Bandara Juanda Gembok Ban Mobil yang Parkir Sembarangan

 

tilang gembok ban parkir sembarangan

Bandara Juanda, Surabaya membuat peraturan baru menyusul kejadian naas Toyota Alphard di ruang tunggu bandara. Semua mobil yang kedapatan berhenti lebih dari tiga menit di kawasan penurunan penumpang (drop zone) akan digembok rodanya oleh petugas.

Dengan adanya penertiban semacam ini, diharapkan insiden seperti mobil menerobos bandara dan menewaskan bocah berumur tiga tahun tersebut tidak terulang. Selain itu, penggembokan ban dianggap dapat melenyapkan kemacetan di kawasan drop zone.

Jika sebuah mobil dihukum gembok, maka pemilik kendaraan harus menghadap dulu ke Posko Keamanan Bandara dan setelah minimal 2 jam, gembok baru akan dilepas. Kawasan drop zone hanyalah kawasan di mana penumpang naik dan turun, dan tiga menit dianggap sebagai waktu maksimal untuk kendaraan berhenti.

Hukuman gembok ban kendaraan sudah umum dilakukan petugas kepolisian di semua kota-kota besar Indonesia seperti Jakarta, Surabaya, Makassar dll. Kendaraan yang dihukum gembok adalah kendaraan yang parkir di tempat-tempat yang tidak seharusnya, seperti bahu jalan dan kawasan larang parkir.

[EPSB]
Toyota Alphard Terobos Bandara, Balita Tewas
Terminal 2 Bandara Juanda Siap Beroperasi
Bandara Juanda Surabaya, Terbaik di 2013
[/EPSB]

0 Shares
Share
Pin
Share
Tweet
+1