15 Tempat Wisata di Kulon Progo Untuk Pencinta Alam

Traveloka
By Traveloka 21 September 2017
Reading Time: 5 minutes

Pelesiran ke Jogja jangan dihabiskan untuk mengunjungi pusat kota atau tempat oleh-oleh saja. Ada salah satu kabupaten di sebelah barat Yogyakarta yang semakin dikenal karena memiliki banyak wisata alam. Kulon Progo bisa kamu kunjungi dengan menempuh jarak sekitar 29 km berkendara dari pusat Kota Jogja. Terdapat 15 tempat wisata di Kulon Progo yang cocok untuk para pencinta alam. Berikut ulasannya:

Desa Nglingo

Desa Nglingo

Desa Nglingo (Sumber: Shutterstock)

Desa yang terletak di atas perbukitan Menoreh ini dikenal sebagai desa wisata favorit. Dengan ketinggian sekitar 1.000 mdpl, desa ini tak hanya menawarkan udara segar saja. Desa Nglingo juga menyuguhkan panorama yang memanjakan mata.

Pemandangan hijau hutan pinus, hamparan kebun teh Samigaluh, serta keberadaan air terjun tersembunyi bernama Curug Watu Jonggol di desa ini pun dijamin akan melepaskan stres di pikiranmu. Untuk menuju desa wisata ini, kamu harus menempuh perjalanan sekitar 2 jam berkendara dari Jogja.

Bukit Isis

Ngisis dulu di #bukitisis#bukitisisnglinggo#traveling#holiday

A post shared by *NAS* (@nadillaayushafira) on

Selain menjadi desa wisata, Nglingo juga dikenal dengan julukan “Negeri di Atas Awan” karena memiliki Bukit Isis sebagai spot terbaik untuk menikmati pemandangan matahari terbit yang muncul di antara perbukitan Menoreh dan beberapa gunung di sekitarnya. Dinamakan “Isis” karena dalam bahasa Jawa, kata tersebut memiliki arti “angin sepoi-sepoi”. Tempat ini cocok untuk bersantai bersama teman-teman.

Di Bukit Isis, kamu bisa berfoto dengan latar belakang alam menakjubkan Caranya, kamu hanya perlu berdiri di atas dermaga kayu yang dipasang di tebing. Selain berfoto, tempat wisata ini pun menyediakan gardu pandang (spot berfoto) dan rumah pohon yang bisa kamu gunakan untuk menikmati keindahan pemandangan Kulon Progo dari ketinggian.

Gunung Kukusan

Selamat siang sobat Jogjaku 🙋 Ada yang sudah pernah kesini belum gaes? Mimin mau test lagi pengetahuan kalian, lokasi Gunung Kukusan ini sebenarnya ada di Kabupaten mana hayoo? 😁 . 📷 photo by @erick_effendi ➖ #jogjaku #gunungkukusan #jawatengah

A post shared by INSTAGRAM JOGJAKU (@jogjaku) on

Selain mengejar matahari terbit di Bukit Isis, kamu juga bisa melihat pemandangan pagi di Gunung Kukusan yang berada dekat dari Desa Nglingo, tepatnya di perbatasan Kulon Progo dan Magelang.

Gunung Kukusan memiliki dua puncak, yakni Dempok dan Kendeng. Kamu bisa menikmati pemandangan sunrise dari kedua puncak itu dengan berjalan kaki sekitar 15 menit dari titik awal pendakian. Sesampainya di puncak, kamu bisa menyaksikan matahari terbit sambil menikmati minuman hangat dan camilan yang dijual di warung-warung milik warga lokal.

Air Terjun Kembang Soka

Air Terjun Kembang Soka

Air Terjun Kembang Soka (Sumber: Shutterstock)

Air terjun yang dibuka untuk umum sejak tahun 2015 ini banyak dikunjungi wisatawan karena pesona yang dimilikinya. Air Terjun Kembang Soka berada di Desa Jatimulyo, sekitar 13 km dari Kabupaten Kulon Progo. Kamu bisa bermain air, sekaligus menyaksikan keindahan air yang mengalir melalui tebing, lalu menembus bunga-bunga angsoka yang cantik di air terjun ini.

Kompleks air terjun Giriloyo

A post shared by TofikR Nafiud (@tofikrozaq) on

Bagi kamu yang hobi berenang di alam bebas, Kulon Progo memiliki beberapa air terjun terbaik. Di kawasan Desa Giriloyo, terdapat empat air terjun yang lokasinya berdekatan. Kamu bisa mulai trekking sekitar 1 jam untuk sampai di air terjun pertama atau yang paling dekat, yaitu Curug Gelimpang. Curug ini terlihat seperti tangga karena memiliki bentuk bertingkat-tingkat.

