Pantai Sepanjang, Replika Pantai Kuta Versi Jogja

Pantai Sepanjang, Replika Pantai Kuta Versi Jogja

Tidak berlebihan rasanya jika menyebut Pantai Kuta sebagai salah satu pantai legendaris di Bali. Namun siapa sangka, panorama khas Pantai Kuta ternyata bisa kamu temukan di Yogyakarta, tepatnya di Pantai Sepanjang.  Meski memiliki banyak kemiripan, Pantai Sepanjang tetap menawarkan ciri khas yang tak boleh kamu lewatkan.

Jadi, bagi yang rindu dengan pemandangan khas Pantai Kuta, namun sedang berada di Jogja, kamu bisa langsung datang ke Pantai Sepanjang. Tak jarang pula wisatawan yang menyebut panorama Pantai Sepanjang lebih indah dari Pantai Kuta. Penasaran dengan keindahannya? Yuk, simak beberapa hal mengenai Pantai Sepanjang berikut yang patut kamu ketahui!

Keistimewaan Pantai Sepanjang

Pantai Sepanjang merupakan salah satu garis pantai di kawasan Gunungkidul. Ada beberapa keistimewaan yang membuat Pantai Sepanjang cukup menonjol dari pantai lainnya di Gunungkidul. Yuk, cari tahu data tariknya!

Menjadi Pantai Kuta versi Jogja

(Sumber: @pantaisepanjang)

Jika Pulau Dewata masih sulit untuk kamu jangkau, tak ada salahnya untuk berkunjung ke Yogyakarta. Kamu tetap bisa menemukan pesona Pantai Kuta di Pantai Sepanjang. Menurut beberapa sumber, pantai ini kerap disebut sebagai Pantai Kuta Tempoe Doeloe. Jika kamu pernah berkunjung ke Pantai Kuta di tahun 1970-an, kamu tentu akan merasakan suasana tersebut di Pantai Sepanjang!  

Layaknya Pantai Kuta, Pantai Sepanjang juga memiliki hamparan pasir putih dengan kondisi ombak yang tak begitu besar. Tak jarang, beberapa peselancar pun beraksi di Pantai Sepanjang. Karena belum ramai oleh wisatawan, Pantai Sepanjang juga kerap disebut sebagai versi tenang Pantai Kuta.

Memiliki garis pantai terpanjang di Gunungkidul

(Sumber: Shutterstock)

Pemberian nama Pantai Sepanjang ternyata bukan tanpa alasan. Nama “Sepanjang” diambil karena pantai ini memiliki garis pantai terpanjang di antara semua pantai di Kabupaten Gunungkidul.

Cukup populer di kalangan pantai-pantai Gunungkidul, Pantai Sepanjang masih mampu tawarkan suasana yang amat alami. Bibir pantainya dihiasi oleh tumbuhan palem yang menciptakan suasana sejuk. Jika datang saat pantai surut, kamu pun akan melihat terumbu karang yang masih terawat dengan baik. Warna biru jernih air pun menandakan bahwa laut di sini belum banyak tercemar.

Tersedia deretan saung untuk beristirahat

(Sumber: Shutterstock)

Jelajah keindahan Pantai Sepanjang memang seru, tapi jangan memaksakan diri jika tubuh sudah mulai lelah. Tak perlu bingung mencari tempat beristirahat karena di Pantai Sepanjang tersedia banyak saung yang bisa kamu gunakan. Di sini, kamu bisa berteduh dan beristirahat untuk kembali mengisi tenaga.

Uniknya, seluruh saung hanya dibangun dengan kayu dan dedaunan kering. Hal tersebut karena pemerintah melarang penggunaan batu bata dalam membangun gubuk. Pasalnya, penggunaan batu bata dianggap rawan runtuh akibat hembusan angin pantai yang kerap kencang. Dengan menggunakan kayu, risiko runtuhan berbahaya pun dapat terhindar.  

Kentalnya kebudayaan warga setempat

(Sumber: @abcdezebra)

Daya tarik lain dari Pantai Sepanjang adalah kentalnya budaya penduduk setempat. Jika kamu berkunjung ke Pantai Sepanjang, kamu tak akan menemukan bangunan permanen di area pinggir pantai. Larangan pengunaan batu bata dari pemerintah ternyata juga berdampak pada bangunan tempat tinggal warga setempat, yakni hanya berupa saung.

