13 Wisata Kuliner di Bogor yang Paling Juara

13 Wisata Kuliner di Bogor yang Paling Juara

Hanya berjarak sekitar 1 – 2 jam perjalanan dari Jakarta, Bogor menjadi salah satu destinasi liburan favorit warga ibu kota. Tidak hanya memiliki udara sejuk yang dapat membantu menyegarkan pikiran, Kota Hujan ini juga menawarkan beragam kuliner lezat yang membuat siapa pun ketagihan.

Dari banyaknya tempat kuliner khas di Bogor, beberapa sudah berdiri sejak berpuluh-puluh tahun lalu. Memiliki cita rasa lezat dengan tampilan menarik yang tak berubah sejak dahulu, beberapa wisata kuliner di Bogor selalu ramai dikunjungi wisatawan. Yuk, cari tahu kuliner apa saja yang paling juara!

Roti Unyil Venus Bakery

(Sumber: @mgdalenaf)

Sesuai namanya, Roti Unyil Venus Bakery memiliki ukuran yang mungil. Ada banyak pilihan rasa yang bisa kamu campur dalam satu kardus kemasan, mulai dari yang manis seperti cokelat, pisang keju, nanas, serikaya, susu, dan vla, hingga yang asin seperti sosis, abon, sosis keju, dan daging asap. Beberapa favorit pengunjung adalah roti unyil dengan vla dan topping butiran jagung.

Di Bogor, Roti Unyil Venus Bakery bisa kamu temukan dengan mudah di berbagai toko oleh-oleh. Namun, bagi yang ingin mendapatkan pilihan lebih banyak kamu bisa langsung datang ke toko pusatnya di Ruko V-Point, Jalan Pajajaran No 1. Jangan lupa membelikan orang-orang tersayang, ya!

Cungkring Pak Jumat

(Sumber: @hullafood)

Sudah berjualan sejak tahun 1975, Cungkring Pak Jumat dikenal sebagai salah satu kuliner legendaris di Bogor. Dulunya, sang penjual menjajakan kuliner ini secara berkeliling. Namun, sejak 2004 pemiliknya membuka gerobak Cungkring Pak Jumat di kawasan Jalan Surya Kencana. Setiap harinya, kuliner ini buka pukul 07:00 – 09:30.

Bagi yang belum tahu, cungkring merupakan kuliner khas Bogor yang terbuat dari kaki sapi dan disajikan dengan bumbu sate. Kalau membeli cungkring di sini, kamu akan ditawarkan empat jenis cungkring, yakni kikil, kulit, dampal, dan urat.

Hanya dengan harga sekitar Rp15.000, kamu sudah bisa menikmati satu porsi cungkring berisi potongan cungkring, lontong, dan keripik tempe yang disiram bumbu kacang dan cabai. Kuliner yang satu ini menjadi juara di kalangan kalangan wisatawan karena menggunakan daging cungkring yang empuk dengan perebusan selama 5 – 6 jam. Penasaran ingin mencobanya?

Sate Sumsum Pak Oo

(Sumber: @wee_wdk)

Sate merupakan salah satu kuliner khas Indonesia. Hampir setiap daerah memiliki kuliner sate dengan jenis atau penyajian berbeda. Nah, di Bogor sate yang dijual bukan sate ayam atau kambing seperti biasanya, melainkan sate sumsum sapi. Jadi, bagian sumsum sapi dipotong kecil-kecil, lalu ditusuk dan dibakar seperti sate yang kemudian disajikan dengan bumbu kacang.

Sate sumsum sapi ini bisa kamu temukan di rumah makan Sate Sumsum dan Ginjal Pak Oo. Tempat wisata kuliner yang selalu dikunjungi banyak wisatawan ini berlokasi di Jalan Surya Kencana No 193. Satu porsi hidangan ini berisi sepuluh tusuk sate dengan harga sekitar Rp22.000. Selain sate sumsum, di sini kamu juga bisa mencicipi sate ginjal, hati, dan daging sapi. Soal rasa, sudah pasti juara!

Soto Kuning

(Sumber: @yansensetiawan)

Sebenarnya, soto kuning khas Bogor tidak jauh berbeda dari soto biasa. Hanya saja, sesuai namanya kuah soto satu ini cenderung lebih kuning. Sementara itu, lauk dalam hidangan ini bisa kamu pilih sesuai selera. Beberapa pilihannya adalah daging, hati, usus, paru, babat, lidah, kikil, dan otak.

