20 Tempat Wisata di Jepang Ini Paling Populer

Traveloka
By Traveloka 24 September 2017
Reading Time: 8 minutes

Jepang merupakan salah satu negara maju dan modern di Asia. Meski begitu Negeri Sakura ini masih menjunjung tinggi tradisi budaya. Adanya empat musim di setiap, menjadikan Jepang memiliki beragam latar pesona alam, mulai dari bunga sakura hingga salju. Daya tarik inilah yang menjadikan Jepang sebagai salah satu tujuan wisata paling populer di Asia.

Bagi kamu yang ingin menghabiskan waktu berlibur di Jepang, ada banyak tempat wisata menarik yang patut dikunjungi. Tapi, pastikan 20 destinasi wisata paling populer berikut ini tidak kamu lewatkan!

Tokyo Tower

Tokyo Tower (Sumber: Shutterstock)

Landmark legendaris dan ikon pariwisata Jepang, Tokyo Tower merupakan salah satu destinasi yang wajib kamu kunjungi. Tempat yang digunakan sebagai menara pemancar siaran televisi ini menawarkan sejumlah aktivitas menarik yang bisa kamu coba. Salah satunya, menikmati pemandangan kota dari ketinggian di Observatorium Utama (150 meter) dan Observatorium Khusus (250 meter).

Waktu yang paling tempat untuk mengunjungi tempat ini adalah sore hari. Di sini, kamu bisa melihat pemandangan lampu hias berwarna-warni yang menyinari Tokyo Tower. Ada pula aktivitas lain yang bisa kamu lakukan, seperti bersantai sambil minum kopi di kafe yang berada di Observatorium Utama, serta mampir ke toko oleh-oleh yang terletak di lantai 2 Tokyo Tower.

Tokyo Skytree (R)

Tokyo Skytree (R) (Sumber: Shutterstock)

Ingin melihat keindahan matahari terbenam di Tokyo? Cobalah datang ke Tokyo Skytree. Sebagai menara pemancar televisi, Tokyo Skytree juga menjadi salah satu ikon baru. Dengan tinggi sekitar 646 meter, bangunan ini menjadi menara tertinggi di Jepang dan tertinggi kedua di dunia.

 Di lantai dasar, Tokyo Skytree menawarkan berbagai atraksi yang menarik. Salah satunya Sumida Aquarium, di mana kamu bisa melihat koleksi ikan warna-warni, berbagai terumbu karang, serta penguin yang lucu. Ada pula Minolta Konica Planetarium yang berada di lantai 7. Banyaknya ragam pilihan wisata di sini menjadikan Tokyo Skytree cocok dijadikan destinasi wisata keluarga.

Monumen Perdamaian Hiroshima

Monumen Perdamaian Hiroshima (Sumber: pixabay.com)

Mengunjungi Jepang tak lengkap rasanya jika melewatkan Monumen Perdamaian Hiroshima. Monumen ini dibangun untuk mengenang tragedi kemanusiaan Hiroshima saat 6 Agustus 1945, di mana Amerika menjatuhkan bom atom ke Kota Hiroshima yang menjadi awal berakhirnya Perang Dunia II. Dalam peristiwa ini, tercatat lebih dari 140.000 jiwa meninggal dan mengalami penderitaan yang luar biasa.

Selain monumen, kamu bisa mengunjungi Museum Perdamaian Hiroshima yang memamerkan barang-barang yang menjadi saksi bisu peristiwa bom. Ada pula Memorial Hall yang berisi nama dan foto para korban yang meninggal. Tak jauh dari museum, terdapat A-Bomb Dome yang merupakan bangunan sisa dari peristiwa pengeboman Hiroshima. Bangunan ini ditetapkan sebagai situs warisan dunia oleh UNESCO.

Fujiko F. Fujio Museum

初② #ドラえもん #今日もいい天気 #仕事です②

A post shared by senna yuiki (@sennnnna1007) on

Doraemon merupakan salah satu tokoh kartun Jepang yang populer di dunia. Sempatkan waktu ke Fujiko F. Fujio Museum di Kawasaki. Museum ini dibangun menyerupai latar serial kartun Doraemon, seperti rumah Nobita, lapangan bermain, hingga “pintu ke mana saja”.

Selain bisa merasakan dunia Doraemon, kamu pun bebas berfoto dengan seluruh karakter, mulai dari Doraemon, Nobita, dan masih banyak lagi. Kamu pun bisa melihat berbagai karya mendiang Fujiko F. Fujio, sekaligus mengetahui kisah dan perjuangannya menjadi komikus.