Kondisi pantai yang landai dan langsung diterpa ombak pun berdampak pada mata pencaharian warga. Bukan sebagai nelayan, warga di sini justru bertahan hidup dengan bercocok tanam. Jika kamu melihat ke arah belakang pantai, akan tampak dua bukit yang bagian lerengnya digunakan warga setempat untuk menanam jagung sebagai sumber makanan pokok.

Aktivitas seru di Pantai Sepanjang

Walaupun disebut sebagai Pantai Kuta versi Jogja, jangan membayangkan Pantai Sepanjang sangat riuh dengan berbagai aktivitas olahraga air. Pantai ini memang tidak menawarkan kegiatan seperti banana boat atau ski air, namun masih banyak kegiatan tak kalah seru yang bisa kamu lakukan di Pantai Sepanjang! Berikut di antaranya:

Melihat habitat beragam biota laut

(Sumber: @goenawanwidi)

Saat air laut surut, kamu bisa melihat biota laut muncul di bibir pantai. Mulai dari kerang, ganggang laut, bulu babi, bintang laut, dan rumput laut akan muncul di dalam lubang maupun bebatuan karang.  

Momen ini tak hanya disambut bahagia para wisatawan, tetapi juga masyarakat setempat. Mereka akan turun ke bibir pantai untuk mengumpulkan beberapa biota laut. Nantinya, biota laut yang terkumpul akan diolah dan dijual kembali.

Di salah satu sudut pantai pun terdapat rumput laut yang menghijau, tepatnya di antara pasir dan batu karang. Biasanya, warga setempat akan mengambil rumput laut untuk diolah kembali menjadi jajanan yang siap ditawarkan kepada para pengunjung.

Berhubung fenomena laut surut ini tak terjadi setiap saat, sebaiknya kamu membawa kamera ketika berkunjung ke Pantai Sepanjang. Jadi, ketika air laut surut, kamu bisa langsung mengabadikan keindahan biota laut yang terlihat di area bibir pantai.

Mengunjungi Banyusepuh

(Sumber: Shutterstock)

Selagi berlibur di Pantai Sepanjang, sempatkanlah untuk mengunjungi Banyusepuh, sebuah situs bersejarah yang berada di kawasan pantai. Dalam Bahasa Jawa, “banyu” memiliki arti air dan “sepuh” berarti basuh atau membasuh.

Sesuai artinya, Banyusepuh merupakan sebuah mata air yang digunakan untuk membasuh atau memandikan. Konon, Banyusepuh digunakan para wali untuk membasuh pusaka mereka. Untuk melihat situs sejarah ini, kamu sebaiknya bertanya pada warga setempat, pasalnya lokasi situs ini cukup sulit untuk ditemukan.

Berburu momen sunset

(Sumber: @pergipedia)

Suasana dan pemandangan di Pantai Sepanjang akan terlihat semakin indah menjelang sore hari. Karenanya, jangan buru-buru pulang sebelum kamu menyaksikan panorama matahari terbenam Pantai Sepanjang. Pesona ini cocok bagi kamu yang ingin melepas penat dari kesibukan sehari-hari.

Jangan lupa siapkan kamera agar bisa mengabadikan seluruh fenomena matahari terbenam. Melihat sunset di Pantai Sepanjang dijamin akan membuat tubuh dan pikiranmu kembali fresh, sehingga kamu pun siap untuk melakukan aktivitas sehari-hari.

Membeli oleh-oleh penduduk lokal

(Sumber: @firmannpratama)

Sudah puas eksplor keindahan Pantai Sepanjang? Sebelum pulang, pastikan kamu membeli oleh-oleh untuk keluarga dan kerabat. Kamu bisa membeli oleh-oleh dari penduduk setempat yang tinggal di sekitar pantai. Di sini, kamu akan menemukan beragam kerajinan tangan berbahan dasar kerang.  

Kerang yang warga ambil saat laut surut telah diolah menjadi kerajinan tangan dengan berbagai bentuk, mulai dari kereta kencana, orang-orangan, jepitan rambut, hingga sebagai pajangan. Beberapa di antaranya juga dilukis sederhana menggunakan cat, amat unik untuk dijadikan cenderamata.