Selanjutnya, kamu harus menembus semak belukar dan jalanan menanjak untuk sampai air terjun kedua, yaitu Kedung Ratmi. Curug ini memiliki kolam dengan air berwarna biru cerah. Dari sini, kamu bisa melanjutkan perjalanan ke air terjun ketiga bernama Kedung Bendo. Air terjun ini memiliki kolam luas yang cocok untuk berenang.

Jika masih sanggup trekking, kamu bisa mengunjungi air terjun keempat atau yang paling jauh, yaitu Curug Gandu. Merupakan yang terbesar di antara air terjun lainnya membuat Curug Gandu banyak dikunjungi wisatawan, meskipun lokasinya jauh. Sebaiknya kamu mengunjungi kompleks air terjun Giriloyo dalam waktu sehari agar bisa menikmati alam lebih puas tanpa terburu-buru.

Wisata Kalibiru

Wisata Kalibiru (Sumber: Shutterstock)

Dari ketinggian 450 meter di salah satu sisi perbukitan Menoreh, tepatnya di Hargowilis, terdapat sebuah hutan wisata bernama Kalibiru. Tempat ini menawarkan berbagai aktivitas outdoor yang menarik untuk para pengunjung.

Salah satu kegiatan alam yang sering dilakukan wisatawan adalah menaiki tangga kayu yang terpasang di pohon menuju gardu pandang. Dari spot ini, kamu bisa melihat pemandangan alam yang indah sambil berfoto dengan latar belakang Waduk Sermo.

Waduk Sermo

Waduk Sermo

Waduk Sermo (Sumber: Shutterstock)

Setelah puas memandangi Waduk Sermo dari ketinggian, kini saatnya untuk melihat waduk ini dari dekat. Awalnya, danau buatan ini dibangun sebagai penampungan air bersih bagi penduduk Kulon Progo dan Wates. Namun, letaknya yang dikelilingi area hutan dan perbukitan yang asri membuat Waduk Sermo banyak dikunjungi banyak wisatawan lokal maupun luar daerah.

Waktu terbaik untuk mengunjungi tempat ini adalah saat sore hari. Kamu bisa berfoto dengan latar belakang pemandangan matahari terbenam atau sekadar menikmati senja dengan suasana yang tenang di pinggir waduk. Untuk ke sini, kamu harus menempuh jarak sekitar 10 km dari Kabupaten Kulon Progo.

Gunung Ijo

kulonprogo itu pemandangan nya indah2 broo… 😍 . . #gunungijo #kokap #jalan2terus #hunting #landscape #fotografia #explorekulonprogo #visitkulonprogo #wisatakulonprogo #kulonprogonesia #kulonprogo #jogjabanget #jogjaku #infojogja #lensajogja #jogjamedia #parapejalan #detailjogja #seputarjogja #berandajogja #wisatajogja #zonafotografi #lensakeindahan #explorebumi #exploreindonesia #backpackerindonesia #indodestination #indonesia_traveler #travelerindonesia

A post shared by ardha ragil (@ardharagil) on

Bagi yang suka melihat pemandangan hutan dan pepohonan rindang dari ketinggian, kamu harus Gunung  Ijo, yang merupakan puncak Bukit Menoreh. Dari gunung yang terletak di perbatasan Kulon Progo dan Purworejo ini, kamu bisa melihat lanskap hutan, Waduk Sermo, dan beberapa gunung ternama di Jawa, seperti Gunung Merapi, Merbabu, dan Gunung Sumbing. Jika cuaca sedang cerah, kamu pun bisa melihat Gunung Sindoro dari kejauhan.

Untuk menuju lokasi ini, kamu bisa menempuh perjalanan dari Waduk Sermo selama sekitar 1 jam dengan motor. Setelah tiba di tempat parkir, kamu harus melanjutkan perjalanan ke puncak dengan cara trekking. Pastikan kamu memakai sepatu anti licin karena jalan yang akan dilalui masih belum begitu mulus.

Air Terjun Sidoharjo

Samigaluh🍃

A post shared by yadianta (@adii1914) on

Air terjun yang terletak di daerah Samigaluh ini terbilang unik karena airnya hanya mengalir musim hujan. Di saat pertengahan musim hujan, air mengalir semakin deras, sehingga menciptakan panorama alam yang indah. Air Terjun Sidoharjo jatuh melalui tebing hijau dengan ketinggian 75 meter. Air terjun ini disebut-sebut sebagai yang tertinggi di Yogyakarta.

