17 Oleh-oleh Khas Jakarta yang Sudah Ada Sejak Zaman Dahulu

17 Oleh-oleh Khas Jakarta yang Sudah Ada Sejak Zaman Dahulu

Jalan-jalan ke ibu kota Indonesia, Jakarta adalah hal yang menyenangkan. Selain melihat kota yang mewah dengan berbagai macam sarana dan prasarana, kamu pun bisa menikmati sisi lain Jakarta tempo dulu.

Untuk yang ingin menikmati Jakarta versi lama, kamu bisa mencoba wisata sejarah ke Kota Tua atau museum-museum yang tersebar di berbagai wilayah. Jangan lupa, setelah itu berbelanja oleh-oleh khasnya yang sudah ada sejak zaman dahulu. Penasaran apa saja oleh-olehnya? Yuk, cari tahu jawabannya di bawah ini!

 

1. Dodol betawi

(Photo Credit: Shutterstock)

Kalau teman-teman atau keluarga suka camilan manis, kamu wajib membeli oleh-oleh berupa dodol betawi. Dodol khas Jakarta ini sebetulnya memiliki tekstur yang mirip dengan dodol dari daerah lain. Cara membuatnya pun serupa, yakni dengan diaduk selama berjam-jam secara konsisten. Bedanya, dodol betawi terbuat dari ketan hitam, ketan putih, dan durian.

Di Jakarta, kamu bisa menemukan cukup banyak penjual dodol betawi. Tapi, biasanya kebanyakan wisatawan memilih untuk datang ke toko Dodol Betawi Gurih Rasa yang berada di Jalan Angsana No 26, Pejaten, Jakarta Selatan.

 

2. Roti buaya

Photo Credit: @shofi_bakery2

Sesuai namanya, roti buaya memang memiliki bentuk menyerupai buaya dengan ukuran yang cukup besar. Biasanya, saat berlangsung acara lamaran dalam tradisi Betawi pihak calon pengantin pria akan membawa hantaran roti buaya sebagai salah satu syarat yang harus dipenuhi. Di balik tradisi tersebut, ternyata roti buaya menjadi simbol kesetiaan dan kemapanan bagi kedua pasangan.

Tenang saja, kamu tak harus mengadakan lamaran ala Betawi untuk bisa mencicipi roti buaya. Kamu bisa membeli roti buaya sebagai oleh-oleh khas Jakarta yang ukurannya telah disesuaikan, kamu tak perlu kerepotan saat membawanya pulang. Soal rasa, roti buaya ini memiliki rasa polos, cokelat, keju, hingga stroberi.

 

3. Bir pletok

 

(Photo Credit: Shutterstock)

Meskipun mengandung kata bir, minuman satu ini bebas alkohol dan tentunya tidak akan membuat mabuk. Sebaliknya, bir pletok aman kamu konsumsi karena terbuat dari bahan-bahan alami seperti jahe, daun pandan, batang serai, dan rempah-rempah lainnya. Minuman ini pun dipercaya mampu meredakan pegal-pegal, flu, dan masuk angin.

Kabarnya, minuman yang dijual di Jalan Belanak 2, Jakarta Timur ini sudah ada sejak zaman penjajahan. Disebut “bir pletok” karena saat direbus, air minuman ini akan mengeluarkan bunyi meletup seperti “pletok-pletok”. Apakah kamu tertarik mencobanya?

 

4. Kue geplak

Photo Credit: @jakartadulukala

Bagi yang belum tahu, geplak adalah kue khas Jakarta yang terbuat dari beras. Warnanya didominasi oleh putih dan cokelat dengan tekstur lembut dan rasa yang manis. Dinamakan “geplak” karena proses meratakan adonannya dilakukan dengan cara ditepuk-tepukkan.

Sama seperti roti buaya, kue geplak juga biasanya dijadikan sebagai salah satu hantaran yang dibawa calon pengantin pria saat mendatangi calon pengantin wanita untuk melamar. Dibanding roti buaya, kue geplak memang sudah mulai jarang ditemukan. Jangan khawatir, jika penasaran dengan kue legendaris yang satu ini kamu bisa membelinya di Jalan H. Taiman No 358, Pasar Rebo, Jakarta Timur.

 

5. Kue kembang goyang

 

(Photo Credit: Shutterstock)

Beberapa dari kamu mungkin bertanya-tanya mengapa makanan satu ini disebut kembang goyang. Ternyata, cara membuatnya memang digoyangkan saat digoreng di dalam minyak panas. Bentuk bunga bisa tercipta menggunakan cetakan berbentuk kembang. Untuk bahan baku, kue kembang goyang terbuat dari santan, tepung beras, gula, dan garam sehingga tercipta perpaduan rasa manis dan gurih.

Seiring berjalannya waktu, kue kembang goyang pun hadir dalam berbagai rasa seperti cokelat, keju, dan lainnya. Kamu yang tertarik dengan kue berbentuk unik ini bisa membelinya di berbagai toko oleh-oleh khas Jakarta, salah satunya di Warung Mpok Nini, Jalan Belanak 2, Jakarta Timur.

 

6. Kue akar kelapa

Photo Credit: @jajanan_rangkas

Selain kue kembang goyang, masih ada lagi camilan manis dan gurih yang bisa kamu beli sebagai oleh-oleh khas Jakarta, yaitu kue akar kelapa. Bahan pembuatan kue ini terdiri dari tepung ketan, mentega, gula, telur, dan tepung beras.

Sesuai namanya, kue ini memang memiliki bentuk yang menyerupai akar kelapa. Ukurannya panjang dengan bagian pinggirnya yang agak bergerigi. Untuk mendapatkan kue akar kelapa, kamu bisa berkunjung ke toko Aneka Kue “Akar Kelapa” di Jalan Cipinang Lontar No 10, Jakarta Timur.

 

7. Kue semprong

 

(Photo Credit: Shutterstock)

Di beberapa daerah di Indonesia, semprong disebut juga dengan opak. Bentuknya menyerupai tabung kecil dengan tekstur kering dan cita rasa gurih. Cocok dinikmati sebagai teman minum kopi atau teh.

Ada cukup banyak penjual semprong yang bisa kamu temukan di Jakarta, tetapi biasanya para wisatawan lebih suka membeli Semprong Glory yang berada di Jalan KS. Tubun III No 2, Slipi, Jakarta Barat. Keunikan Semprong Glory terletak pada tambahan wijen di dalam adonannya, sehingga rasanya pun semakin enak.

 

8. Marguerite Nougat

Photo Credit: @nougatworld

Nougat adalah semacam permen yang terbuat dari madu atau gula dan kacang-kacangan. Jenis kacang yang dipakai bermacam-macam, umumnya adalah kenari, pistachio, dan hazel. Rasanya manis dengan tekstur yang cenderung kenyal. Penyajian nougat cukup beragam, ada yang berbentuk nougat biasa dan ada yang dicampurkan dalam makanan lain seperti cokelat batangan.

Jika tertarik untuk membawa pulang oleh-oleh khas Jakarta yang satu ini, kamu bisa membeli Marguerite Nougat. Nougat yang dibuat oleh seorang wanita bernama Claudia Syanny ini memiliki rasa yang tidak terlalu manis, sehingga terasa pas. Bahan-bahan yang digunakan pun bebas pengawet.

Langsung saja datang ke toko Marguerite Nougat di Boulevard Timur NB1 #36, Kelapa Gading. Di sini, kamu bisa langsung memilih berbagai rasa nougat, seperti chocomilk, green tea, blueberry, stroberi, dan masih banyak lagi.

 

9. Tape uli

Photo Credit: @mayasefry

Khusus untuk membawa oleh-oleh khas Jakarta satu ini, pastikan jarak perjalanan kamu tidak jauh atau tidak terlalu lama. Tape uli termasuk makanan yang tidak bisa diawetkan. Pembuatan tape uli dilakukan melalui proses fermentasi menggunakan ragi. Inilah yang membuat makanan ini memiliki cita rasa asam yang nikmat.