Setelah puas berkeliling museum, kamu dapat bersantai sambil membaca koleksi komik-komik karya Fujiko F. Fujio di Manga Corner atau menonton film Doraemon berdurasi 15 menit di Fujiko F. Fujio Theater. Jika kamu merasa lapar, mampir saja ke Museum Café yang menyediakan dorayaki dan aneka makanan atau minuman lainnya.

Gunung Fuji

Gunung Fuji (Sumber: pixabay.com)

Sebagai ikon dan gunung tertinggi di Jepang, keindahan Gunung Fuji membuat siapa pun ingin merasakan langsung pesonanya dari dekat. Mendaki adalah salah satu cara yang tepat untuk menikmati keindahan Gunung Fuji. Jika kamu tertarik, pendakian gunung ini hanya dibuka saat musim panas, yaitu bulan Juli – September.

Bagi yang tak ingin mendaki atau datang di luar musim panas, kamu tetap bisa menikmati pemandangan Gunung Fuji dari berbagai spot. Salah satunya adalah di Taman Nasional Hakone yang menjadi tempat favorit para wisatawan. Pagi hari adalah waktu yang tepat untuk mendapat pemandangan yang jelas, di mana gunung belum tertutup oleh awan.

Shin-Yokohama Raumen Museum

Ramen museum bar. #日本 #Tokyo #travelphotography @japanloverme @japanawaits #bestlivingjapan #japan_of_insta #instagramjapan #art_of_japan_ #photo_jpn #ptk_japan #bestjapanpics #retrip_nippon #Japan_Daytime_View #pictures #snapshot #instagood #picoftheday #photooftheday #color #all_shots #photodaily #photogram #like4like

A post shared by Carlos Delfín (@carlos_delfilm) on

Ramen (mi kuah) merupakan salah satu makanan khas yang sangat populer. Oleh karena itu, pastikan untuk mengunjungi Shin-Yokohama Raumen Museum di Kanagawa Prefecture. Museum ini didirikan oleh Nissin, salah satu produsen ramen terbesar di Jepang.

Mengusung konsep food-theme amusement park, kamu bisa mempelajari sejarah perkembangan ramen, mulai dari proses pembuatan, peralatan masak, hingga mengenal aneka jenis ramen. Tak hanya itu, kamu juga bisa membuat ramen instan, termasuk menghias gelas plastik ramen dengan tulisan unik, memilih jenis ramen, menambahkan topping, dan menyantap langsung ramen yang kamu buat. Seru!

Jika belum puas, Shin-Yokohama Raumen Museum juga menghadirkan tempat makan ramen ala Jepang tempo dulu. Ada sembilan pilihan kedai ramen terkenal yang menawarkan berbagai aneka ramen yang akan memuaskan lidahmu.

Jigokudani Monkey Park

Jigokudani Monkey Park (Sumber: pixabay.com)

Selain daya tarik panorama, Jepang juga dikenal memiliki banyak pemandian air panas (onsen). Salah satu onsen yang populer adalah Jigokudani Monkey Park di Yamanouchi, Nagano. Berada di ketinggian 850 meter, kamu bisa berendam air panas bersama monyet-monyet salju yang hidup liar di sekitar. Tak perlu takut, monyet-monyet tersebut tidak akan mengganggu asalkan kamu tidak meninggalkan barang-barang di dekatnya.

Jigokudani Monkey Park buka sepanjang tahun. Namun, waktu terbaik untuk berendam adalah saat musim dingin. Pasalnya, monyet-monyet tersebut hanya akan muncul di kala musim dingin saja.

Tokyo Disneyland

Tokyo Disneyland (Sumber: pixabay.com)

Tokyo Disneyland merupakan taman bermain yang paling ramai dikunjungi. Sesuai dengan namanya, di sini kamu akan merasakan layaknya di dunia Disney. Berbagai atraksi bertema Disney, ornamen Disney, hingga karakter tokoh Disney bisa kamu temui di sini. Untuk mengenang momen berlibur di sini, cobalah untuk berfoto dengan latar belakang tulisan “Tokyo Disneyland”.

Berlokasi di distrik Maihama, Urayasu, Tokyo Disneyland terbagi menjadi tujuh area dengan tema yang berbeda. Selain menyuguhkan berbagai wahana bermain, kamu pun tak boleh melewatkan berbagai pertunjukan parade berbagai tokoh karakter Disney.

Jika tak mau berdesak-desakan dan ingin menikmati Tokyo Disneyland lebih lama, kamu bisa datang di pagi hari. Dengan begitu, kamu bisa lebih puas menjajal seluruh wahana Disneyland.