Di Bogor, salah satu penjual soto kuning yang cukup populer adalah Soto Kuning Pak Yusup di Jalan Surya Kencana No 103. Saat memesan soto, kamu bisa memilih lauk disajikan dengan cara digoreng atau dibumbui kuning. Satu porsi soto kuning di tempat ini seharga Rp10.000, tergantung dari lauk yang dipilih. Jika ingin mencoba kuliner ini, kamu bisa datang pukul 08:00 – 18:00 setiap harinya.

Doclang

(Sumber: @makanhalalbogor)

Sekilas, doclang mirip dengan kuliner ketupat tahu yang bisa kamu temukan di daerah Jawa Barat. Umumnya, satu porsi doclang terdiri dari irisan tahu goreng, kentang goreng, telur rebus, dan pesor, lalu disajikan dengan bumbu kacang, kecap, dan kerupuk.

Nah, keistimewaan doclang terletak pada pesor tersebut. Pesor merupakan sejenis lontong yang dibungkus menggunakan daun patat, yakni daun yang tumbuh di lereng Gunung Salak.

Meski menjadi kuliner terkenal di Bogor, penjual doclang kini sudah tidak sebanyak dulu. Jangan khawatir, kamu masih bisa menemukan doclang di kawasan Jalan Mantarena Jembatan Merah bernama Doclang Mak Icoh. Kamu bisa datang ke sini pukul 06:00 – 14:00.

Soto Mie Mang Ohim

(Sumber: @belinahutasoit)

Kuliner soto mi bisa dengan mudah kamu temukan di Kota Hujan. Kalau ingin mencicipi soto mi yang sudah terjamin lezat, kamu bisa langsung datang ke Soto Mie Mang Ohim di Jalan Taman Cimanggu No 22, Kedung Waringin. Tempat wisata kuliner di Bogor ini buka buka pukul 08:00 – 20:00 setiap harinya.

Di sini, satu porsi soto berisi mi, bihun, wortel, kentang, lobak, kikil, dan potongan risol. Nah, potongan risol ini yang membuat Soto Mie Mang Ohim begitu gurih dan berbeda dari soto lainnya. Berbagai lauk pauk disiram kuah bening, lalu disajikan dengan bawang goreng dan potongan daun bawang. Kuliner ini paling pas disantap saat cuaca Bogor sedang hujan. Wah, nikmat!

Toge Goreng Ibu Hj. Omah

(Sumber: @vico.kuliner)

Meski namanya taoge goreng, taoge yang disajikan di banyak tempat kuliner Bogor dimasak dengan cara direbus. Setelah itu, taoge rebus disajikan dengan irisan tahu goreng, potongan ketupat, mi kuning, yang disiram bumbu kacang berisi taoco dan oncom. Kuliner ini paling pas dinikmati saat kuah bumbunya masih hangat.

Apabila ingin mencoba taoge goreng, kamu bisa datang ke tempat yang paling legendaris bernama Toge Goreng Ibu Hj. Omah. Lokasinya berada di Jalan Jenderal Soedirman No 23A. Taoge goreng di sini dimasak menggunakan kayu bakar, sehingga menciptakan cita rasa yang unik. Satu porsi taoge goreng di tempat yang buka pukul 08:30 – 17:00 ini dijual dengan harga sekitar Rp14.000. Cukup terjangkau, bukan?

Asinan Sedap Gedung Dalam

(Sumber: @foodfriestory)

Gedung Dalam dikenal sebagai kawasan bersejara, khususnya di kalangan etnis Tionghoa. Pada awal berdirinya (tahun 1875), Gedung Dalam digunakan untuk menampung orang-orang Tionghoa yang memiliki marga Tan. Lalu, memasuki era 1970, gedung yang berada di Jalan Siliwangi No 27, Bogor Timur ini mulai dikenal sebagai pusat jajan asinan.

Ada dua jenis asinan yang bisa kamu coba di tempat makan yang buka pukul 09:00 – 21:00 ini, yaitu asinan sayur dan buah. Bedanya, asinan sayur berisi mentimun, kol, wortel, dan taoge, sedangkan asinan buah terdiri dari nanas, bengkuang, pepaya, dan ubi. Kedua asinan ini memiliki rasa yang asam dan sedikit pedas. Kalau kamu, mau coba yang mana?

