Tips Liburan Seru ke Jepang Ala Backpacker

Tips Liburan Seru ke Jepang Ala Backpacker

Jepang adalah salah satu destinasi liburan impian banyak orang. Hal ini dibuktikan oleh posisi Jepang yang berada pada lima teratas The World Tourism Ranking di Asia Pasifik. Namun, rencana banyak orang untuk berlibur ke sana sering kali terhambat karena urusan bujet. Bahkan di tahun 2017, Tokyo, Ibu Kota Jepang berada di posisi ke empat The Most Expensive City versi majalah Forbes.

Meski begitu, bukan berarti kamu tak bisa mengakalinya. Kamu tetap bisa menekan anggaran saat liburan ke Jepang dengan cara berlibur ala backpacker. Berikut beberapa tips yang perlu kamu perhatikan agar petualangan backpacking selama di Jepang berjalan nyaman dan lancar:

Berangkat liburan saat musim dingin

(Sumber: Shutterstock)

Jika ingin mendapatkan penawaran termurah tiket pesawat ke Jepang, pilihlah keberangkatan pada waktu low season, saat destinasi wisata sepi pengunjung. Dari empat musim yang ada, low season Jepang terjadi pada musim dingin atau sekitar bulan Desember hingga Februari.

Saat musim dingin, suhu udara di Jepang berada pada kisaran 10 derajat celcius. Namun jangan khawatir, kamu akan tetap mendapat pengalaman terbaik saat di Jepang. Terlebih bagi wisatawan negara tropis, musim salju menjadi kesempatan tepat untuk merasakan sensasi bermain ski di Hokkaido atau menikmati indahnya pemandangan Gunung Fuji bersalju.

Untuk menghindari hiportemia saat musim dingin, pastikan kamu membawa Long John atau baju dalaman hangat. Jika masih terasa dingin, memakai double Long John plus sweater yang dipadukan dengan celana panjang akan menjadi pilihan tepat untuk memberikan rasa hangat dan tetap trendi. Jangan lupa untuk membawa topi dan sarung tangan untuk menjaga jari-jarimu tetap hangat.

Pilihan penginapan hemat di Jepang

Tidak sulit untuk mencari penginapan hemat di Jepang.  Beberapa pilihan ini dapat disesuaikan berdasarkan bujet liburan yang kamu miliki. Meskipun tidak menginap di hotel berbintang, beberapa tempat di bawah ini tetap akan membuat tidur kamu nyenyak!

1. Backpacker hostel

(Sumber: Shutterstock)

Menginap di hostel atau guesthouse dapat menjadi solusi terbaik untuk berlibur ala backpacker. Banyak hostel untuk backpacker yang tersebar hampir di seluruh kota-kota di Jepang. Umumnya, mereka memasang tarif per malam sebesar ¥2.400 ¥3.000 atau sekitar Rp300.000 per orang.

Salah satu hostel rekomendasi yang bisa kamu singgahi adalah Yadoya Guest House yang berlokasi di Nakano-ku, Tokyo. Yadoya Guest House menjadi rujukan bagi turis mancanegara karena terkenal dengan tarif terjangkau, yaitu ¥2.300 per malam. Meskipun tergolong murah, fasilitas yang diberikan sudah cukup lengkap. Fasilitas hostel meliputi kamar mandi, dapur, serta WiFi dan PC yang berada di lobi guest house.

2. Urban camping di taman kota

(Sumber: Shutterstock)

Salah satu keseruan saat liburan ala backpacker ke Jepang adalah kamu diperbolehkan untuk urban camping di tempat-tempat umum seperti taman kota, stasiun, atau bahkan di bangku-bangku yang ada di tepi jalan. Selain gratis, menginap di tempat-tempat tersebut juga terjamin kebersihan dan keamanannya. Untuk melakukannya, kamu perlu menunggu hingga seluruh stasiun kereta berhenti beroperasi terlebih dahulu, yaitu sekitar pukul 24:00.

3. Menginap di warnet

(Sumber: Shutterstock)

Apakah nyaman menginap di warnet? Kalau di Jepang, jawabannya “ya”. Bahkan, beberapa warnet di sana menyediakan fasilitas bagi para backpacker untuk menginap. Umumnya, warnet-warnet di Jepang menyediakan ruangan untuk orang yang ingin mengambil “Night Pack”. Harga sewanya berkisar ¥1.500 ¥2.000 untuk bermalam selama 6 8 jam. Lebih murah jika dibandingkan menyewa kamar di hostel atau guesthouse, bukan?

