6 Cara Seru Menikmati Liburan di Karimunjawa

Bagi pencinta wisata bahari, kamu tentu kenal dengan Karimunjawa. Kepulauan di laut lepas Jepara, Jawa Tengah ini memiliki keindahan alam dan kekayaan bawah laut yang luar biasa. Karena pesona yang dimilikinya, Karimunjawa ditetapkan sebagai salah satu taman nasional laut nasional terindah di Indonesia.

Pesona Kepulauan Karimunjawa membuatnya banyak dikunjungi wisatawan. Bagi yang hendak pelesiran, kamu bisa menaiki Kapal Cepat Express Bahari dan Kapal Feri Siginjai dari Pelabuhan Kartini, Jepara atau Kapal Motor Cepat Kartini dari Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang. Kamu juga bisa mencapai Karimunjawa dengan menaiki pesawat Susi Air dari Semarang.

Sesampainya di Karimunjawa, ada 6 cara seru yang bisa kamu lakukan untuk menikmati liburan. Simak ulasan berikut ini!

Berenang bersama ikan hiu di Pulau Menjangan Besar

Pulau Menjangan Besar (Sumber: Shutterstock)

Menjangan Besar adalah pulau yang termasuk gugusan Kepulauan Karimunjawa. Pulau ini bisa ditempuh sekitar 15 menit dari Pulau Karimunjawa menggunakan perahu nelayan atau kapal kecil. Di sini, kamu bisa menguji adrenalin dengan berenang bersama hiu di kolam penangkaran.

Di pulau ini, terdapat dua kolam hiu berukuran besar. Kamu bisa masuk ke salah satu kolam penangkaran, lalu berenang dan berfoto bersama ikan yang terkenal ganas di lautan lepas itu. Meskipun hiu telah jinak, ada baiknya kamu mengikuti peraturan dari pemandu atau pengelola untuk menghindari diri dari hal-hal yang membahayakan keselamatan.

Misalnya, disarankan tidak ada bagian tubuh yang terluka atau berdarah saat kamu masuk ke kolam hiu. Wanita yang sedang menstruasi juga tidak dianjurkan untuk masuk ke penangkaran. Hal lain yang harus diperhatikan adalah kamu harus tetap tenang selama berada di kolam agar tidak mengganggu kehidupan hiu.

Selain hiu, Pulau Menjangan Besar juga menjadi tempat budidaya penyu sisik dan penyu hijau di bawah pengawasan Balai Taman Nasional Karimunjawa. Pulau ini juga menjadi habitat bagi hewan langka seperti elang laut dada putih. Di sini, kamu akan puas melihat hewan-hewan unik!

Melakukan island hopping

Pulau Cemara Kecil (Sumber: Shutterstock)

Tahukah kamu bahwa terumbu karang di kepulauan ini merupakan yang terbanyak di Laut Jawa? Apalagi ditambah dengan air laut yang jernih dan pasir pantai yang putih, maka island hopping (mengunjungi beberapa pulau yang berdekatan) di sekitar Kepulauan Karimunjawa wajib kamu lakukan. Manfaatkan momen ini untuk melakukan snorkeling, berenang, atau bertualang menjelajahi pulau.

Spot snorkeling terbaik di Karimunjawa terletak di Pulau Menjangan Kecil, yang berada tak jauh dari Pulau Menjangan Besar. Dengan keindahan terumbu karang dan air laut yang jernih, kamu bisa lebih jelas melihat ikan-ikan kecil dan melakukan foto underwater.

Dari Pulau Menjangan Kecil, kamu bisa melanjutkan perjalanan ke Pulau Cemara Kecil. Pulau ini merupakan salah satu spot untuk kegiatan snorkeling karena memiliki keindahan terumbu karang yang tidak kalah cantik dibanding kebanyakan pulau lainnya. Jika tak ingin snorkeling, kamu bisa berjalan kaki mengelilingi pulau sambil bermain air dan menikmati pemandangan alam sekitar.

