15 Tempat Wisata di Gunungkidul yang Seru untuk Bermain Air

15 Tempat Wisata di Gunungkidul yang Seru untuk Bermain Air

Belakangan ini, salah satu kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta, Gunungkidul sedang populer di kalangan pelancong domestik. Adanya wisata alam berupa gua bawah tanah, air terjun, serta pantai-pantai perawan yang semakin bertambah menjadi daya tarik utamanya. Meski akses menuju sana cukup sulit, para wisatawan tetap rela menempuh perjalanan demi menikmati ragam keindahan alam.

Kurang sah rasanya kalau belum merasakan keindahan alam di Gunungkidul saat sedang plesiran ke Jogja. Apalagi, jika melewatkan segala aktivitas air yang bisa dilakukan di sana. Pada tulisan ini, saya akan memberikan daftar khusus tentang objek wisata air yang bisa kamu coba selagi berada di Gunungkidul. Siap bermain air? Berikut ulasannya!

Gua Pindul

Goa Pindul
Gua Pindul (Sumber: Wikimedia)

Siapa yang tak kenal dengan gua yang satu ini? Sejak dibuka untuk umum, Gua Pindul langsung menjadi “primadona” di lokasi wisata Gunungkidul. Gua yang berada di Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo ini buka dari dari Senin hingga Sabtu pukul 07:00 – 18:00. Waktu terbaik untuk mengunjungi Gua Pindul adalah saat musim kemarau dan pada hari kerja karena jumlah pengunjung tak begitu banyak.

Di sini, kamu bisa merasakan pengalaman menyusuri sungai bawah tanah sepanjang 350 meter sambil menikmati pemandangan stalaktit yang memesona. Dengan membayar tiket masuk sebesar Rp40.000 per orang, kamu akan mendapatkan fasilitas sewa berupa lampu kepala, helm, ban, serta jaket pelampung untuk keselamatan. Jika belum puas bermain air, kamu pun bisa merasakan sensasi terjun langsung dari tebing dan menyelam di area yang diizinkan oleh pengelola.

Goa Tanding


Setelah dari Gua Pindul, kamu bisa mendatangi Goa Tanding yang berjarak hanya 300 meter. Tempat wisata yang dibuka pada 2016 ini memiliki panjang mencapai 450 meter dengan kedalaman berkisar 1 – 5 meter. Keindahan ceruk-ceruk alami dan pemandangan stalaktit yang spetakuler dapat kamu nikmati sambil bermain air. Berbeda dengan Gua Pindul yang menggunakan ban pelampung, wisatawan yang hendak menyusuri gua ini akan menaiki satu perahu karet dengan kapasitas enam wisatawan dan dua pemandu.

Dengan tiket masuk seharga Rp150.000, kamu akan mendapatkan fasilitas keselamatan lengkap dengan konsumsi dan menyusuri tiga zona gua, yaitu zona terang, remang, dan gelap selama sekitar satu jam. Bagi yang ingin menantang adrenalin, kamu bisa mengambil paket wisata vertikal untuk memasuki gua melalui lubang atap dengan bantuan tali pengaman (rappelling) dengan harga Rp200.000 per orang.

Goa Jomblang

Goa Jomblang (Sumber: Shutterstock)

Di Gunungkidul, terdapat ratusan gua pegunungan karst yang sebagiannya mulai dijadikan objek wisata oleh warga setempat. Salah satunya adalah Goa Jomblang yang berada di Jetis Wetan, Semanu. Ada empat jalur yang bisa kamu pilih untuk memasuki gua ini. Jika kamu adalah seorang yang memiliki adrenalin tinggi, cobalah jalur paling susah dengan masuk secara vertikal ke mulut gua sedalam 80 meter dengan melakukan Single Rope Technique (SRT).

Sesampainya di dasar, kamu bisa meneruskan trekking menuju Gua Grubug (zona kedua). Di sana, kamu akan melihat cantiknya sinar matahari menerobos stalaktit dan stalakmit, sehingga bentuknya terlihat seperti tiang kokoh. Kamu wajib berfoto di spot yang sedang populer ini, ya.

Kalisuci Tubing


Setelah puas menaklukkan jalur ekstrem dan berfoto di Goa Jombang, kamu bisa berkendara sekitar 12 menit ke Kalisuci Tubing. Di sini, kamu akan merasakan pengalaman cave tubing sambil menikmati pemandangan gua dan sinar matahari yang menembus pepohonan rindang.

Untuk masuk ke tempat wisata ini, kamu harus membayar paket sebesar Rp70.000 per orang dengan tambahan retribusi Rp5.000. Sebelum berkunjung, ada baiknya kamu menghubungi pengelola terlebih dahulu karena tempat ini akan tutup ketika sedang hujan atau debit sungai sedang sangat deras.