Asinan Jagung Bakar

(Sumber: @hullafood)

Umumnya, jagung bakar dinikmati dengan cara dimakan langsung dari gagangnya. Nah, di Bogor kamu bisa menikmati jagung bakar dalam cara lain yang cukup unik, yakni diolah menjadi asinan. Asinan jagung bakar di Bogor dijual di daerah Gang Roda Suryakencana. Kabarnya, kuliner satu ini merupakan usaha turun temurun sejak tahun 1968.

Cara pembuatan asinan jagung bakar sebetulnya tidak begitu susah. Setelah jagung manis dibakar, semua butirannya dilepaskan dan ditempatkan dalam sebuah wadah. Kemudian, butiran jagung bakar disiram dengan cuka dan air cabai, lalu diberi sedikit gula pasir sehingga cita rasanya manis, asam, dan segar.

Bakso Kikil Pak Jaka

(Sumber: @peta.makan)

Sudah berdiri sejak 1993, Bakso Kikil Pak Jaka dikenal sebagai salah satu kuliner legendaris di Bogor. Tempat makan yang berada di Jalan Surya kencana No 287 ini buka pukul 09:00 dan tutup saat bakso sudah habis.

Bakso Kikil Pak Jaka begitu spesial di kalangan warga dan wisatawan karena menggunakan kikil empuk yang mudah dikunyah. Kikil yang diambil berasal dari bagian betis sapi karena bebas lemak. Tempat makan ini juga menyediakan menu bakso biasa yang dagingnya diambil dari bagian paha belakang sapi. Rasanya tak kalah enak dari menu kikil karena dagingnya empuk dan tidak berbau.

Laksa Kampung Cincau

(Sumber: @ms.alwayshungry)

Berbeda dari laksa pada umumnya yang menggunakan kaldu ayam, Laksa Kampung Cincau hanya menggunakan kuah santan. Kamu juga tidak akan menemukan daging ayam suwir pada hidangan laksa di sini. Sebagai gantinya, laksa yang dijual dengan harga sekitar Rp10.000 – Rp20.000 ini menggunakan bihun, taoge, serundeng, kemangi, lalu disiram dengan kuah santan kuning.

Jika tertarik untuk mencicipinya, kamu bisa langsung datang ke Jalan Rangga Gading, Kampung Cincau, Bogor Tengah. Tempat kuliner ini buka pukul 07:00 – 11:00. Jadi, kamu bisa memilih hidangan ini sebagai menu sarapan yang enak dan mengenyangkan!

Es Pala Bu Aisyah

(Sumber: @david_car_lie)

Jika sudah puas mencicipi berbagai makanan legendaris yang paling juara di Bogor, kini saatnya menikmati minuman segar. Salah satu destinasi yang bisa kamu kunjungi adalah Es Pala Bu Aisyah di Gang Aut, Jalan Suryakencana. Kabarnya, warung es pala ini berdiri sejak tahun 1943 dan sudah dikelola oleh tiga generasi.

Es pala berisi buah pala serut yang disajikan dengan air gula dan es batu. Rasanya manis, asam, dan segar. Kalau mau, kamu juga bisa memesan es pala yang dicampur dengan mangga, sirsak, atau kelapa. Tidak hanya lezat, es pala ternyata juga baik untuk kesehatan, misalnya melancarkan pencernaan dan mengatasi mual.

Bir Kocok Abah Acep

(Sumber: @faishalprabowo)

Walau terdapat bir dalam namanya, minuman satu ini sama sekali tidak mengandung alkohol. Bir Kocok Abah Acep dibuat menggunakan bahan-bahan tradisional, seperti jahe, cengkih, kayu manis, dan gula merah. Diberi nama “bir kocok” karena minuman yang telah diracik akan dikocok terlebih dahulu hingga berbuih. Setelah itu, minuman disajikan dan diberi es batu.

Jika ingin mampir di Bir Kocok Abah Ace, lokasi kuliner ini masih satu kawasan dengan Es Pala Bu Aisyah, yakni di Gang Aut, Jalan Suryakencana. Untuk menikmati satu gelas bir kocok, kamu hanya perlu bayar sekitar Rp5.000 saja. Harganya sangat terjangkau untuk satu gelas minuman enak dan segar.

***

Daripada hanya terbayang-bayang kelezatan berbagai kuliner juara tersebut, yuk segera rencanakan perjalanan liburanmu ke Bogor! Alangkah baiknya, kamu luangkan waktu selama beberapa hari agar bisa berwisata kuliner dengan puas. Selamat memanjakan perut dan mulutmu, ya!

0 Shares
Share
Pin
Share
Tweet
+1