Pulau ini dinamakan “Cemara Kecil” karena terdapat banyak pohon cemara yang tumbuh di sekitarnya. Pulau tak berpenghuni yang sejuk oleh pepohonan rindang ini cocok dijadikan tempat bersantai. Sambil menikmati suasana sunyi, kamu wajib berfoto dengan latar belakang pohon cemara yang lebat.

Untuk menutup perjalanan island hopping, mampirlah ke Pulau Tanjung Gelam saat sore hari. Di pulau ini, kamu bisa menikmati keindahan sunset sembari bersantai menikmati kelapa muda dan gorengan yang dijual oleh penduduk setempat. Pulau ini juga cocok dijadikan objek foto karena beberapa sudut pantai memiliki batuan karang yang besar dan pepohonan kelapa di bibir pantai.

“Karimunjawa adalah salah satu destinasi wajib bagi para pencinta wisata laut. Pantainya benar-benar cantik dan alam bawah lautnya luar biasa. Memukau!” tulis Rika S dari Palembang di TripAdvisor.

Untuk melakukan island hopping, kamu bisa ikut tur dalam rombongan atau memilih menyewa perahu sendiri bagi yang ingin privat. Perlengkapan snorkeling bisa disewa dengan harga Rp60.000 per hari, sementara sewa kapal akan dikenakan biaya Rp600.000.

Trekking mangrove

Hutan mangrove (bakau) (Sumber: Shutterstock)

Selain wisata bahari, Karimunjawa juga menawarkan wisata hutan mangrove (bakau) untuk para wisatawan. Hutan Mangrove Karimunjawa termasuk zona perlindungan Taman Nasional Karimunjawa. Di beberapa titik, pengelola menyediakan gazebo sebagai tempat beristirahat maupun spot berfoto.

Kamu bisa trekking jalan setapak dari papan kayu di tengah hutan sambil melihat kecantikan hutan dan menikmati udara sejuk. Di ujung jalan setapak tersebut, terdapat menara untuk mengamati burung. Kawasan ini juga memiliki beragam jenis spesies bakau. Di antaranya, Schipiphora Hydrophyllaceae, dan Sonneratia Ovata yang termasuk mangrove langka di dunia.

“Tempat ini memiliki pemandangan yang indah, namun sebaiknya jangan lupa membawa lotion anti nyamuk saat memasuki kawasan trekking mangrove,” tulis akun Litlotlit asal Ungaran di TripAdvisor.

Untuk mendapatkan pengalaman menarik ini, kamu bisa menempuh perjalanan dengan sepeda motor selama 40 menit dari Dermaga Karimunjawa. Kamu tak perlu membutuhkan uang banyak untuk menikmati keindahan alam dengan cara trekking mangrove ini. Kamu hanya akan dikenakan Rp5.000 per orang untuk tiket masuk.

Melihat sunset di Bukit Joko Tuwo

Bukit Jowo (Sumber: Dok. Pribadi)

Cara seru lainnya untuk menikmati Pulau Karimunjawa adalah melihat sunset dari atas Bukit Joko Tuwo. Bukit yang berjarak sekitar 1 km dari dermaga ini menawarkan pemandangan unik rumah-rumah penduduk, laut kebiruan, dan pulau-pulau di sekitar. Datanglah di sore hari untuk menikmati pesona sunset terbaik dari ketinggian.

Selain pemandangan alam, Bukit Joko Tuwo juga menyimpan kerangka ikan paus dengan panjang mencapai 12 meter. Kerangka ikan paus inilah yang kemudian dikenal dengan nama Joko Tuwo. Selain itu, kamu juga bisa melihat tasbih raksasa yang terbuat dari batu. Konon, tasbih seberat satu ton itu dibawa dari Bukit Donorojo, tempat pertapaan Ratu Kalinyamat (puteri raja Demak Trenggana, bupati Jepara).

