9 Kegiatan Menarik di Pantai Baron

9 Kegiatan Menarik di Pantai Baron

Yogyakarta adalah satu di antara banyak daerah Indonesia yang menjadi destinasi wisata favorit. Selain menawarkan pesona tradisional yang khas, Jogja juga menawarkan keindahan alam yang tak boleh dilewatkan. Salah satunya ada di kawasan Gunungkidul, di mana kamu bisa menemukan pantai, gua, air terjun, hingga tebing sekaligus. Di antara banyak pilihan tersebut, Pantai Baron menjadi objek yang cukup ramai dikunjungi wisatawan.

Tak seperti pantai lain, nama Pantai Baron justru tidak mengandung unsur Jawa. Pasalnya, Pantai Baron ditemukan oleh bangsawan Belanda, Baron Skeber saat mendaratkan kapalnya di pantai ini. Selain itu, Baron dikenal sebagai “bule sakti” karena pernah bertempur melawan Panembahan Senopati, pendiri Kerajaan Mataram. Pantai ini juga menjadi markas Belanda pada tahun 1930. Itulah sejarah di balik penamaan “Baron” untuk pantai ini.

Dengan sejarah unik serta pesona alam yang indah, Pantai Baron bisa coba kamu masukan ke daftar perjalanan selanjutnya. Lalu, apa saja yang bisa kamu lakukan selama di Pantai Baron? Yuk, simak ulasan berikut ini!

Pemandangan pantai yang tidak ada duanya

Sumber: @jogjaphotos)

Pantai Baron merupakan sebuah teluk berbentuk ‘U’ yang diapit oleh perbukitan karang berwarna hijau.  Meski pasir pantai yang dimiliki berwarna kecokelatan, air laut Pantai Baron masih sangat alami dengan warna biru kehijauan. Secara keseluruhan, pantai ini menawarkan pesona asri yang bisa kamu nikmati.

Selain itu, Pantai Baron juga memiliki karakter ombak yang berbeda dengan gugusan pantai lain di Gunungkidul. Di sini, kamu diperbolehkan untuk bermain air dan berenang karena ombak yang dihasilkan cukup bersahabat. Meski begitu, kamu tetap perlu berhati-hati dan tidak melampaui garis batas aman, ya!

Berenang di sungai bawah tanah

Satu lagi fenomena alam yang cukup langka di Pantai Baron adalah sungai bawah tanah. Sungai ini memiliki aliran air yang bersatu dengan air laut. Meski begitu, air sungai tersebut tetap memiliki rasa tawar. Selain melihat keunikannya, kamu juga bisa berenang di sungai yang berada di sisi barat pantai.

Tak hanya itu, sungai ini juga memiliki sebuah mitos. Konon, pasangan yang mengunjungi area sungai bawah tanah akan dipersatukan meski berasal dari golongan atau status yang berbeda. Nah, semakin tertarik untuk mengunjunginya, bukan?

Berburu foto di Goa Jomblang

(Sumber: Shutterstock)

Jika punya waktu lebih, cobalah untuk berkunjung ke Goa Jomblang, sekitar 1 jam perjalanan dari Pantai Baron. Biasanya, pengunjung datang untuk berburu foto saat cahaya matahari masuk ke gua. Cahaya yang masuk dan memantul ke berbagai sudut gua seolah menghasilkan pemandangan yang unik.

Saat menuju Goa Jamblang, wisatawan perlu melalui jalur yang cukup menantang. Nantinya, kamu akan ditarik ke bawah menggunakan sebuah tali. Meski begitu, kamu tak perlu khawatir karena semua peralatan yang digunakan sudah teruji aman. Untuk melihat pesona ini, pun pengunjung akan dikenakan biaya yang cukup mahal sekitar Rp450.000 per orang.

Lokasi Goa Jamblang memang cukup terpencil, sehingga diperlukan peta untuk mempermudah perjalananmu. Namun jika tak percaya diri, kamu bisa meminta tolong warga setempat untuk mengantar ke sana. Lalu, jangan lupa untuk berikan upah sebagai ucapan terima kasihmu.

Berkemah di bukit karang

Perbukitan karang yang mengapit pantai nyatanya bukan hanya pemanis semata, lho. Di bukit tersebut, kamu juga bisa mendirikan kemah untuk bermalam bersama rombongan. Suasana malam di sana tentu akan membuatmu takjub dengan pemandangan langit berbintang yang bebas polusi. Jika berniat untuk mengunjunginya, kamu harus waspada terhadap karang-karang di sana agar tidak terluka.

Memancing ikan dari atas bukit

Pantai Baron sejak dulu dikenal sebagai habitat ikan-ikan predator permukaan air, seperti ikan tenggiri, ikan kuwe gerong, dan ikan barakuda. Ada pula ikan-ikan penghuni karang seperti ikan kakap merah dan ikan kerapu. Karena itulah, kamu tak boleh meremehkan hasil tangkapan nelayan Pantai Baron.

