10 Oleh-oleh Khas Lampung yang Dibeli Banyak Wisatawan

10 Oleh-oleh Khas Lampung yang Dibeli Banyak Wisatawan

Potensi wisata yang menarik di Lampung memang sangat seru untuk dijelajahi. Namun, jangan sampai liburan yang seru membuat kamu lupa membeli oleh-oleh untuk dibawa pulang. Provinsi yang terletak di ujung selatan Pulau Sumatera ini memiliki bermacam oleh-oleh khas yang terkenal enak. Apabila kamu bingung mencarinya, berikut adalah rekomendasi oleh-oleh khas Lampung yang biasanya dibeli banyak wisatawan:

Keripik pisang

(Sumber: @mayandajayafood)

Tahukah kamu bahwa Lampung memiliki komoditas berupa perkebunan pisang? Jadi, jangan heran kalau kamu menemukan banyak hasil olahan pisang. Salah satunya adalah keripik pisang yang dijadikan sebagai oleh-oleh khas. Rasanya gurih seperti kebanyakan keripik, tetapi ada campuran manis dari berbagai pilihan topping yang ditambahkan.

Jika kamu mengunjungi toko oleh-oleh khas Lampung, keripik pisang ini biasanya tersedia dalam berbagai rasa, mulai dari cokelat, keju, hingga kopi. Salah satu pembuat keripik pisang yang paling terkenal adalah Kerupuk Pisang Suseno. Lokasinya berada di Jalan Hayam Wuruk. Kamu bisa membeli oleh-oleh pisang ini dalam ukuran 250 gram, 300 gram, hingga 500 gram.

Kopi Lampung

(Sumber: @addencoffee)

Selain hasil pisang yang melimpah, Lampung juga dikenal sebagai salah satu penghasil kopi terbaik di Indonesia. Kurang lengkap rasanya kalau ke Lampung tanpa membeli kopi sebagai oleh-oleh. Jenis kopi yang paling terkenal dan banyak diproduksi adalah kopi robusta. Dibanding kopi arabica, kopi robusta memiliki cita rasa yang lebih kuat dan tajam namun tak begitu asam.

Nah, merek kopi yang paling terkenal adalah Kopi Cap Bola Dunia karena merupakan kopi bubuk tertua di Lampung. Aroma kopinya begitu wangi dan cita rasanya sedikit gurih. Selain itu, ada pula kopi bubuk Sinar Dunia dengan tekstur seduhan yang begitu pekat dan cita rasa sedikit asam. Kopi satu ini bisa kamu beli dalam ukuran 250 gram dan 500 gram.

Kemplang

(Sumber: @kerupukkemplangria)

Di beberapa daerah di Indonesia, kemplang disebut juga dengan amplang. Baik amplang dan kemplang sama-sama dibuat dari bahan dasar ikan. Namun, keduanya memiliki cara memasak yang sedikit berbeda. Amplan pada umumnya dimasak dengan cara digoreng, sedangkan kemplang khas Lampung dimasak dengan cara dipanggang. Cara masak ini membuat kemplang memiliki rasa lebih gurih dan khas walau teksturnya lebih keras.

Biasanya, kemplang khas Lampung disajikan dengan sambal pedas manis agar cita rasanya semakin sedap. Kamu bisa dengan mudah menemukan kemplang di berbagai toko pusat oleh-oleh Lampung. Bahkan, kini sudah banyak toko-toko pinggir jalan yang juga menyediakan kemplang. Umumnya, satu kemasan dijual dengan harga sekitar Rp5.000 – Rp20.000.

Sambal Lampung

(Sumber: @catchy.jastip)

Kebanyakan orang Indonesia suka makanan pedas. Tidak heran apabila berbagai daerah di Nusantara memiliki sambal dengan racikan khas masing-masing, termasuk juga Lampung.

Di Lampung, ada beberapa jenis sambal yang bisa kamu beli untuk oleh-oleh mulai dari sambal ikan peda, sambal bawang, sambal goreng udang, sambal terasi, hingga sambal cuka. Kamu bisa dengan mudah membelinya di berbagai toko oleh-oleh, salah satunya di kawasan Teluk Lampung. Biasanya, satu botol sambal dijual seharga kurang lebih Rp35.000.

Manisan Yen-yen

(Sumber: @iyen_foods)

Manisan Yen-yen sebetulnya adalah sebuah toko pusat oleh-oleh yang berada di Jalan Kakap No 86, Bandar Lampung. Sesuai namanya, Manisan Yen-yen menawarkan oleh-oleh berupa manisan yang menjadi salah satu andalannya. Di bagian depan, kamu akan melihat etalase berisi aneka manisan buah seperti mangga, salak, dan pepaya.

Karena merupakan toko pusat oleh-oleh, kamu juga bisa menemukan banyak jenis buah tangan selain manisan di tempat ini. Beberapa di antaranya adalah keripik pisang aneka rasa, sambal khas Lampung, hingga beragam jenis kopi. Jika tertarik membeli oleh-oleh di Manisan Yen-yen, kamu bisa datang pukul 07:30 – 21:00.