Kedung Pedut

Kedung Pedut

Kedung Pedut (Sumber: Wikimedia)

Tempat wisata alam lainnya yang bisa kamu kunjungi adalah Kedung Pedut, air terjun yang berada di daerah Girimulyo. Meski lokasinya agak terpencil, air terjun ini menawarkan pemandangan alam yang unik. Air yang mengalir memiliki dua warna berbeda, yaitu putih dan biru kehijauan.

Tak hanya bisa memandangi keindahan alam, kamu pun bisa berenang di kolam yang berada tepat di bawah pancuran air terjun. Jika berniat ke tempat ini, kamu harus datang saat cuaca cerah agar bisa menikmati keindahan air terjun dengan maksimal.

Curug Grojogan Sewu

A post shared by Ghama27 (@ghama27) on

Air terjun bernama Grojogan Sewu tak hanya ada di Tawangmangu, Jawa Tengah. Kulon Progo juga memiliki air terjun dengan nama serupa yang tak kalah indah. Air terjun ini diberi nama “Grojogan Sewu” yang bermakna “pancuran seribu” karena air yang jatuh dari pancuran terlihat seperti ribuan benang. Di sini, kamu bisa berenang atau sekadar bermain air sambil menikmati keindahan alam. Curug ini cukup unik karena airnya tidak pernah keruh, meskipun sedang musim hujan.

Rafting Sungai Progo

Edisi dolanan banyu maning 😂 . . #LONGONG_ADVENTURE #rafting #sungaiprogo #raftingmagelang

A post shared by Heri Kiswanto (@hery_anam507) on

Ingin berlibur di alam dengan cara menantang? Kamu bisa mencoba arung jeram yang ada di Sungai Progo. Ada banyak pilihan paket yang bisa kamu pilih dan pesan dari para penyedia jasa wisata di internet. Kamu bisa menghubungi mereka langsung dan memesan tanggal. Rafting di Sungai Progo dijamin akan membuat momen liburan kamu berkesan.

Puncak Widosari

. Betapa kecilnya kita di dunia ini tp mengapa kita masih saja merasa sombong? . You jump, I jump *titanic . Foto by @dwiyogarya . #puncakwidosari #jogjaku #eksplorejogja #wonderfuljogja

A post shared by K. Vembrianto (@k.vembri) on

Menyaksikan pemandangan bukit dan hutan dari ketinggian selalu disenangi wisatawan. Puncak Widosari yang berada di kawasan Samigaluh ini menawarkan aktivitas tersebut. Dari ketinggian tebing, kamu bisa memandangi keindahan hutan dan perkebunan luas di perbukitan Menoreh yang asri. Waktu terbaik untuk mengunjungi tempat ini adalah saat pagi hari karena udaranya lebih segar dibanding siang atau sore hari.

Pantai Glagah

Pantai Glagah

Pantai Glagah

Jika ingin menikmati wisata air, kamu harus mengunjungi Pantai Glagah. Pantai ini bisa ditempuh sekitar 36 menit dari Kabupaten Kulon Progo. Setibanya di pantai ini, kamu akan melihat deretan tetrapod (struktur kaki pemecah ombak) yang disapu oleh ombak besar Samudera Hindia.

Di sini, biasanya penduduk dan wisatawan akan memancing ikan-ikan yang segar. Selain itu, kamu juga bisa mengunjungi laguna Pantai Glagah dan mencoba berbagai wahana air. Kamu bisa menyewa perahu bebek atau sampan milik nelayan untuk berkeliling di laguna ini.

Pantai Bugel

#pantaibugel

A post shared by KARIM (@karim_hikaru) on

Pantai Bugel berada tidak jauh dari Pantai Glagah. Sebenarnya, pantai ini lebih dikenal warga setempat sebagai pelelangan ikan. Namun, deretan pohon cemara laut yang lebat membuat Pantai Bugel dikenal dan dikunjungi banyak wisatawan. Bagi yang ingin menikmati suasana sunyi sambil memandangi keindahan pantai, kamu wajib ke sini. Selagi menikmati alam, kamu pun bisa berfoto di bibir pantai atau hutan cemara.

***

Meski belum begitu populer seperti Jogja, ternyata Kulon Progo juga memiliki banyak tempat wisata yang bisa dikunjungi wisatawan, terutama para pencinta alam. Oleh karena itu, kabupaten ini bisa dijadikan sebagai alternatif destinasi wisata saat pelesiran ke Yogyakarta. Bagikan tulisan ini ke teman-temanmu dan ajak mereka eksplor Kulon Progo bareng! Pastikan juga kamu selalu cek informasi terbaru seputar tempat wisata lainnya di Blog Traveloka!

Tulis komentarmu di sini: