6 Oleh-Oleh Khas Blitar yang Hemat di Kantong Wisatawan

6 Oleh-Oleh Khas Blitar yang Hemat di Kantong Wisatawan

Jika dibandingkan dengan Surabaya atau Malang, Blitar mungkin kalah populer. Padahal, kota seluas kurang lebih 32 km2 ini tak kalah istimewa untuk dikunjungi. Selain menjadi lokasi Makam Bung Karno, Blitar juga memiliki ragam wisata menarik lainnya. Sebut saja Istana Gebang dan Alun-alun Blitar.

Setelah puas mengunjungi tempat wisata, jangan lupa beli oleh-oleh khas Blitar untuk dibawa pulang. Tidak perlu bingung, kamu bisa mencari tahu rekomendasi oleh-oleh tersebut dalam daftar yang telah dibuat Traveloka berikut ini:

1. Wajik kletik

oleh-oleh khas blitar
Photo credit: @snack_foodies (Instagram)

Hidangan wajik memang mudah sekali ditemukan di Indonesia. Hampir setiap daerah rasanya punya olahan ketan hitam ini. Blitar ternyata juga memiliki wajik sendiri, namanya wajik kletik. Wajik ini punya keunikan sendiri karena butiran ketan yang digunakan tidak sepenuhnya mengembang dan masih berupa butiran keras. Dibungkus dengan kulit jagung kering, wajik kletik punya cita rasa legit yang sangat khas.

Salah satu wajik kletik yang terkenal di Blitar adalah Wajik Kletik Bu Prayitno. Biasanya, kuliner ini dijual dalam bentuk rentengan dengan isi 5 buah per rentengnya. Harganya sekitar Rp10.000 saja. Tertarik untuk mencobanya?=

2. Dodol belimbing

oleh-oleh khas blitar
Photo credit: @eggroll_puja_blitar (Instagram)

Blitar punya Kampung Belimbing di daerah Karangsari. Dari daerah ini, kamu bisa menemukan olahan belimbing yang unik yaitu dodol belimbing. Teksturnya cenderung lengket dan rasanya sedikit masam khas buah belimbing. Dodol belimbing atau yang juga disebut dolbing ini biasanya dijual dalam kemasan kotak kecil dengan isi 20 biji. Satu kotaknya dihargai mulai dari Rp10.000 hingga Rp15.000.

Salah satu tempat yang bisa kamu kunjungi untuk membeli dodol belimbing adalah Agrowisata Belimbing di Desa Karangsari, Sukorejo. Tidak hanya dodol, di sini kamu juga bisa menemukan olahan belimbing lain seperti manisan, sirup, serta keripik.

3. Sagon

oleh-oleh khas blitar
Photo credit: @bulejajan (Instagram)

Sagon adalah kue khas dari Blitar yang berbahan dasar tepung ketan dan kelapa parut. Meski komposisinya sederhana, pembuatan sagon tergolong sulit. Dalam pembuatan sagon, kue tidak boleh terlalu matang agar tetap renyah dan tidak pahit. Saat memilih sagon, cobalah ambil yang berwarna cokelat muda dan punya aroma kelapa yang kuat.

Di Blitar, kue ini biasanya dijual kiloan dengan harga sekitar Rp35.000 per kilonya. Kamu bisa mendapatkannya di pusat oleh-oleh khas Blitar seperti Goedang Oleh-oleh Blitar di Jalan Veteran No 203.

4. Geti

oleh-oleh khas blitar
Photo credit: @vr_1989 (Instagram)

Kamu suka makan camilan dari kacang-kacangan? Blitar punya versi tradisionalnya, lho. Jajanan mirip snack bar ini bernama geti. Geti terbuat dari aneka kacang seperti kacang tanah, mete, dan wijen yang direkatkan dengan gula merah. Rasanya manis, legit, dan tentunya bisa mengganjal perut saat lapar.

Kamu bisa mendapatkan snack tradisional nan sehat ini di Desa Kademangan. Kawasan ini memang terkenal sebagai sentra produsen geti di Blitar. Umumnya, 1 kg geti dijual dengan harga sekitar Rp40.000. Apakan kamu tertarik membelinya untuk oleh-oleh?

5. Kaus jelajah Blitar

oleh-oleh khas blitar
Photo credit: @jelajahblitar (Instagram)

Jika kamu tidak ingin membawa makanan tradisional sebagai oleh-oleh khas Blitar karena rawan rusak, kaus bisa dijadikan alternatif. Di Blitar sudah banyak penjual kaus dengan hiasan dan motif yang hanya bisa ditemukan di sana. Aneka model, ukuran, dan warna bisa kamu pilih untuk keluarga atau rekan terdekat.

Kamu bisa menemukan banyak penjual kaus jelajah Blitar ini di sekitar makam Bung Karno. Harga kaus biasanya dijual mulai dari Rp15.000, tapi kamu bisa menawar untuk mendapatkan harga yang lebih murah jika membeli dalam jumlah banyak, Menarik, bukan?

6. Opak gambir

oleh-oleh khas blitar
Photo credit: @snack.suroboyo (Instagram)

Opak identik dengan kuliner khas Sunda, padahal di Jawa Timur kamu bisa menemukannya. Namanya adalah opak gambir. Bahannya terbuat dari ketan yang ditumbuk dan berbentuk bulat pipih. Jajanan tradisional ini biasanya dihadirkan saat acara pernikahan dan hajatan lainnya. Namun, kini kamu juga menikmatinya saat hari-hari biasa dan bahkan membelinya sebagai oleh-oleh.

Dulu, opak gambir hanya memiliki rasa ketan, tetapi sekarang kamu bisa menemukannya dengan varian rasa lainnya. Mulai dari rasa bawang, jahe, coklat, stroberi, nangka, hingga durian bisa kamu pilih sesuai selera.

***

Tak perlu khawatir, oleh-oleh khas Blitar tadi bisa kamu dapatkan dengan mudah. Di sepanjang jalanan pusat Kota Blitar juga ada banyak toko oleh-oleh khas Blitar yang bisa dikunjungi. Tunggu apa lagi? Masukkan Kota Blitar ke dalam destinasi wisata kamu selanjutnya, ya!

0 Shares
Share
Pin
Share
Tweet
+1