Luweng Sampang

Luweng Sampang Jogja
Luweng Sampang (Sumber: Shutterstock)

Semakin tertarik dengan rekomendasi seputar gua dan aktivitas menyusuri sungai seperti di atas? Tenang, Gunungkidul masih memiliki tempat wisata air lainnya yang wajib kamu kunjungi, seperti Air Terjun Luweng Sampang.

Objek wisata yang berlokasi di Desa Sampang ini memiliki keunikan, di mana aliran air terjunnya muncul di antara berbatuan cadas yang terkikis air. Gemercik air dan hawa sejuk pun seakan menambah hasrat untuk segera berenang di surga tersembunyi ini. Sempatkan waktu untuk berkunjung ke sini pada pagi, siang, atau sore hari karena kamu bisa mengambil foto terbaik dengan latar belakang yang indah.

Air Terjun Sri Gethuk

Air terjun Sri Gethuk (Sumber: Shutterstock)

Berada di tepi aliran Sungai Oyo yang masih asri, terdapat air terjun deras setinggi 25 meter bernama Air Terjun Sri Gethuk. Untuk menikmati aktivitas di sini, kamu harus membayar tiket masuk sekitar Rp7.000 per orang (sudah termasuk biaya sewa rakit untuk menyusuri sungai).

Tak hanya melihat air terjun, kamu juga akan menyaksikan tebing-tebing kapur menakjubkan yang dihiasi dengan pepohonan rindang. Musim terbaik untuk mengunjungi air terjun ini adalah pada saat kemarau, di mana debit air relatif lebih tenang dan warna aliran sungai cenderung biru kehijauan.

Air Terjun Kedung Kandang

#airterjun #kedungkandangwaterfall #wisataalam #kedungkandangnglanggeran #gunungkidulhits #jogjaistimewa

A post shared by Dananjoyo Kusumo (@dananjoyofoto) on

Salah satu wisata air terkenal di wilayah Nglanggeran adalah Air Terjun Kedung Kandang yang memiliki ketinggian mencapai 25 meter. Banyak wisatawan yang berkunjung ke sini untuk melihat uniknya air terjun yang mengalir di antara hamparan sawah bertingkat.

Untuk mencapai tempat wisata ini dari arah kawasan Gunung Api Purba, kamu bisa meneruskan perjalanan beberapa ratus meter menuju arah selatan. Setelah itu, kamu harus berjalan kaki sejauh 2 kilometer menuruni bukit. Bagi pengunjung yang membawa kendaraan, bisa dititipkan di rumah warga sekitar.

Air Terjun Gedad (ATG)

Air terjun Gedad
Air terjun Gedad (Sumber: Shutterstock)

Belum lama ini, ditemukan lagi air terjun tersembunyi yang berpotensi dijadikan destinasi wisata di Gunungkidul bernama Air Terjun Gedad (ATG). Tempat wisata yang berada di Dusun Gedad, Banyusoco Playen ini memiliki debit air cukup deras yang mengalir melalui berbatuan kapur yang bertumpuk ke atas menyerupai tangga.

Untuk menuju tempat ini, kamu harus harus berjalan kaki sejauh 50 meter dari lokasi parkir kendaraan. Pastikan bahwa kamu menggunakan sandal atau sepatu yang nyaman agar kaki tidak lecet saat berjalan menuju air terjun.

Pantai Kukup

Pantai Kukup
Pantai Kukup (Sumber: Shutterstock)

Selain terkenal akan banyaknya “surga” di antara pegunungan karst yang dimiliki, Gunungkidul juga menawarkan pesona pesisir laut selatan yang menakjubkan. Salah satu yang terkenal adalah Pantai Kukup yang berlokasi di Kemadang, Tanjungsari.

Pantai yang menghadap langsung ke Samudera Hindia ini memiliki hamparan pasir putih dan sebuah pulau karang yang terpisah dari tebing, serupa dengan Tanah Lot di Pulau Bali. Saat laut sedang surut, kamu pun bisa dengan mudah menemukan berbagai biota laut, seperti berbagai jenis ikan-ikan kecil, kepiting, teripang, rumput laut, dan lain sebagainya.

Pantai Gesing

Pantai Gesing Jogja
Pantai Gesing (Sumber: Shutterstock)

Tempat wisata ini ramai dibicarakan oleh wisatawan karena keberadaan Jembatan Cinta, jembatan kayu yang sangat panjang dan sering digunakan sebagai spot untuk berfoto. Pantai yang berada di Girikarto, Panggang ini menawarkan pemandangan samudera lepas dengan ombak yang besar.