Tape uli umumnya dibuat dari ketan putih, namun ada pula yang menggunakan ketan hitam. Jika ingin mencobanya sendiri atau membawa pulang sebagai oleh-oleh, kamu bisa menemukan tape uli di Perkampungan Budaya Betawi, Jalan RM. Kahfi II, Srengseng Sawah, Jakarta Selatan. Tak hanya tape uli, kuliner khas Jakarta lain seperti kerak telor dan soto betawi juga bisa kamu temukan di sini.

 

10. Pepes tulang lunak ikan mas

(Photo Credit: Shutterstock)

Keluarga kamu kurang suka camilan? Tenang saja, kamu bisa membawakan pepes tulang lunak ikan mas sebagai oleh-oleh khas Jakarta untuknya. Cara membuatnya adalah ikan mas yang telah diberi bumbu rempah dan dibungkus daun pisang  akan dikukus dalam panci selama beberapa menit. Agar bumbu rempah meresap hingga ke dalam daging dan tulang, badan ikan mas dilubangi tipis menggunakan pisau.

Pepes tulang lunak ikan mas ini bisa kamu beli di PeTuLu (Pepes Tulang Lunak) Mayestik Citywalk, Jakarta Selatan. Sambil membeli oleh-oleh, kamu pun bisa sekalian jalan-jalan ataupun berbelanja di Pasar Mayasetik.

 

11. Biji ketapang

Photo Credit: @diah_sarahlestary

Biji ketapang merupakan makanan kering yang terbuat dari bahan utama berupa tepung terigu dan parutan kelapa. Kemudian, adonan tepung tersebut dibentuk menyerupai biji-bijian dan digoreng hingga kering. Kamu bisa membeli biji ketapang di pusat oleh-oleh khas Jakarta seperti Warung Mpok Nini atau pasar tradisional.

Sebagai variasi, kamu bisa menambahkan selai, gula serbuk, atau cokelat pada biji ketapang. Rasanya lebih lezat dan tentunya membuat siapa pun ketagihan. Coba, deh!

 

12. Telur gabus keju

Photo Credit: @nglaisui

Di beberapa daerah lain, telur gabus keju sering juga disebut dengan bedaran atau bidaran. Makanan ini berukuran kecil, tetapi bagian tengahnya agak kembung dan runcing di kedua ujungnya.

Untuk bahan utamanya, telur gabus keju dibuat dari tepung sagu, telur, garam, dan mentega. Dulunya, telur gabus tersedia tanpa rasa namun sekarang sudah tersedia berbagai rasa. Beberapa di antaranya adalah telur gabus keju dengan keju di dalamnya. Oleh-oleh khas Jakarta yang satu ini hingga kini masih banyak peminatnya.

 

13. Suvenir ondel-ondel

Photo Credit: @asnrtokokue

Makanan bukan satu-satunya oleh-oleh yang bisa kamu bawa pulang dari Jakarta. Jika ingin membawa sesuatu yang bisa dikenang, kamu bisa membeli suvenir ondel-ondel. Salah satu ikon Jakarta ini berupa boneka raksasa yang biasanya tampil dalam pertunjukan khas Betawi atau berbagai pesta rakyat.

Kamu tentu tak mungkin membawa pulang ondel-ondel asli sebagai oleh-oleh, bukan? Sebagai gantinya, kamu bisa membeli berbagai suvenirnya yang banyak dijual di toko oleh-oleh. Bentuk suvenir ondel-ondel ini bermacam-macam, ada yang seperti miniatur, topeng wajah ondel-ondel, gantungan kunci, boneka, dan tempelan magnet kulkas.