Kusatsu Onsen

Elderly but "Yumomi-girls". #Kusatsu #Netsunoyu #Yumomi

A post shared by Takayuki Murakami (@general_artist) on

Untuk menikmati waktu bersantai, berendam di pemandian air panas masih dipilih oleh sebagian orang. Jika kamu liburan ke Jepang saat musim dingin, mampirlah ke Kusatsu Onsen di Kusatsu. Air panas yang berasal dari sumber mata air ini menjadi daya tarik utamanya. Tak hanya itu, air panas di sini juga dipercaya mampu menjadi terapi kesehatan. Tak heran jika tempat ini ramai dikunjungi warga lokal maupun wisatawan.

Jika sedang berada di kawasan Gunma, pastikan untuk menyaksikan pertunjukan Yumomi. Yumomi adalah sebuah tradisi mendinginkan air panas yang dilakukan kaum perempuan dengan menggunakan papan kayu. Tradisi ini dipercaya bisa menurunkan suhu air panas, sehingga bisa dipakai untuk berendam. Unik sekali!

Tsukiji Hongan-ji

ขอพรสิ่งศักดิ์สิทธิ์ วัดทสึกิจิฮงกันจิ (ใกล้ๆตลาดปลาสึกิจิเลย)

A post shared by icza (@icza) on

Di Jepang, tentu kamu akan mudah menemukan kuil. Terdapat sebuah kuil yang memiliki rancangan arsitektur berbeda, yaitu Kuil Tsukiji Hongan-ji di Tsukiji. Kuil ini dibangun dengan gaya arsitektur India kuno. Menariknya, saat masuk ke kuil, konstruksi bergaya Jepang justru akan memanjakan matamu. Oleh karena itu, kuil ini sering dijadikan objek foto karena memiliki arsitektur yang unik.

Akihabara

Akihabara (Sumber: pixabay.com)

Siapa yang tidak kenal dengan AKB48? Buat para Otaku (penggemar) AKB48, Akihabara adalah kota yang wajib dikunjungi di Jepang. Berbagai barang berupa anime, manga, cosplay, dan J-Pop dapat ditemukan dengan mudah di sini. Tak hanya itu, kamu juga bisa menemukan koleksi langka yang sulit ditemukan di mana pun.

Bagi kamu yang memiliki waktu luang, tak ada salahnya menyaksikan pertunjukan AKB48 di Theater AKB48 atau bersantai di AKB48 Cafe. Selain itu, Akihabara juga terkenal akan berbagai kafe uniknya. Salah satunya kamu bisa gaming bareng para maid (para gadis bekerja dengan mengenakan pakaian pelayan).

Pasar Ameyoko

Before I got pregnant w food @ #ameyoko #foodmarket in #ueno . Excited for bts concert today :)

A post shared by pio⁺⁸¹ (@tabesugita) on

Walaupun Jepang merupakan negara maju, warganya tetap melestarikan pasar tradisional. Salah satunya adalah Pasar Ameyoko di Tokyo To. Di sini, kamu bisa menemukan berbagai kebutuhan sehari-hari, mulai dari bahan pangan, perlengkapan rumah tangga, hingga oleh-oleh khas. Selain itu, kamu juga bisa menikmati jajanan tradisional, seperti takoyaki, dango, mochi, okonomiyaki, dorayaki, dan lainnya.

Pasar Ameyoko juga sarat akan sejarah. Dulu, saat terjadi krisis pangan pada masa Perang Dunia II, tempat ini digunakan para tentara Amerika sebagai pasar gelap untuk menjual barang miliknya demi mendapatkan uang. Berawal dari situ, Pasar Ameyoko terus mengalami perkembangan menjadi pasar paling ramai di Jepang. Jika kamu ingin ke sini, kios-kios di Pasar Ameyoko biasanya buka mulai 08:00 – 20:00.

Shibuya Crossing

Shibuya Crossing (Sumber: pixabay.com)

Shibuya Crossing adalah penyeberangan pejalan kaki paling sibuk di Jepang, juga di dunia. Penyeberangan ini cukup unik karena dilalui kendaraan dari empat arah sekaligus. Tak heran jika dalam sekali penyeberangan, ribuan orang akan memenuhinya.

Daya tarik ini pula yang membuat banyak wisatawan berkunjung ke sini, bahkan berfoto. Shibuya Crossing terletak dekat pintu keluar Stasiun Shibuya Hachiko. Jika nanti kamu sempat mengunjungi Tokyo, rasakan langsung keunikan menyeberang di Shibuya Crossing.