Lempok durian

(Sumber: @kedainorbaiti)

Lempuk atau yang lebih sering disebut lempok adalah makanan sejenis dodol atau jenang. Di Lampung, lempuk yang terkenal adalah yang terbuat dari durian. Cara membuatnya adalah daging durian dipisahkan dari isinya, lalu dicampur dengan gula dan garam secukupnya. Setelah itu, adonan daging durian tersebut dimasak di dalam kuali selama sekitar 4 jam sambil terus diaduk hingga bertekstur kenyal.

Umumnya, harga untuk setiap 200 gram lempok durian adalah sekitar Rp35.000 – Rp40.000. Jika ingin membeli oleh-oleh yang satu ini, kamu bisa mendatangi salah satu toko yang menjual banyak lempok durian bernama Toko Aneka Sari Rasa di Jalan Ikan Kakap No 26 – 28, Pesawahan, Teluk Betung Selatan.

Pempek Lampung

(Sumber: @pempeknori)

Saat mendengar kata “pempek”, terbesit kamu akan teringat Kota Palembang. Namun tak hanya di Palembang, kamu juga bisa menemukan pempek lezat di Lampung. Makanan yang satu ini bisa dijadikan oleh-oleh untuk teman-teman atau keluarga di rumah.

Nah, salah satu toko pempek favorit warga Lampung dan wisatawan adalah Pempek Nori. Menu andalannya adalah pempek keju. Apabila kamu kurang suka keju, masih ada pilihan pempek lain yang tak kalah enak seperti pempek kapal selam, lenjer, dan adaan. Biasanya, wisatawan membeli paket berisi 40 buah yang terdiri dari berbagai varian.

Jika ingin membeli pempek ini sebagai oleh-oleh, ada dua cabang Pempek Nori yang bisa kamu kunjungi di Lampung. Keduanya berada di Jalan Ikan Kakap No 46, Teluk Betung, dan di Jalan ZA Pagar Alam, Gedong Meneng, Rajabasa.

Bakso Sony

(Sumber: @dapurboreg)

Hampir setiap daerah di Indonesia pasti memiliki kuliner bakso, tentunya dengan cita rasa dan karakteristik yang berbeda. Di Lampung, bakso yang paling terkenal dan menjadi favorit warga lokal adalah Bakso Sony. Tempat makan ini sudah membuka 17 cabang, salah satunya adalah di kawasan Jalan Wolter Monginsidi, Bandar Lampung.

Dalam pembuatan baksonya, Bakso Sony menggunakan daging urat sapi pilihan. Jumlah dagingnya lebih banyak dari tepung, sehingga cita rasanya begitu sedap dan dijamin membuat kamu ketagihan. Soal makanan halal, Bakso Sony sudah mendapat sertifikat resmi dari MUI.

Kalau tertarik makan bakso ini, kamu siapkan uang sekitar Rp15.000. Satu porsi Bakso Sony berisi tujuh bakso urat dan halus yang disajikan bersama bihun, mi kuning, dan kuah. Bakso Sony juga tersedia dalam kondisi beku bagi kamu yang ingin membelinya sekitar kurang lebih Rp85.000. Cukup terjangkau, bukan?

Dodol Ny. Wie

(Sumber: @dodolnywie)

Berdiri sejak September 1976, Dodol Ny. Wie menjadi salah satu oleh-oleh khas Lampung legendaris favorit wisatawan. Cara pembuatan dodol ini tidak begitu berbeda dengan yang lain, yakni dimasak di wadah besar sambil terus diaduk selama beberapa jam. Hanya saja, Ny. Wie menggunakan resep rahasia serta memadukan adonan dengan berbagai rasa dan aroma.

Setidaknya, ada empat varian Dodol Ny. Wie yang bisa kamu beli yaitu dodol classic, dodol cokelat, dodol pandan, dan dodol durian. Harga satu porsi dodol sekitar Rp20.000 – 27.000. Jika ingin membeli oleh-oleh khas Lampung satu ini, kamu bisa datang ke kedai Dodol Ny. Wie di Jalan Nila Raya, Pecoh Raya, Teluk Betung.

Kain tapis

(Sumber: @septiyani_twin)

Selain makanan, kamu juga bisa membeli kain tapis sebagai oleh-oleh dari Lampung. Kain tapis adalah kain khas Lampung yang didominasi warna emas dan perak. Motifnya cukup beragam, mulai dari motif alam seperti flora dan fauna hingga motif bertema rumah tangga.

Jika dilihat dari cara pembuatan, ada kain tapis yang dibuat dengan cara modern dan tradisional. Jika pembuatan modern menggunakan mesin bordir, maka pembuatan tradisional dilakukan dengan cara sulam yang membutuhkan waktu hingga berminggu-minggu. Hal inilah yang membuat kain tapis yang dibuat secara tradisional relatif lebih mahal. Satu lembar kainnya bahkan bisa dijual mencapai Rp7 juta.

***

Itulah beberapa oleh-oleh khas Lampung yang bisa kamu bawa pulang. Sebagai saran, saat membeli oleh-oleh berupa makanan kamu harus pastikan makanan tersebut tahan lama agar masih bisa menikmati sesampainya di rumah. Kalau kamu, oleh-oleh khas Lampung mana saja yang akan masuk daftar belanja nanti?

0 Shares
Share
Pin
Share
Tweet
+1