12 Tempat Makan Enak di Jogja untuk Wisata Kuliner Memuaskan

12 Tempat Makan Enak di Jogja untuk Wisata Kuliner Memuaskan

Selain wisata budaya dan alam, Jogja juga dikenal memiliki beragam kuliner yang khas. Kamu bisa menemukan banyak angkringan dan penjaja gudeg di setiap sudut kota. Belum lagi berbagai restoran dan kafe yang turut menawarkan menu lezat dan membuat siapa saja ketagihan.

Jika dalam waktu dekat ini kamu berkunjung, cobalah meluangkan waktu untuk berwisata kuliner ke 12 tempat makan enak di Jogja berikut ini:

The Manglung Café

(Sumber: @themanglung)

Salah satu keistimewaan tempat makan ini terletak pada lokasinya, yakni di dataran tinggi Gunung Kidul, tepatnya di Jalan Ngoro Ngoro Ombo No 16, Patuk. Dari ketinggian The Manglung Café, kamu bisa melihat indahnya pemandangan Kota Yogyakarta. Pancaran lampu-lampu kota pun akan membuat suasana di malam hari semakin romantis.

The Manglung Café berkonsep outdoor dengan dominasi kayu antik. Ada pula spot khusus dari rantai dedaunan berbentuk hati yang kerap dijadikan tempat untuk berfoto. Setiap harinya, The Manglung Café buka pukul 12:00 – 22:00. Khusus hari Minggu dan hari libur, tempat makan di Jogja ini buka lebih awal pada pukul 11:00.

Berbagai makanan dan minuman hangat siap disajikan untuk menemani kamu selagi menikmati pemandangan khas dataran tinggi. Bakmi dan nasi goreng adalah menu andalan The Manglung Café. Ada pula menu makanan ringan yang bisa dicoba, yaitu tahu kemul, sandwich, dan masih banyak lagi.

Warung Sawah Gondang Legi

 

(Sumber: @vincent.hutama)

Bagi yang mengunjungi kawasan Sleman, kamu bisa mampir ke Warung Sawah Gondang Legi di Jalan Gito Gati, Dusun Gondanglegi, Ngaglik. Berada di tengah persawahan, tempat makan di Jogja ini memiliki suasana asri khas pedesaan dengan pemandangan alam yang menyejukkan mata.

Bangunannya pun kental akan nuansa tradisional yang didominasi oleh ornamen kayu. Menu andalan Warung Sawah Gondang Legi yang terkenal cukup lezat adalah sate lilit, bebek krispi, dan sambal kecombrang. Tak ketinggalan, tropical salad segar yang cocok dinikmati sebagai hidangan pencuci mulut.

House of Raminten

(Sumber: @houseoframinten)

Jika ingin mencicipi beragam kuliner khas Jogja dalam satu lokasi, House of Raminten adalah tempat yang wajib kamu tuju. Seluruh menu yang ditawarkan merupakan masakan khas Jogja, seperti gudeg, nasi kucing, sate lilit, dan wedang serai.

Restoran di Jalan FM Noto No 7, Kotabaru ini memiliki bangunan yang kental akan arsitektur khas Jawa. Setiap stafnya mengenakan pakaian tradisional berupa kemben Jawa (pakaian khusus wanita untuk menutupi tubuhnya). Selama menikmati hidangan di House of Raminten, para tamu bisa menikmati gending atau lagu Jawa yang akan memperkuat suasana tradisional Jogja.

Sate Klathak Pak Bari

(Sumber: @dessey)

Sebagian besar dari kamu pasti cukup familier dengan tempat makan enak di Jogja yang satu ini. Sate Klathak Pak Bari merupakan salah satu destinasi kuliner yang dikunjungi Cinta dan Rangga dalam film Ada Apa dengan Cinta 2. Hal inilah yang membuat Sate Klathak Pak Bari semakin populer.

Berbeda dari sate pada umumnya yang ditusuk dengan lidi, Sate Klathak Pak Bari justru ditusuk menggunakan ruji besi. Alasannya karena ruji besi mampu menghantar panas dengan baik, sehingga ketika dibakar daging bisa lebih cepat matang. Teknik ini pun diketahui mampu meratakan tingkat kematangan dengan sempurna.