Harajuku

Harajuku (Sumber: pixabay.com)

Setiap negara memiliki ciri fashion yang berbeda-beda. Di Jepang, kamu bisa melihat budaya fashion khas bernama Harajuku. Fashion dengan gaya nyentrik, dan funky ini kini telah menjadi tren fashion dunia dan memiliki komunitas sendiri.

Datanglah ke Jalan Takeshita Dori, Shibuya yang merupakan pusatnya Harajuku, sekaligus kawasan gaul anak muda Jepang. Di sini, kamu bisa menjumpai anak muda dengan penampilan rambut dicat warna-warni, sepatu dengan sol tinggi, dan rok mini. Tak hanya itu, di sepanjang jalan ini juga terdapat banyak kafe, toko aksesori dan fashion, hingga restoran fast food yang ramai dikunjungi wisatawan maupun warga lokal.

Fushimi Inari Shrine

Fushimi Inari Shrine (Sumber: pixabay.com)

Lengkapi perjalanan kamu di Jepang dengan mengunjungi Fushimi Inari Taisha. Lokasi kuil ini terkenal dengan ribuan torri (gerbang) berwarna oranye menyala yang berbaris rapi. Keunikan lainnya, setiap tiang torri memiliki tulisan dalam huruf kanji yang ternyata merupakan nama penyumbang torri. Semakin besar suatu torri, maka semakin besar pula sumbangannya.

Sekadar informasi, Fushimi Inari Shrine merupakan salah satu kuil penting bagi ajaran Shinto di Jepang. Kuil ini juga menjadi kuil utama dari ribuan kuil Inari (Dewa Inari/Dewa Pertanian) yang tersebar di seluruh pelosok Jepang. Selain ditandai dengan ribuan torri, Fushimi Inari Shrine juga memiliki banyak patung rubah putih sebagai simbol pelayan bagi Dewi Inari yang tersebar di sekitar kuil.

Berkat keunikannya, Fushimi Inari Shrine menjadi spot fotografi terkenal di Jepang. Selain keindahan torri, taman di sekitar kuil juga akan membuatmu betah di sini. Setelah puas menyusuri kuil, sempatkan waktu untuk berbelanja suvenir khas Fushimi Inari Shrine berupa replika torri.

Stasiun Tokyo

昨日は沢山のカナ友さん達にお会いできて幸せ😌 会場に30分前に着いたので会えなかった方もいて😭 しかも田舎者やから迷って約束の時間にいけなくて待たせてしまったり本当にすみません😭 とにかく言いたいことは、カナ友ちゃんみんな本当に良い人ばかりで本当だいすき💞 ゆっくり更新していきます💞 #西野カナ #西野家 #Girls #ロケ地 #TokyoDome #ManyThanks #東京 #東京ドーム #ファイナル #一眼レフ

A post shared by 🌹arisa😉🍕 (@arisa19530) on

Stasiun Tokyo (posisi nol kilometer) adalah stasiun tersibuk di Jepang dan merupakan stasiun dengan jalur kereta terbanyak di Jepang. Ada sekitar 30 jalur kereta untuk  kereta biasa, kereta bawah tanah, dan kereta cepat Shinkansen. Tak hanya itu, Stasiun Tokyo juga memiliki banyak daya tarik, salah satunya Gedung Marunouchi.

Gedung ini memiliki langit-langit  berkubah yang indah. Oleh karena itu, jangan sampai melewatkan keindahan Gedung Marunouchi yang memiliki arsitektur Eropa dan berdinding bata merah. Kamu pun bisa berfoto di depan Gedung Marunouchi dengan gedung-gedung pencakar langit di belakangnya, sehingga menciptakan pemandangan yang menarik dan memberikan pengalaman liburan di Tokyo yang berbeda.

Jika belum puas, cobalah kunjungi monumen roda kereta asli yang terletak di pintu utara bawah tanah Marunouchi. Bagi yang ingin bermalam di daerah ini, hotel mewah bernama Tokyo Station Hotel yang berada di depan pintu tiket utara Marunouchi pun bisa dijadikan pilihan.

Istana Kekaisaran Jepang

皇居も丸の内も、大きさが規格外で、自分が小さくなったかの様なスケール感。 Tokyo Imperial Palace. 🏯🌳🏢 #皇居 #丸の内 #東京散歩 #TokyoImperialPalace #ImperialPalace #JapaneseArchitecture #ThisIsTokyo #ThisIsJapan

A post shared by iszkt2g (@iszkt2g) on

Tokyo Imperial Palace atau Istana Kekaisaran Jepang merupakan tempat kediaman Shogun, yang kini menjadi istana kediaman kaisar Jepang. Tokyo Imperial Palace tak hanya berfungsi bagi rumah para kaisar dan keluarganya, namun juga menjadi objek wisata menarik di Tokyo. Makanya, kamu tak boleh melewatkan wisata sejarah dan budaya satu ini.