Kalau kondisi budget sedang tak memungkinkan untuk beli oleh-oleh, kamu bisa mengoleksi cangkang sendiri dengan mengambilnya di tepi pantai. Ambil beberapa buah cangkang, lalu masukkan ke kantong plastik untuk dibawa pulang. Sesampainya di rumah, belilah tembakau atau mint dan campurkan dengan alkohol.

Setelah direndam sehari semalam, gosok cangkang tersebut secara perlahan. Cara ini akan menghilangkan lapisan kapur pada cangkang sehingga yang tersisa hanya lapisan tengahnya saja. Cangkangmu pun akan terlihat lebih cerah dan siap dijadikan buah tangan yang unik.

Lokasi dan akses menuju Pantai Sepanjang

(Sumber: @amri3965)

Berlokasi di Desa Kemadang, Tanjungsari, Gunungkidul, Pantai Sepanjang berjarak sekitar 65 km dari pusat Kota Jogja. Kamu bisa menempuhnya dengan melakukan perjalanan sekitar 1,5 – 2 jam. Lebih tepatnya lagi, Pantai Sepanjang ini berjarak sekitar 1 km dari sebelah timur Pantai Kukup dan sebelah barat Pantai Drini.

Dari Jogja, kamu bisa melakukan perjalanan menuju Piyingan, lalu lanjut menuju daerah Patuk dan Sambipitu. Nantinya, kamu akan melewati Lanud TNI AU Gading, Siyono, Wonosari, Jalan Baron, dan Tanjungsari. Saat bertemu dengan pertigaan, berjalanlah ke arah kawasan Pantai Baron di sebelah timur, melewati pintu masuk Pantai Kukup, lalu sampai di Pantai Sepanjang.

Fasilitas di Pantai Sepanjang

(Sumber: Shutterstock)

Tak perlu khawatir dengan kenyamanan selama berlibur di Pantai Sepanjang karena fasilitas yang disediakan sudah cukup memadai. Tempat parkir kendaraan cukup luas, sehingga kamu bisa membawa sepeda motor atau mobil pribadi.

Dari tempat parkir kamu juga bisa langsung melihat deretan saung yang digunakan warga setempat untuk berjualan sekaligus tempat istirahat pengunjung. Di saung inilah kamu bisa mengisi perut apabila sudah waktunya untuk makan. Menu yang disajikan  cukup beragam, mulai dari mi instan hingga aneka seafood.

Pantai Sepanjang juga sudah dilengkapi banyak tempat sampah, sehingga kondisinya cukup bersih dan sangat alami. Tentunya ada pula berbagai fasilitas standar yang selalu ada di setiap pantai, seperti kamar mandi, toilet, dan tempat ibadah.

Tak ketinggalan, beberapa penginapan di sekitar Pantai Sepanjang pun tersedia bagi kamu yang berencana menginap. Siapkan budget khusus jika kamu berniat menghabiskan beberapa malam di Pantai Sepanjang, ya.

Harga tiket masuk Pantai Sepanjang

(Sumber: @_walkwithana_)

Sebelum menikmati keindahan Pantai Sepanjang, kamu harus terlebih dulu membayar tiket masuk sebesar Rp10.000 per orang. Harga tersebut belum termasuk biaya parkir kendaraan, yakni Rp2.000 untuk sepeda motor dan Rp5.000 untuk mobil. Ada pula harga tiket untuk kamu yang ingin menggunakan kamar mandi atau toilet di pantai, yaitu Rp2.000 untuk BAK serta BAB dan Rp5.000 untuk mandi.

Jadi, bagaimana menurutmu? Apakah Pantai Sepanjang memiliki kemiripan dengan Pantai Kuta di Bali? Daripada hanya membayangkannya, kamu bisa segera merencanakan liburan untuk eksplor keindahan Pantai Sepanjang dan membandingkannya sendiri. Panorama yang disuguhkan pasti tak kalah indah dari Pantai Kuta, Bali! Selamat berwisata bahari!

0 Shares
Share
Pin
Share
Tweet
+1