Kunci Sukses AirAsia: Budaya Kerja yang Asyik

Tony_Fernandes_airasia

“In AirAsia we consider ourselves basically a dream factory”  
-Tony Fernandes, CEO dan Founder AirAsia

Memang hebat maskapai yang satu ini. Selama 5 tahun berturut-turut (2009 – 2013), AirAsia dianugerahi penghargaan sebagai maskapai berbiaya rendah terbaik di Asia dan dunia di ajang Skytrax World Airline Awards.

Tony Fernandes mengakui, salah satu kunci suksesnya AirAsia terletak pada budaya kerja dan manajemen yang asyik, dalam artian berbeda dari perusahaan Asia pada umumnya.

Seasyik apa sebenarnya suasana kerja di AirAsia? Berikut ini ciri-cirinya:

1. Tak ada ruang kerja pribadi
AirAsia tidak mengenal sistem hirarki. Jangankan para karyawan, Tony Fernandes saja tidak memiliki ruang kerja sendiri. Dia duduk berbaur di ruangan terbuka yang sama dengan yang lain.

Tidak hanya itu, budaya keterbukaan ini juga membebaskan semua karyawan untuk dapat menghampiri Tony Fernandes kapan pun. Jika ada keperluan, mereka bebas menghubunginya langsung melalui telepon, SMS ataupun email tanpa harus melalui prosedur berbelit-belit.

2. Keluarga, bukan rekan kerja
Hubungan yang dijunjung tinggi di antara karyawan AirAsia (disebut Allstar) adalah keluarga dan semua diperlakukan sebagai keluarga. Sebagai keluarga besar, semua anggota didorong untuk menjadi kreatif dan memiliki passion untuk apa yang mereka lakukan.

3. Pabrik pencetak mimpi
“In AirAsia we consider ourselves basically a dream factory”, ujar Tony Fernandes. Di AirAsia, semua diajak untuk menggali serta meraih mimpinya. Tony Fernandes dan rekannya Dato Kamarudin juga adalah para pemimpi sejati yang berjuang keras meraih mimpinya.

Semangat bermimpi ini juga tercermin di motto pribadi Tony Fernandes yang berbunyi “percaya pada apa yang mustahil, mimpikan apa yang tidak mungkin, dan jangan pernah terima tidak sebagai jawaban.”

4. Bekerja karena terinspirasi
Inspirasi adalah unsur penting dalam bekerja. Sebagai sumber inspirasi, “Now Everyone Can Fly” bicara lebih dari sekedar memenuhi kursi pesawat dan meraih profit. Karyawan AirAsia melayani para penumpang agar semua dapat pergi ke tempat-tempat yang tadinya hanya sebatas mimpi karena mahalnya tiket pesawat serta dapat mengunjungi orang-orang yang dikasihi lebih sering lagi.

5. Tidak pandang bulu
Tiap orang dinilai berdasarkan prestasi dan kemampuan mereka. Ras, agama, usia dan jenis kelamin tidaklah menjadi penentu. Apapun latar belakang seseorang, selama dia mampu dan berprestasi, penghargaan dan promosi akan diberikan sesuai kelayakan masing-masing.

Itulah kunci sukses maskapai pelopor online booking di Indonesia ini. Kiranya hal-hal di atas dapat menjadi inspirasi di bidang kita masing-masing.

Apakah Anda punya pengalaman unik tentang budaya kerja yang tidak kalah asyiknya? Do share with us! 🙂

 

0 Shares
Share
Pin
Share
Tweet
+1