Di sini, kamu bisa melakukan beragam aktivitas bahari, seperti memancing ikan-ikan besar, bermain di hamparan pasir putih, serta berenang. Ingat, demi keamanan, kamu harus tetap waspada dan jangan berenang terlalu jauh dari bibir pantai, ya!

Pantai Jogan

Pantai Jogan
Air terjun di Pantai Jogan (Sumber: Shutterstock)

Penasaran dengan pemandangan air terjun yang langsung bermuara ke lautan lepas? Ya, Pantai Jogan adalah destinasi wisata yang harus kamu tuju. Pantai yang terletak di Desa Purwodadi ini tak hanya menyuguhkan pemandangan bukit kapur, tebing, dan samudera seperti pantai di Gunungkidul lainnya.

Di sini, kamu juga bisa berenang di laut dan bermain di air terjun dalam satu area. Setelah menempuh jalan berkelok, menurun, dan mendaki dari Jogja sekitar 2 jam, perjalanan cukup lelah yang kamu lalui pun akan terbayar saat tiba di pantai yang satu ini!

Pantai Timang

Pantai Timang, Gunung Kidul
Pantai Timang (Sumber: Shutterstock)

Berani memacu adrenalin dari ketinggian tebing? Kini, saatnya kamu datang ke Pantai Timang yang berada sekitar 6 kilometer dari Pantai Jogan. Tak hanya menikmati panorama laut yang indah, di sini kamu juga bisa menguji keberanian dengan menyeberangi pulau karang sejauh 100 meter dari tebing terjal menggunakan gondola yang terbuat dari kayu.

Saat meluncur, keseimbangan tubuhmu juga akan diuji dengan angin kencang yang menerpa. Masih kurang ekstrem? Kalau begitu, kamu wajib mencoba berjalan kaki di atas jembatan gantung sepanjang 200 meter yang berada belasan meter tepat di atas laut. Berani coba?

Pantai Ngetun

Masih di sekitar jogja dan seisinya #wisatajogja #ngetun #jogjaku #jogja #jogjakarta

A post shared by Ernesto Gomez Aveiro (@ernest.gomez36) on

Bagi kamu yang suka berwisata ke pantai yang sepi, Ngetun adalah pilihan terbaik. Tempat wisata ini berada Desa Purwodadi, tak jauh dari Pantai Jogan dan Timang. Jalan menuju pantai ini masih belum mulus, sehingga kamu disarankan menggunakan kendaraan beroda empat dengan kondisi prima.

Meski begitu, kamu tak akan menyesal mengunjungi Pantai Ngetun karena ada banyak hal menarik yang kamu lakukan. Di sini, kamu bisa menghabiskan waktu untuk menenangkan jiwa dan raga. Sambil menunggu matahari terbenam, kamu bisa bermain air di lautan biru atau jajan di warung sekitar.

Telaga Biru

Telaga ini berada di perbatasan antara wilayah Kabupaten Gunungkidul dan Sukoharjo, tepatnya di Dusun Ngemplak. Tempat ini awalnya merupakan lokasi bekas pertambangan, hingga kemudian tergenang air dan berubah menjadi telaga berwarna biru di tengah hamparan sawah. Tak sekadar memandang indahnya telaga, wisatawan juga bisa mencoba berenang di sini dengan membayar biaya tambahan untuk menyewa pelampung demi keamanan pengunjung.

Embung Nglanggeran

Embung Nglanggeran, Gunung Kidul
Embung Nglanggeran (Sumber: Shutterstock)

Di sebuah bukit yang berada dekat objek wisata Gunung Api Purba, terdapat danau buatan yang berfungsi sebagai penyimpanan air atau biasa disebut embung. Memiliki pemandangan yang indah, Embung Nglanggeran pun menjadi incaran banyak wisatawan, terutama bagi pencinta senja.

Berada di ketinggian, Embung Nglanggeran menawarkan pemandangan indah matahari terbenam di langit Gunungkidul. Untuk menuju tempat ini, kamu bisa menempuh perjalanan sekitar 45 menit dari pusat Kota Jogja.

***

Di balik karakteristik alam yang keras dan kering karena merupakan bagian dari pegunungan karst, ternyata Gunungkidul menyimpan sejuta pesona pesisir pantai selatan yang menanti kunjungan para wisatawan. Menurut saya, berwisata air yang seru di Gunungkidul pun bisa menjadi referensi utama bagi kamu untuk menutup liburan sempurna selama berada di Jogja. Tak perlu menunggu waktu lagi, bagikan tulisan ini ke media sosialmu, pesan tiket maupun hotel di Traveloka, dan siapkan koper atau ransel sekarang juga!

7 Shares
Share7
Pin
Share
Tweet
+1