Transportasi untuk menjelajah Jepang

Saat berkeliling dengan uang saku terbatas, kamu bisa memanfaatkan semua fasilitas transportasi umum yang disediakan oleh pemerintah setempat. Moda transportasi di Jepang pun dikenal sangat nyaman dan aman untuk digunakan. Pastikan untuk tidak datang terlambat, sebab jadwal operasional seluruh transportasi di Jepang terbilang sangat tepat waktu.

1. Beli Japan Rail Pass

(Sumber: @catperku)

Salah satu cara mudah untuk menjelajah berbagai kota di Jepang adalah dengan membeli kartu Japan Rail Pass (JR Pass). JR Pass bisa kamu dapatkan di berbagai travel agent di luar Jepang dengan harga mulai dari ¥38,880 untuk durasi 7 21 hari. Kartu ini bisa kamu gunakan untuk mengendarai berbagai moda transportasi seperti kereta lokal, rapid, spesial rapid, express, hingga Shinkansen.

2. Gunakan Seishun 18 Kippu saat musim panas dan dingin

(Sumber: @kotone_tsunehisa)

Jika kamu datang ke Jepang di bulan Februari, Maret, Juli, Agustus, dan Desember, Seishun 18 Kippu dapat menjadi pilihan sebagai penunjang transportasi. Seishun 18 Kippu merupakan unlimited ticket yang dapat digunakan untuk bepergian selama lima hari. Satu tiket Seishun 18 Kippu dijual seharga  ¥11.850 atau sekitar Rp1,5 juta. Tiket ini dapat digunakan untuk naik kereta lokal dan rapid train milik Japan Railways di seluruh Jepang.

Kuliner enak dan ramah kantong

Kamu yang datang ke Jepang dengan cara backpacker tak harus kelaparan karena menghemat biaya makan. Pasalnya, banyak kuliner enak di Jepang yang juga ramah kantong. Sangat cocok untuk kamu yang harus menekan budget selama traveling!

1. Sarapan dengan onigiri

(Sumber: Shutterstock)

Onigiri adalah hidangan berupa nasi kepal khas Jepang yang biasa disajikan saat piknik atau bekal ke kantor dan sekolah. Biasanya, orang Jepang membuat onigiri dalam bentuk bulat, segitiga atau seperti karung beras. Onigiri dijual dengan harga cukup terjangkau, yaitu mulai dari ¥99 hingga ¥300, bergantung pada isi onigiri pilihan kamu. Tak sulit pula untuk menemukannya, karena onigiri dijual bebas di berbagai swalayan.

2. Pilih makanan cepat saji di Konbini

(Sumber: Shutterstock)

Konbini adalah sebutan mini market atau toko kelontong yang ada di Jepang. Di sini, kamu bisa menemukan beragam jenis minuman dan makanan cepat saji. Sebagian besar menu makanan yang dijual di Konbini disajikan dalam keadaan hangat, seperti soba, udon, dan ramen. Di konbini kamu juga bisa membeli bento, sushi, hingga beef bowl dengan harga sekitar ¥200 – ¥600 atau setara Rp25.000 – Rp80.000 untuk menu sekali makan.

3. Makan sushi di Kaiten Sushi

(Sumber: Shutterstock)

Berkunjung ke Jepang rasanya kurang lengkap tanpa makan sushi. Di Jepang, kamu bisa dengan mudah menemukan kedai makan sushi murah yang dinamai Kaiten Sushi. Di tempat ini, sushi diletakan di atas belt yang berputar sehingga pembeli bisa mengambil sendiri menu sushi yang diinginkan. Kamu cukup merogoh kocek ¥105 atau sekitar Rp10.500 untuk menikmati dua potong sushi di Kaiten Sushi. Cukup terjangkau, bukan?

4. Menjajal street food

(Sumber: Shutterstock)

Jepang dikenal sebagai surga street food bagi para wisatawan. Berkunjung ke Jepang akan kurang lengkap tanpa menjajal kuliner yang dijual di berbagai gerai street food yang ada. Pusat street food di Jepang terletak di kawasan Tokyo, di mana terdapat beragam menu makanan seperti Takoyaki, Okonomiyaki, Korokke, sampai Yakitori yang bisa kamu santap dengan harga terjangkau.

***

Itulah tips seru liburan ke Jepang ala backpacker. Meski rekomendasi di atas tergolong cukup terjangkau, kamu tetap perlu menyiapkan dana darurat. Dengan begitu perjalanan liburan kamu akan tetap berjalan aman dan lancar. Jadi, siapkan rencana perjalananmu dengan matang ya! Selamat menikmati keindahan negeri sakura!

32 Shares
Share31
Pin1
Share
Tweet
+1