 

14. Miniatur Monas

Photo Credit: @lorongmurah.id

Monumen Nasional atau yang lebih populer disebut Monas merupakan salah satu destinasi wisata paling terkenal di Jakarta. Bangunan tugu yang sangat megah berwarna putih dengan api emas pada bagian ujungnya ini begitu unik. Tak heran jika banyak wisatawan lokal maupun mancanegara yang berkunjung ke Monas.

Nah, jika ingin menjadikan Monas sebagai kenang-kenangan kamu bisa membeli miniaturnya di berbagai toko kerajinan, suvenir, atau toko oleh-oleh. Miniatur Monas yang dijual di toko-toko tersebut terbuat dari bahan berbeda-beda, seperti plastik, kayu, dan kaca serat (fiber glass). Semakin bagus kualitas bahan miniatur Monas, semakin mahal pula harganya.

 

15. Miniatur bajaj

Photo Credit: @miniaturkhasjogja

Walau sekarang sudah banyak transportasi modern yang tersedia di Jakarta, bajaj tetap menjadi idola sebagian masyarakat. Jadi, jangan heran kalau kamu menemukan bajaj yang beroperasi di beberapa ruas jalan seperti kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Sama halnya seperti Monas atau ondel-ondel, bajaj juga merupakan salah satu ikon khas Jakarta. Transportasi umum ini cukup unik, dengan roda tiga dan warna oranye yang begitu mencolok saat melintas di berbagai ruas jalan. Sebagai oleh-oleh sekaligus bentuk kenang-kenangan dari Jakarta, kamu bisa membeli miniatur bajaj di berbagai toko suvenir atau oleh-oleh.

 

16. Boneka Abang None

Photo Credit: @betawi_online

Setiap daerah di Indonesia biasanya memiliki sepasang laki-laki dan perempuan muda yang bertugas sebagai duta perwakilan daerah tersebut, khususnya dalam bidang pariwisata. Misalnya, Surabaya dengan Cak dan Ning, Sidoarjo dengan Guk dan Yuk, atau Mojokerto dengan Gus dan Yuk. Nah, di Jakarta pasangan tersebut dikenal dengan nama Abang dan None.

Kamu bisa membeli suvenir berupa boneka Abang None untuk dijadikan oleh-oleh khas Jakarta. Biasanya, boneka ikonik ini memiliki ukuran cukup kecil sehingga cocok dijadikan pajangan di meja kamar atau meja kantor. Boneka Abang None juga biasanya dikenakan busana khas Betawi dalam aneka warna. Kamu bisa memilih warna busana sesuai dengan selera. Kamu tertarik untuk membelinya?

 

17. Kebaya betawi

 

(Photo Credit: Shutterstock)

Kalau kamu bingung harus membelikan oleh-oleh khas Jakarta apa untuk ibu, saudara perempuan, atau teman perempuan, kebaya betawi bisa menjadi pilihan yang tepat. Orang-orang Jakarta atau Betawi biasanya menyebut kebaya jenis ini dengan sebutan encim.

Dibanding dengan kebaya dari daerah lain, kebaya khas Betawi ini memiliki model dan potongan yang lebih sederhana sehingga mudah dipadukan dengan berbagai bawahan. Bahkan, kamu bisa bisa sekalian membeli bawahan batik yang serasi dengan kebaya.

Kebanyakan wisatawan membeli kebaya betawi ini di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat karena bisa membeli secara grosir sehingga harganya cenderung lebih terjangkau. Sebagai alternatif lain, kamu juga bisa membeli kebaya khas Betawi ini di Thamrin City, Jalan K.H. Mas Mansyur, Kebon Melati, Jakarta Pusat.

***

Ternyata, ada banyak pilihan oleh-oleh yang bisa kamu bawa pulang dari Jakarta. Beberapa buah tangan di atas sudah ada dan populer sejak zaman dahulu, lho! Penasaran ingin membelinya secara langsung, bukan? Yuk, jelajahi Jakarta tempo dulu dan temukan oleh-oleh khasnya!

4 Shares
Share4
Pin
Share
Tweet
+1