6 Oleh-oleh Khas Pacitan yang Wajib Masuk Daftar Belanja

6 Oleh-oleh Khas Pacitan yang Wajib Masuk Daftar Belanja

Selain mengunjungi tempat wisata, ada satu hal lagi yang tak boleh kamu lupakan saat liburan yaitu membeli oleh-oleh. Begitu juga ketika kamu sedang liburan di Pacitan. Kota yang berada di Jawa Timur ini memiliki aneka ragam pilihan oleh-oleh yang menarik untuk kamu bawa pulang.

Mulai dari kuliner hingga kerajinan tangan, inilah beberapa rekomendasi oleh-oleh khas Pacitan yang bisa kamu pertimbangkan. Jadi setelah puas menjelajah wisata di kota ini, pastikan kamu membeli oleh-olehnya juga ya!

1. Rengginang manis Pacitan

oleh-oleh khas pacitan
Photo credit: @rumah_sehati (Instagram)

Rengginang adalah makanan sejenis kerupuk bertekstur lebih tebal yang terbuat dari beras ketan. Namun berbeda dengan wilayah lain, rengginang di Pacitan memiliki cita rasa manis dan gurih. Meskipun renyah dan tahan lama, rengginang manis tidak memakai bahan pengawet buatan lho.

Para pedagang biasanya menjual rengginang dalam bentuk yang sudah digoreng atau mentah. Kalau kamu membeli dalam bentuk mentah, sebaiknya jemur kembali rengginang sebelum digoreng. Jadi, penganan ini akan lebih renyah. Langsung saja menuju Toko Oleh-oleh Pacitan Putra Samudera di dekat Pantai Teleng Ria, Jalan Raya Pacitan Solo KM 03 untuk membeli rengginang. Harganya berkisar Rp10.000 Rp20.000.

2. Sale pisang

oleh-oleh khas pacitan
Photo credit: @iluvnomnom (Instagram)

Jika kamu membeli anggur di Pacitan, jangan kaget kalau rasanya justru seperti pisang. Ya, sale atau salai pisang memang terbuat dari pisang yang dibentuk menyerupai buah anggur. Pembuatannya pun bisa terbilang unik. Pertama, pisang diiris tipis lalu dijemur selama 3 hari. Setelah kering, pisang disterilkan sekitar 4 jam dalam oven hingga kering. Setelah itu, pisang akan dikemas seperti anggur.

Untungnya, sale pisang Pacitan mampu bertahan hingga 6 bulan tanpa bahan pengawet buatan. Jadi, cocok untuk dijadikan oleh-oleh. Untuk mendapatkannya, kamu juga bisa menuju Toko Oleh-oleh Pacitan Putra Samudera. Harganya pun bervariasi, yakni mulai dari Rp5.000 per bungkusnya.

3. Tahu ikan tuna

oleh-oleh khas pacitan
Photo credit: @tanabe_food_distributor (Instagram)

Tahu tidak bisa lepas dari kuliner nusantara, termasuk di Pacitan. Di sini, terdapat kuliner berbahan dasar tahu yang dicampur daging tuna segar. Tahu tuna inilah yang paling banyak diburu oleh para wisatawan saat di pacitan. Gilingan ikan tuna dalam tahunya terasa empuk, sehingga cocok dimakan anak-anak maupun orang dewasa.

Menikmati tahu ikan tuna paling pas dengan cabai atau saus sambal. Jika tertarik, kamu juga bisa menjadikannya tambahan pada siomai dan bakso. Di Pacitan, penjual tahu ikan tuna yang terkenal adalah Tahu Tuna Pak Ran di Jalan WR. Supratman No 8, Sidoharjo. Harga per bungkusnya dijual mulai dari Rp10.000 saja.

4. Otak-otak tuna

oleh-oleh khas pacitan
Photo credit: @yuandmi_frozen_food (Instagram)

Makanan olahan tuna lainnya yang khas dari Pacitan adalah otak-otak tuna. Pembuatannya, ikan tuna segar akan dicampur dengan rempah-rempah pilihan. Penganan ini aman dikonsumsi berbagai kalangan karena umumnya tidak mengandung bahan pengawet.

Di pusat kuliner Pacitan, kamu bisa membeli dan memakan otak-otak tuna secara langsung. Namun, ada juga yang dijual mentah dan kamu perlu menggorengnya di rumah. Cara memakan otak-otak tuna paling pas adalah dengan dicocol saus sambal atau dijadikan lauk. Kamu bisa mendapatkan otak-otak tuna di toko oleh-oleh Pacitan Putra Samudera atau Tahu Tuna Pak Ran dengan harga mulai dari Rp12.000.

5. Kerajinan gerabah

oleh-oleh khas pacitan
Photo credit: @ret.noe (Instagram)

Pacitan tidak hanya memiliki oleh-oleh berupa makanan, namun juga berbagai kerajinan. Salah satunya adalah kerajinan gerabah. Pusat sentra gerabah di Pacitan salah satunya bisa kamu temukan di Desa Purwosari, Kebonagung. Kabarnya, sentra kerajinan gerabah di sini ada sejak tahun 1959 dan masih bertahan hingga sekarang.

Aneka gerabah diproduksi di sini, mulai dari pot, asbak, perabotan rumah tangga, hingga guci untuk hiasan. Gerabah favorit wisatawan adalah guci dengan motif wajah atau batik. Untuk harga pun relatif murah. Misalnya asbak kecil, dijual dengan harga mulai dari Rp1.500 per biji. Ada pula pot yang dijual seharga mulai dari Rp5.000. Sedangkan, guci bermotif wajah atau batik dijual dengan harga mulai dari Rp150.000.

6. Batu Mulia

oleh-oleh khas pacitan
Photo credit: @juanggemstone (Instagram)

Sejak ramai dibicarakan, batu mulia atau batu akik khas Pacitan diburu oleh para kolektor. Ada tiga jenis batu mulia Pacitan yang menjadi favorit, di antaranya Red Brown, Golden Supreme, dan Snow White. Selain kualitas yang baik, batu mulia Pacitan juga dikenal karena memiliki nilai seni tinggi.

Salah satu pusat kerajinan batu mulia Pacitan ada di Desa Gendaran, Donorojo. Harga untuk satu buah batu mulia beragam. Mulai dari ribuan rupiah hingga puluhan juta, hal ini tergantung kualitas dan keunikan batu itu sendiri. Tertarik membelinya?

***

Setelah membeli oleh-oleh, dijamin liburanmu di Pacitan akan semakin lengkap. Tidak harus membeli oleh-oleh untuk orang lain, kamu juga bisa kok membelinya sebagai kenang-kenangan sendiri. Jadi, oleh-oleh khas Pacitan mana yang akan kamu beli?

0 Shares
Share
Pin
Share
Tweet
+1