Kabut Asap Rugikan Bandara Pekanbaru Rp 1,3 Milyar

Bandara PKU rugi akibat kabut asap kebakaran hutan

Kisah lama kabut asap akibat kebakaran hutan di provinsi Riau kembali terulang. Puncaknya begitu terasa saat ratusan penumpang terlantar di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru saat penerbangan terpaksa dibatalkan. Pengelola bandara Pekanbaru, PT Angkasa Pura II menyatakan telah mengalami kerugian hingga 1,3 miliar rupiah karena terganggunya operasional penerbangan.

Mulai Minggu 16 Maret 2014, penerbangan sudah berangsur normal kembali, walau jumlah penerbangan masih terbatas. Lion Air dan Garuda Indonesia sudah mulai melakukan penerbangan walau hanya sampai 1-3 penerbangan saja.

Menurut juru bicara dari Kementrian Perhubungan Bambang Ervan, jarak pandang visual ketentuannya adalah minimal 2.000 meter, dan kemarin sempat mencapai 1.000 meter, sehingga penerbangan ditunda karena hal ini menyangkut pada keselamatan penumpang.

Pihak bandara juga menyatakan bahwa tidak akan menaikan tarif pajak bandara maupun tarif parkir akibat dari kerugian tersebut.

Selain kerugian material, banyak warga juga terkena penyakit ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut). Para warga hingga kini yang terkena dampak dari kabut asap tebal juga banyak yang mengungsi hingga ke daerah-daerah lain akibat kebakaran lahan yang saat ini belum juga padam.

0 Shares
Share
Pin
Share
Tweet
+1