Tempat ini terletak di jantung Kota Tokyo. Meskipun tidak terbuka untuk umum, kamu tetap bisa mengikuti tur keliling area Tokyo Imperial Palace yang diadakan pihak istana. Jika ingin berlibur hemat, tempat ini memiliki The Imperial Palace East Gardens yang terbuka untuk umum, kecuali pada hari Senin dan Jumat. Kamu bisa menikmati suasana sejuk dan berfoto di Jembatan Nijubashi yang terkenal di kalangan wisatawan.

Waktu terbaik mengunjungi Tokyo Imperial Palace adalah saat momen kaisar memberikan ucapan tahun baru pada 2 Januari, serta tanggal 23 Desember yang bertepatan dengan ulang tahun Kaisar Akihito yang juga menjadi hari libur nasional. Pada kedua tanggal tersebut, siapa saja boleh masuk ke istana dan melihat aktivitas anggota keluarga kekaisaran secara langsung.

Ueno dan Asakusa

Ueno dan Asakusa (Sumber: pixabay.com)

Ueno dan Asakusa merupakan tempat wisata sejarah, religi, sekaligus belanja. Di Asakusa, kamu bisa coba pengalaman naik jinrikisha (becak). Selain itu, kamu bisa mengunjungi Kuil Sensoji yang terkenal dengan gerbang Kaminarimon. Adanya hiasan lampion raksasa merah di gerbang tersebut dipercaya menjadi tempat bersemayam dua dewa penangkal bencana, yaitu Fujin dan Raijin.

Jangan lupa juga untuk mengunjungi Ueno Park yang merupakan salah satu spot favorit menikmati keindahan bunga sakura. Di taman ini, kamu pun bisa melihat banyak warga melakukan hanami (tradisi menikmati bunga sakura saat musim semi) dengan piknik di bawah pohon sakura.

Pasar Tsukiji

Pasar Tsukiji (Sumber: pixabay.com)

Pasar Tsukiji merupakan salah satu pasar tertua di Jepang. Untuk mengunjungi pasar ikan terbesar di dunia ini, kamu hanya perlu berjalan sekitar 10 menit dari pusat Kota Tokyo. Di sini, banyak toko menjual ikan dan makanan laut segar. Selain berbelanja ikan, kamu juga bisa melihat proses lelang ikan tuna pada pukul 04:00.

Setelah melihat proses lelang, cobalah berkeliling pasar. Ada banyak kios makanan yang menawarkan menu sarapan, seperti sushi, sashimi, atau kaisendon  (nasi dengan topping aneka ikan segar). Menariknya, ada pula beberapa kios penjual oleh-oleh di Pasar Tsukiji. Mampir dan belilah beberapa kaos dan topi yang bertuliskan nama-nama ikan dalam huruf kanji.

Gion

Gion (Sumber: pixabay.com)

Distrik Gion yang berada di Kyoto merupakan tempat terbaik untuk merasakan pengalaman budaya tradisional Jepang. Salah satunya, melihat aneka pertunjukan yang ditampilkan oleh geisha. Geisha merupakan pelaku seni tradisional Jepang yang pandai bernyanyi, menari, memetik shamisen (kecapi tradisional), atau membaca puisi untuk ditampilkan bagi tamu-tamu eksklusif dalam jamuan makan malam atau pesta pribadi.

Yang harus kamu perhatikan selama mengunjungi Gion adalah adanya peraturan tidak tertulis, seperti tidak mengganggu dan memotret para geisha sebagai objek foto secara memaksa. Jika ingin mengambil gambar, potretlah dari samping, belakang, atau sembunyi-sembunyi. Jika tidak, polisi bisa menangkap kamu karena melanggar peraturan.

Itulah 20 tempat wisata di Jepang yang harus kamu kunjungi saat liburan nanti. Pastikan kamu mengetahui musim di saat berkunjung agar mendapatkan momen berkesan. Yuk, bagikan tulisan ini ke teman-teman, siapa tahu mereka tertarik juga untuk mengunjungi Jepang! Jangan lupa, cek juga berbagai tempat wisata lainnya di Blog Traveloka!

 

Tulis komentarmu di sini: