, penting sekali mengetahui bujet dan jadwal pemberangkatan setiap kapal agar rencana liburan kamu tidak berantakan.

Misalnya, dari bandara di Pulau Hulhule, kamu harus menyeberang ke Pulau Male dengan menumpang feri lokal seharga MVR 20 dengan waktu tempuh sekitar 10 menit. Jika kamu memesan penginapan di Kota Male, maka kamu bisa melanjutkan perjalanan dengan taksi atau berjalan kaki menuju penginapan. Jangan khawatir akan lelah, Kota Male hanya memiliki luas sekitar 5,8 km persegi.

Namun, jika kamu ingin menuju pulau lokal lainnya seperti Pulau Maafushi, pergilah ke Jetty 1 atau Maafushi Ferry dari Pulau Male. Dengan membayar tiket kapal seharga MVR 30, perjalanan dari Male ke Maafushi memakan waktu sekitar 90 menit. Bila ingin menghemat waktu, kamu bisa menyewa speed boat langsung dari bandara ke Pulau Maafushi. Harga tiketnya sekitar USD 20 per orang dengan lama perjalanan sekitar 45 menit.

Makanan

(Sumber: @travelsofmatilda)

Berada di laut tropis, di Maldives kamu akan menemukan banyak makanan olahan laut. Para pencinta makanan laut pasti akan puas dengan banyaknya variasi makanan yang lezat. Sebagai negara yang ditempati mayoritas umat Islam, makanan yang ditawarkan di Maldives kebanyakan halal.

Saat di Maldives, sempatkan waktu untuk mencoba makanan lokal seperti masyuni roshi yang terbuat dari campuran ikan tuna, kelapa, dan cabai, lalu dimakan bersama roshi (roti tipis mirip chapati) dan telur mata sapi. Menu ini tersedia di hampir semua kafe dan warung sederhana di pulau-pulau lokal dengan harga murah dan dalam porsi besar.

Bila memiliki budget ekstra, kamu bisa menyantap makanan di tempat makan eksklusif seperti restoran di dalam resor privat atau restoran bawah laut. Berbagai menu khas Asia, Barat, dan sebagainya bisa kamu pilih sesuai selera.

Pulau-pulau yang wajib dikunjungi

Maldives memiliki ribuan pulau, namun hanya 200 pulau yang berpenghuni. Meskipun begitu, ada sejumlah spot dan pulau terbaik di Maldives yang harus masuk itinerary liburanmu. Berikut di antaranya:

Pulau Male

(Sumber: @krish.247)

Terletak di sebelah selatan Kaafu Atol, Male adalah ibu kota Maldives di mana menjadi kota terbesar dan tujuan terpopuler di antara tempat terbaik di Maldives. Adapun tempat wisata utama yang bisa kamu kunjungi di Male adalah Masjid Grand Friday, Pasar Ikan Male, Monumen Tsunami, Dive Club Maldives, dan Underwater Scooters.

Pulau Maafushi

(Sumber: @arenahotels)

Maafushi adalah salah satu pulau lokal yang populer di Maladewa. Pulau Maafushi berjarak sekitar 27 km dari Pulau male, tepatnya di Kaafu Atol. Pulau berbentuk memanjang ini menjadi pilihan banyak wisatawan dan backpacker untuk tinggal selama berkunjung ke Maldives. Menariknya, di sisi ujung utara pulau terdapat bikini beach bagi kamu yang ingin berjemur dengan bikini dan floating bar bagi yang ingin minum alkohol.

Pulau Biyadhoo

(Sumber: @biyadhooisland)

Pulau terkenal di Maldives lainnya adalah Pulau Biyadhoo di South Male Atol. Pulau seluas 10 hektar dan berjarak sekitar 18 mil dari Bandara Internasional Velana ini terkenal dengan air laut yang berkilau dan gugusan karang yang indah. Setidaknya, ada 35 titik penyelaman yang membuat Pulau Biyadhoo dijuluki sebagai “the Scuba Diving Island”.

