7 Aktivitas di Pantai Parangtritis yang Ramaikan Liburanmu

7 Aktivitas di Pantai Parangtritis yang Ramaikan Liburanmu

Pantai Parangtritis, Yogyakarta merupakan salah satu pantai di Indonesia yang menawarkan pesona bahari sekaligus wisata sejarah dan budaya. Kabarnya, nama “Parangtritis” diciptakan oleh Dipokusumo, pangeran dari Kerajaan Majapahit yang melarikan diri sampai ke pantai ini. Saat bersemadi, ia melihat tetesan air di sebuah batu karang. Karena itulah, kata “parang” yang berarti baru karang dan “tumaritis”atau “tritis” yang artinya tetesan air menjadi nama pantai ini.

Selain sejarah penamaan, pantai ini juga dikenal memiliki mitos yang masih dipercaya sampai sekarang. Konon, Pantai Parangtriris adalah gerbang masuk ke Kerajaan Nyi Roro Kidul atau Ratu Kidul. Karena itulah, penduduk setempat masih melakukan ritual Upacara Labuhan setiap tahunnya. Tujuan ritual ini tak lain untuk meminta keselamatan, ketenteraman, serta kesejahteraan keraton dan masyarakat Yogyakarta.

Bukannya mengurangi minat pengunjung, ritual tersebut justru menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan. Jika kamu tertarik, kamu bisa menyaksikan ritual ini setiap tanggal 1 Sura/Muharam. Biasanya para wisatawan tertarik untuk melihat puncak ritual “larung sesajen”, yaitu menghanyutkan sesajen ke dalam laut dengan diiringi doa.

Untuk sampai di Pantai Parangtritis, kamu perlu menempuh 1 jam berkendara dari pusat Kota Yogyakarta. Jika menggunakan kendaraan pribadi, kamu bisa melalui jalur Yogyakarta Kretek menuju Parangtritis. Ada pula jalur alternatif Imogiri Siluk yang bisa kamu lalui. Jika ingin menggunakan kendaraan umum, kamu bisa memilih bus tujuan Pantai Parangtritis dari Terminal Giwangan di Yogyakarta.

Pantai Parangtritis sendiri tidak memiliki jam operasional, sehingga bisa dikunjungi kapan pun kamu mau. Saat mengunjunginya, baik pengunjung lokal maupun asing perlu perlu membayar tiket masuk sebesar Rp5.000. Selain itu, kamu perlu bayar Rp5.000 untuk biaya parkir sepeda motor dan Rp20.000 untuk mobil.

Untuk kondisi ombak, Pantai Parangtritis memiliki ciri ombak yang cukup kencang. Karena itu, kamu tidak boleh berenang selama di sini. Tak perlu khawatir, masih ada banyak kegiatan lain yang bisa kamu lakukan selama di Pantai Parangtritis. Yuk, simak ulasan 7 kegiatan yang bisa kamu coba!

Berburu foto di pantai

(Sumber: wisataku.id)

Berburu foto tentu menjadi hal yang wajib dilakukan saat berlibur. Selain panorama matahari terbenam, masih ada banyak spot lain di Pantai Parangtritis yang bisa kamu jadikan objek foto. Misalnya Gumuk Pasir Parangkusumo yang merupakan satu-satunya bentang alam langka di Asia Tenggara. Selain menawarkan hamparan pasir yang luas, kamu pun bisa memotret aktivitas sandboarding di sana.

Jika ingin menangkap pesona matahari terbenam dari sudut berbeda, Tebing Gembirawati bisa menjadi lokasi yang tepat. Di sini, kamu pun bisa melihat reruntuhan Candi Gembirawati yang tak kalah cantik untuk dijadikan objek foto. Ada pula Queen of The South Beach Resort di sisi timur pantai, di mana kamu akan melihat panorama pantai dari ketinggian. Kamu perlu membayar Rp70.000 per orang untuk masuk ke kawasan ini.

(Sumber: @queenofthesouth_resort)

Jika belum puas berburu foto, kamu bisa ke Bukit Parang Endo yang menjadi lokasi kegiatan paralayang. Untuk mencapai puncak bukit ini, kamu perlu melakukan perjalanan yang cukup menantang. Namun, itu semua akan terbayar dengan pemandangan yang ditawarkan. Mulai dari garis Pantai Parangtritis hingga Pantai Depok bisa kamu saksikan di sini.

Berendam di pemandian air panas Parang Wedang

(Sumber: @jogjamylove)

Larangan berenang di pantai tentu tak akan jadi masalah jika kamu mengunjungi pemandian air panas Parang Wedang. Kamu hanya perlu bertanya warga sekitar untuk memastikan lokasinya yang masih berada di sekitar Pantai Parangtritis. Pemandian ini buka pukul 06:00 – 18:00, pengunjung juga akan dikenakan biaya masuk Rp4.000 per orang.

Sebelum dibuka untuk umum, pemandian ini hanya diperuntukkan bagi keluarga Keraton Yogyakarta. Pemandian yang memiliki tiga sumber air ini juga dipercaya dapat menyembuhkan berbagai penyakit, seperti penyakit kulit, rematik, hingga stroke.

Bermain layang-layang

(Sumber: backpacker.com)

Selama di Pantai Parangtritis, jangan heran jika kamu melihat banyak layang-layang di langit sepanjang pantai. Kencangnya angin laut dan lanskap pantai yang cukup luas membuat kawasan ini cocok dijadikan lokasi bermain layang-layang. Tak hanya itu, pantai ini juga kerap menjadi salah satu tuan rumah festival layang-layang daerah hingga tingkat nasional. Salah satunya, festival bertajuk “Bantul Kite Festival 2017” yang telah digelar pada Juli 2017.

Berkuda menyusuri pantai

(Sumber: Shutterstock)

Berkuda di pantai? Kegiatan tersebut tentu cukup unik untuk dilakukan. Pasalnya, kamu hanya bisa melakukan aktivitas ini di Pantai Parangtritis. Selain menyusuri garis pantai, kamu juga bisa berkuda menuju tebing karang. Untuk menyewanya, kamu perlu mengeluarkan biaya sebesar Rp20.000. Kamu pun tak perlu khawatir akan bahaya, karena ada pemandu yang akan menemani.

Menyewa ATV

(Sumber: Shutterstock)

Jika ingin mencoba aktivitas yang lebih modern, maka ATV bisa menjadi pilihan yang tepat. Kamu bisa menyusuri pantai lebih cepat dan puas dengan membayar sewa ATV sebesar Rp50.000 untuk 15 menit pemakaian. Jika berkesempatan menikmatinya, gunakalah kacamata hitam selama berjelajah, dengan begitu mata akan terlindungi dari sinar matahari dan debu pasir pantai.

Bermain paralayang

(Sumber: Shutterstock)

Ada pula kegiatan yang dapat memacu adrenalin seperti paralayang. Mulanya, kegiatan ini hanya dilakukan para profesional dari komunitas paralayang Jogja. Namun saat ini, kamu bisa ikut mencobanya! Dengan membayar harga tiket sekitar Rp200.000 – Rp300.000, kamu sudah bisa terbang dengan dipandu pilot yang andal.

Cobalah untuk datang di bulan Maret hingga Desember, karena suasana pantai sedang amat indah dengan angin yang mendukung. Dengan aktivitas ini, kamu tentu berkesempatan untuk melihat Pantai Parangtritis dari sudut yang paling sempurna.

Menikmati santapan di tepi pantai

(Sumber: 3.bp.blogspot.com)

Selagi menikmati debur ombak dan melihat pesona matahari terbenam, kamu bisa membeli berbagai macam kuliner yang tersedia. Salah satunya, jagung bakar seharga Rp15.000 – Rp20.000 yang dijual di sepanjang pantai. Jangan lewatkan pula kenikmatan kelapa di pantai ini.  

Jika ingin santapan yang lebih mengenyangkan, kamu bisa mampir ke restoran pesisir pantai. Ada pula menu khas Pantai Parangtritis yang bisa kamu coba, seperti undur-undur laut goreng seharga Rp10.000 atau keripik jengking (binatang kecil yang hidup di pantai berpasir) yang dapat ditemui di sepanjang pantai. Dengan harga Rp10.000, kamu sudah bisa mencicipi beberapa bungkus keripik jengking.

Beberapa aktivitas itulah yang bisa membuat kunjunganmu ke Pantai Parangtritis semakin menyenangkan. Sebagai salah satu wisata populer di Yogyakarta, pantai ini juga sudah dilengkapi beragam fasilitas berupa area parkir, toiler, masjid, restoran hingga kios oleh-oleh. Dengan begitu, pengunjung tak akan repot mencari kebutuhan sendiri.

Jika waktu satu hari dirasa kurang, kamu bisa melanjutkan eksplorasi dengan beristirahat lebih dulu di penginapan sekitar. Salah satunya terdapat hotel mewah, Queen of The South Beach Resort yang berada tepat di pesisir pantai. Di samping itu, tersedia pula berbagai penginapan murah yang bisa dijadikan pilihan.

Jika waktumu cukup leluasa, sebaiknya jangan berkunjung saat hari libur atau hari nasional. Pasalnya, Pantai Parangtritis akan sangat ramai pengunjung di momen tersebut. Karenanya, kamu akan lebih menikmati suasana pantai jika datang di waktu yang tepat. Selain itu, ada pula imbauan untuk tidak menggunakan pakaian berwarna hijau. Hal itu karena mengingat mitos bahwa hijau adalah warna favorit dari Ratu Kidul.

Di balik mitos dan legenda yang ada, Pantai Parangtritis tetap menjadi salah satu destinasi kebanggaan Indonesia. Karena itulah, pantai ini patut dimasukkan ke dalam rencana liburanmu. Lengkapi pula pengetahuan dunia traveling Indonesia maupun mancanegara melalui Blog Traveloka!

0 Shares
Share
Pin
Share
Tweet
+1