Dengan harga Rp20.000, kamu bisa menikmati satu porsi sate klathak yang terdiri dari dua tusuk sate dan sepiring nasi. Ada pula menu gulai yang bisa kamu coba untuk menambah kelezatan hidangan sate. Ingin segera mencobanya? Langsung saja datang ke Pasar Jejeran di Jalan Imogiri Timur, Wonokromo, Bantul.

Bakmi Pak Pele

(Sumber: @jogjafoodhunter)

Di Jogja, ada banyak penjual bakmi jawa yang bisa kamu temukan. Salah satu yang paling enak dan terkenal adalah Bakmi Pak Pele. Hal yang membedakan Bakmi Pak Pele dari kebanyakan bakmi lainnya adalah penggunaan telur bebek yang akan membuat rasa bakmi lebih gurih.

Bakmi Jawa biasanya dimasak dengan campuran bakmi kuning dan bihun, tapi di sini kamu bisa memilih mau menggunakan bakmi kuning atau bihun saja. Ada tiga cara memasak bakmi yang bisa kamu pilih, yakni bakmi goreng, bakmi godog (rebus), dan bakmi nyemek (tumis). Selain bakmi, ada pula menu nasi goreng dan magelangan (nasi goreng yang dicampur bakmi).

Setiap hari, Bakmi Pak Pele buka pukul 17:30 sampai dagangannya habis. Karena itulah, kamu harus segera datang jika tidak ingin kehabisan. Lokasinya berada di pojok timur bagian selatan Alun-alun Utara Yogyakarta, tepatnya di depan SD Keputran.

Jejamuran

(Sumber: @rakhmadhani_djau)

Sesuai namanya, Jejamuran merupakan rumah makan yang menyajikan berbagai masakan berbahan dasar jamur. Bagi yang baru pertama kali berkunjung, kamu bisa memesan beberapa menu favoritnya, seperti jamur tumis pedas, sate jamur, puyonghai jamur, dan telur dadar jamur. Ada pula soda gembira yang menjadi salah satu minuman andalan tempat makan di Jogja yang satu ini.

Tak hanya itu, Jejamuran juga berada satu lokasi dengan perkebunan jamur yang bisa kamu kunjungi. Jika tertarik makan di Jejamuran, kamu bisa datang ke Jalan Pramuka No 53, Pandowoharjo, Sleman. Setiap harinya, Jejamuran buka mulai pukul 09:00 21:00.

Angkringan KR

(Sumber: @mizzvennii)

Kurang lengkap rasanya berwisata kuliner di Jogja kalau belum makan di angkringan. Di setiap sudut kota, kamu bisa menemukan angkringan dengan mudah. Tapi, kalau ingin makan di angkringan dengan banyak menu, tempat yang nyaman, dan harga terjangkau kamu wajib datang ke Angkringan KR di Jalan P. Mangkubumi, Gowongan, Jetis.

Tempat makan enak di Jogja yang satu ini menyediakan berbagai menu khas angkringan yang cukup lengkap, seperti sate usus, sate hati, sate telur puyuh, aneka gorengan, dan berbagai macam nasi. Angkringan KR juga kerap digunakan sebagai tempat berkumpul mahasiswa atau komunitas Jogja. Setiap harinya, angkringan yang berada di depan kantor surat kabar harian Kedaulatan Rakyat (KR) ini buka pukul 17:00 01:00.

Restoran Bukit Indah

(Sumber: @r_dhanee)

Satu lagi tempat makan enak di Jogja yang memungkinkan kamu untuk menikmati pemandangan kota dari ketinggian adalah Restoran Bukit Indah. Berlokasi di Jalan Rejowinangun No 13, Kotagede, restoran ini terletak di ketinggian 150 mdpl. Bisa kamu bayangkan indahnya pemandangan di sekitar, bukan?

Lokasi restoran ini juga kerap disebut sebagai Bukit Bintang. Pasalnya, di malam hari kamu akan melihat pancaran lampu-lampu Kota Jogja yang tampak seperti kerlip bintang. Konsep outdoor yang dibangun pun akan membuat suasana makan semakin nyaman.