Berfoto sepuasnya di Bukit Love

📍 Bukit Love – Karimun Jawa Open Trip Karimun Jawa : 3H – 2M ( 1 ) Orng Bisa Daftar ya Gaes . . . IDR : @930.000/ Nett Meeting Point : Pelabuhan Kartini – Jepara ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ Price included ⚫ Tiket Penyebrangan kapal Jepara Karimunjwa PP ⚫ Transportasi Penjemputan dari dermaga besar Karimun jawa ke Penginapan ⚫ Penginapan Homestay 3 Malam di karimunjawa ( 1Kamar isi 3 orng ) ⚫ Makan 5 X / BBQ 1 x ⚫ Kapal untuk snorkling / Hopping island ⚫ Free Air Mineral Saat Snorkling ⚫ Sewa alat snorkling + jaket Pelampung ⚫ Bonus Kebahagian ⚫ Bonus jodoh ( jika beruntung ) 😀 ⚫ Dokumentasi Underwater ( Copy filr di flashdisk ) ⚫ Retribusi wilayah Karimunjawa ⚫ Asuransi Perjalanan jasa Raharja ⚫ Tour Leader / Lokal Guide INFO & Reservasi : Wa : 0856-9729-8717 Tlpn : 0813-9832-1366 @pesona_travel.id #opentripkarimunjawa#karimunjawaisland#tripkarimunjawa#explorekarimunjawa#karimunjawatrip#jepara#bukitlovekarimunjawa

A post shared by ⛵ Travel Organizer&Consultant (@pesona_travel.id) on

Karimunjawa menyediakan banyak spot bagus untuk berfoto. Salah satu lokasi yang patut kamu kunjungi adalah Bukit Love di Dusun Jatikerep. Dinamakan “Bukit Love” karena adanya sebuah tugu kecil yang membentuk kata “LOVE” dengan warna cerah. Tugu inilah yang bisa kamu jadikan sebagai tempat berfoto.

Selain itu, ada pula tugu dengan tulisan “KARIMUNJAWA” dan rumah pohon berbentuk sangkar burung. Spot ini pula yang sering dijadikan tempat berfoto para wisatawan. Karena letaknya berada di perbukitan, latar pemandangan berupa laut dan awan biru akan semakin membuat swafoto terlihat lebih menarik.

“Anda dapat melihat pelabuhan dan sekitar Karimunjawa dari atas bukit. Di sini, juga ada spot bagus untuk berfoto, serta toko suvenir dan warung makanan,” tulis Welly W. di TripAdvisor.

Untuk mengunjungi Bukit Love sangatlah mudah. Kamu bisa menjangkau tempat ini dengan sepeda motor atau mobil. Setiap pengunjung akan dikenakan tiket masuk sebesar Rp10.000 untuk masuk ke bukit ini. Datanglah di sore hari untuk dapat melihat sunset yang cantik.

Menikmati seafood di alun-alun

Seafood di Alun-alun Karimunjawa (Sumber: viva.co.id)

Kurang sempurna mengunjungi Karimunjawa jika tidak menikmati aneka seafood yang dijual oleh warga sekitar. Jika ingin menikmatinya, datanglah ke alun-alun saat malam hari. Di tempat hiburan warga ini, kamu akan menemukan banyak warung yang menawarkan aneka menu seafood dan deretan meja lesehan.

Tersedia aneka hidangan laut segar, mulai dari ikan, kepiting, kerang, udang, hingga cumi dengan pilihan bumbu sesuai selera. Selain seafood, ada pula penjual makan ringan seperti siomai, jagung bakar, hingga bakso.

Waktu terbaik untuk mengunjungi Karimunjawa adalah bulan Agustus sampai Oktober. Pada bulan tersebut, cuaca cukup bersahabat untuk kegiatan berlayar maupun berwisata. Dengan begitu, melakukan berbagai aktivitas wisata seperti snorkeling, berenang, hingga trekking bisa lebih puas.

Jadi, bagi yang ingin berlibur untuk menikmati keindahan Karimunjawa, Traveloka bisa mewujudkan impianmu! Mengunjungi kepulauan ini kini semakin mudah dan murah dengan berbagai pilihan paket wisata yang ditawarkan Traveloka. Kamu juga bisa memilih maskapai dan hotel atau resor sekaligus dalam bentuk paket yang sesuai dengan bujet. Selamat liburan!

 

4 Shares
Share4
Pin
Share
Tweet
+1