Pulau Vaadhoo

(Sumber: @_shinsta)

Dijuluki sebagai “Sea of Star Island”, Pulau Vaadhoo yang berada di Raa Atol memancarkan cahaya biru yang indah di pesisir pantainya seperti langit yang dipenuhi bintang. Fenomena unik ini terjadi karena adanya phytoplankton, mikroorganisme laut yang memancarkan cahaya biru dari racun pelindung diri. Jika ingin melihat keindahan ini, datanglah ke Pulau Vaadhoo di malam hari untuk melihat fenomena laut bercahaya.

Banana Reef

(Sumber: @sixteenclauses)

Bagi para petualang, kamu harus mengunjungi tempat ini. Terletak di North Male Atol, Banana Reef terkenal sebagai salah satu spot menyelam terbaik di dunia dan merupakan kawasan laut yang dilindungi. Disebut “Banana Reef” karena bentuknya menyerupai pisang dengan kehidupan laut dan terumbu karang yang menakjubkan.

Di atol yang satu ini, kamu bisa menemukan ikan-ikan predator, seperti hiu, barakuda, moral eel (belut moral), napoleon, trevally, dan black snapper. Sementara di sisi timur laut, kamu akan menemukan banyak bebatuan besar, gua, dan lembah yang indah.

HP Reef

Bagi diver pemula, cobalah kunjungi HP Reef yang menawarkan aneka terumbu karang dan ikan-ikan berwarna-warni. Berada di North Male Atol dan masuk ke kawasan laut lindung, HP Reef memungkinkan kamu menyentuh kehidupan bawah laut yang indah. Seru!

Aktivitas seru

(Sumber: pixaby.com)

Ada banyak aktivitas dan atraksi menarik yang bisa kamu lakukan di Maldives. Saat matahari bersinar terik adalah momen yang ditunggu-tunggu wisatawan. Kamu dapat berjalan kaki di sepanjang pantai, berenang di pantai resor, snorkeling, diving, memancing, melihat atraksi lumba-lumba, hingga mencoba berbagai olahraga air.

Beberapa hotel menyediakan peralatan snorkeling gratis. Jika tidak, ada banyak operator yang menawarkan paket perjalanan seperti island hopping, snorkeling, night fishing, hingga diving. Sementara untuk melihat lumba-lumba, kamu bisa menyewa perahu untuk mengantar ke tengah laut dan melihat kawanan lumba-lumba.

Jika kamu liburan dengan budget terbatas, tetapi ingin merasakan suasana resor mahal, cobalah ikut Resort Day Trip dengan biaya mulai dari Rp1.500.000 (tergantung resor yang dipilih). Biaya tersebut biasanya sudah termasuk fasilitas resor, seperti pusat kebugaran, snorkeling di pantai sekitar resor, dan makan siang buffet. Menarik, bukan?

Patuhi budaya lokal

Maldives merupakan negara yang ditempati mayoritas umat Islam. Jadi, sebaiknya kamu mengikuti budaya lokal saat menginap di pulau-pulau lokal agar tidak menyebabkan masalah di kemudian hari.

Jangan minum alkohol di luar resort

(Sumber: @djsandy87)

Mengingat sebagian besar penduduk Maldives adalah Muslim, maka ada aturan ketat tentang konsumsi alkohol. Wisatawan tidak bisa membawa alkohol ke negara tersebut atau meminumnya di pulau-pulau lokal yang berpenduduk. Jika ingin minum alkohol, pilih tempat yang tepat seperti di resor dan kapal liveaboard berlisensi yang menjual minuman beralkohol..

Berpakaian sopan

(Sumber: @valeriyafortuna)

Baik pria maupun wanita harus tidak boleh mengenakan celana pendek di atas lutut dan baju terbuka di pulau-pulau lokal. Selain itu, bikini juga tidak tidak boleh dipakai di pantai umum, kecuali digunakan di bikini beach atau pantai-pantai privat lainnya. Sementara bagi pasangan, kamu juga harus menahan diri untuk bermesraan di tempat publik.

Itulah beberapa gambaran tentang Maldives dan panduan bagi kamu yang ingin berlibur ke negara kepulauan Maladewa ini dalam waktu dekat. Bagi yang ingin mencari informasi lain seputar tempat wisata di Indonesia maupun mancanegara, kamu bisa temukan di Blog Traveloka. Selamat bersenang-senang!

*) Nilai tukar MDV ke IDR per tanggal 7 November 2017 adalah Rp875.

33 Shares
Share33
Pin
Share
Tweet
+1