Menu yang disajikan cukup beragam, seperti olahan udang, gurami, kakap, dan tuna. Tersedia pula menu tradisional yang bisa kamu coba, mulai dari bakmi goreng, ayam goreng, ayam bakar, pecel lele, hingga nasi merah. Jika tak ingin menyantap makanan berat, menu camilan seperti roti bakar, jagung bakar, dan kentang goreng bisa kamu jadikan pilihan.

Ayam Geprek Bu Rum

(Sumber: @seara3112)

Saat ini, kuliner ayam geprek cukup populer di Indonesia. Sudah banyak penjual ayam geprek yang bisa kamu temukan di berbagai kota. Tapi tahukah kamu jika sebenarnya ayam geprek merupakan kuliner khas Jogja?

Salah satu yang paling enak adalah Ayam Geprek Bu Rum di jalan Wulung Lor, Papringan, Depok. Hampir setiap hari, tempat makan enak di Jogja ini ramai oleh pengunjung, khususnya kalangan mahasiswa. Maklum, harga yang ditawarkan sangat terjangkau, yaitu Rp10.000 Rp15.000 saja.

Satu porsi Ayam Geprek Bu Rum terdiri dari ayam crispy yang digeprek (diuleg) dengan cabai rawit dan nasi putih. Kamu bisa memilih sendiri jumlah cabai rawit yang diinginkan. Namun untuk permintaan cabai di atas sepuluh, akan dikenakan biaya tambahan sebesar Rp5.000 setiap kelipatan lima cabai.

Oseng-oseng Mercon Bu Narti

(Sumber: @foodloverhunter)

Jangan langsung membayangkan petasan yang biasanya dinyalakan saat tahun baru, ya! Dalam hal ini, mercon merujuk pada rasa pedas yang dihasilkan dari masakan oseng-oseng. Nah, Oseng-oseng Mercon Bu Narti terbuat dari aneka bahan seperti kikil, kulit, tulang muda, dan gajih yang dicampur dengan cabai rawit. Sebagai pendamping, tersedia pula menu babat, rempelo, bebek, lele, dan burung dara.

Jadi, bagi pencinta masakan pedas kamu wajib mencicipi Oseng-oseng Mercon Bu Narti yang berlokasi di Jalan KH Ahmad Dahlan, Gang Purwodiningratan. Setiap harinya, tempat makan ini buka pukul 17:00 23:00.

Nasi Goreng Kambing Kridosono

(Sumber: say.jimmy)

Tempat Nasi Goreng Kambing Kridosono memang hanya berupa tenda kaki lima, namun rasa masakan yang ditawarkan sekelas menu restoran bintang 5. Potongan daging kambingnya tidak terasa amis sehingga berpadu nikmat dengan nasi goreng. Penggemar nasi goreng pasti akan cocok dengan Nasi Goreng Kambing Kridosono ini.

Penasaran ingin mencoba rasanya? Nasi Goreng Kambing Kridosno berlokasi di dekat Stadion Kridosono, tepatnya di Jalan Yos Sudarso, Kotabaru, Gondokusuman. Kamu bisa datang setiap hari pukul 17:00 – 24:00.

Gudeg Pawon

(Sumber: @hasan.pradana)

Membahas tentang tempat makan enak di Jogja tak akan lengkap tanpa menyebut gudeg. Dari sekian banyak penjual gudeg yang ada di Jogja, Gudeg Pawon merupakan salah satu yang paling enak. Disebut Gudeg Pawon karena pembeli harus memesan dan mengambil sendiri di pawon (dapur).

Walau baru buka pukul 22:00, Gudeg Pawon selalu ramai oleh antrean pembeli. Beberapa orang bahkan rela datang sebelum jam buka untuk menghindari antrean panjang. Langsung saja datang ke Jalan Janturan UH/IV No 36, Warungboto, Umbulharjo untuk merasakan sendiri kelezatan Gudeg Pawon.

***

Sudah tak sabar untuk menikmati kuliner khas Jogja? Yuk, segera rencanakan liburan dan kunjungi tempat makan di Jogja di atas! Agar liburan dan wisata kuliner di Jogja semakin seru, ajak juga teman-teman atau keluargamu. Dengan begitu, kamu bisa mencoba banyak menu tanpa harus merasa terlalu kenyang.

Baca juga  Traveloka Hotel Awards 2017: Hotel-Hotel Terbaik di Yogyakarta
3 Shares
Share3
Pin
Share
Tweet
+1