Bagi pengunjung yang hobi memancing, kamu bisa mencoba peruntungan di kampung nelayan ini. Untuk menuju lokasinya, kamu perlu berjalan sekitar 15 menit menuju perbukitan setinggi 20 meter. Agar kegiatan memancingmu berhasil, gunakanlah senar dan mata kail yang kuat. Sedangkan untuk umpan, kamu bisa membelinya di sekitar Pantai Baron.

Mengunjungi Baron Techno Park

(Sumber: @yogjakarta)

Selain wisata alam, di Pantai Baron kamu juga bisa menemukan sebuah teknologi canggih. Ada Baron Techno Park, sebuah pembangkit listrik dan tenaga alam yang terletak di tebing sisi barat pantai. Di tempat ini, kamu bisa melihat berbagai peralatan seperti panel surya dan jam matahari.

Untuk mencapai Baron Techno Park, kamu bisa menuju jalur pertigaan menanjak yang berada di dekat pos retribusi pantai. Setelah itu, kamu cukup mengikuti jalur yang ada hingga sampai di lokasi. Untuk mengetahui lokasinya lebih jelas, kamu bisa bertanya pada penjaga pos retribusi di sana.

Berkunjung ke Mercusuar Tanjung Baron

Sumber: @iyoeees)

Di bukit karang sebelah timur pantai, kamu akan melihat sebuah menara putih setinggi 40 meter. Mercusuar Tanjung Baron yang dibangun pada tahun 2014 ini berfungsi sebagai pemandu kapal dan dioperasikan oleh Dirjen Perhubungan Laut. Meski masih aktif berfungsi dalam dunia pelayaran, mercusuar ini tetap dibuka untuk umum.

Kamu bisa naik ke mercusuar ini dengan membayar tiket seharga Rp5.000. Ada sembilan ruangan yang terhubung dengan tangga spiral yang cukup curam dan sempit. Untuk menghindari bahaya, kamu disarankan untuk melepas alas kaki karena kondisi tangga cukup licin. Selain melihat kondisi mercusuar, di puncak menara kamu juga bisa melihat panorama senja jika datang di waktu yang tepat.

Puncak Selfie Baron Hill

Sumber: @dahsyat_)

Bagi yang gemar selfie, jangan lewatkan untuk mengunjungi Puncak Selfie Baron Hill. Untuk menemukannya, kamu hanya perlu berjalan ke arah utara dari Mercusuar Tanjung Baron. Di puncak ini sudah tersedia beberapa spot foto unik, mulai dari papan berbentuk hati, sayap, dan masih banyak lagi. Selain berfoto dengan latar belakang unik, pesona Pantai Baron dari ketinggian pun akan menambah cantik hasil fotomu.

Menyantap hidangan laut di pinggir pantai

Satu lagi kegiatan yang tak boleh kamu lewatkan di Pantai Baron adalah menyantap hidangan laut di pesisir pantai. Ada banyak warung yang menyajikan kuliner seafood, mulai dari ikan bakar, kepiting, hingga udang. Ada pula hasil laut khas Pantai Baron, yaitu ikan windu, ikan kakap, ikan bawal putih, dan ikan tongkol. Kamu bebas memilih menu apapun yang disukai.

Selain menyantap langsung kuliner siap saji, kamu juga bisa membeli hasil laut segar untuk dibawa pulang. Di Pantai Baron, terdapat Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang akan menawarkanmu beragam hasil laut dengan harga yang cukup terjangkau.

***

Itu dia beberapa hal menarik yang bisa kamu lakukan saat berkunjung ke Pantai Baron. Jika datang di saat yang tepat, kamu bisa menyaksikan aliran sungai berubah arah dan membelah pasir pantai secara horizontal. Peristiwa tersebut biasanya terjadi 5 tahun sekali. Ada pula upacara sedekah laut setiap tanggal 1 Syura. Upacara ini dilakukan nelayan setempat sebagai ungkapan rasa syukur atas melimpahnya hasil laut.

Untuk menuju pantai ini, kamu perlu menempuh sekitar 2 jam berkendara dari pusat Kota Yogyakarta. Bagi pengunjung dengan kendaraan pribadi, kamu bisa menuju Wonosari dan mengikuti terus mengikuti petunjuk jalan yang tersedia. Selain itu, kamu juga bisa menggunakan bus umum arah Wonosari dari Terminal Giwangan. Setelah itu, dilanjutkan dengan bus ke arah Pantai Baron.

Untuk harga tiket, kamu perlu mengeluarkan uang sebesar Rp10.000. Tiket tersebut juga bisa digunakan sebagai akses masuk pantai lainnya, yaitu Pantai Sundak, Pantai Krakal, dan Pantai Kukup. Dengan biaya tersebut, kamu sudah bisa menikmati berbagai fasilitas berupa toilet umum, wahana bermain anak, toko cendera mata, tempat parkir, dan perahu mesin. Tersedia pula beberapa penginapan bagi wisatawan yang ingin bermalam.

Nah, sudah semakin tertarik untuk mengunjungi Pantai Baron? Ayo, segera rencanakan waktu yang tepat untuk berkunjung bersama orang terdekat! Agar daftar perjalananmu semakin matang, cobalah untuk menyimak berbagai info menari di Blog Traveloka. Selamat liburan!

1 Shares
Share1
Pin
Share
Tweet
+1