8 Oleh-Oleh Khas Tangerang Ini Kaya Cita Rasa Lokal

8 Oleh-Oleh Khas Tangerang Ini Kaya Cita Rasa Lokal

Terkenal dengan sebutan “Penyangga Ibu Kota”, Tangerang memang menjadi salah satu kota teramai di Indonesia. Keramaian Tangerang pun bukan tanpa alasan, mengingat wilayahnya yang berdekatan dengan Jakarta. Tidak hanya ramai, kota yang memiliki bangunan Pintu Air Sepuluh ini juga memiliki banyak destinasi wisata menarik. Sebut saja Situ Cipondoh, Taman Kota BSD 1 dan 2, ataupun Sungai Cisadane.

Setelah puas menikmati pesona hingga ragam wisatanya, kamu bisa meluangkan waktu untuk membeli oleh-oleh khas Tangerang. Meski belum banyak orang tahu, Tangerang juga memiliki oleh-oleh khas yang beragam. Jangan ragu, kamu bisa mencoba 8 rekomendasi oleh-oleh khas Tangerang berikut ini!

1. Kecap Benteng Cap SH

oleh-oleh di Tangerang
Photo credit: @kecapsh (Instagram)

Saat kamu berkunjung ke situs Benteng dan kawasan Kota Lama Tangerang, Kecap Benteng Cap SH bisa dijadikan oleh-oleh menarik. Lokasi pabriknya berada di Jalan Saham RT 05/06 Sukasari atau sekitar 1 km dari kawasan Pasar Lama. Menariknya, dulunya lokasi tersebut adalah benteng pertahanan Belanda sehingga suasana zaman kolonial masih terasa.

Kecap SH didirikan sejak 1920 oleh Lo Tjit Siong. Kecap ini memiliki cita rasanya sendiri karena menggunakan resep rahasia keluarga yang tetap terjaga hingga kini. Jadi, tak heran jika kecap ini kerap dijadikan oleh-oleh wisatawan. Soal keamanan, kamu pun tak perlu khawatir karena kecap terbungkus rapi dalam kemasan botol.

2. Laksa

oleh-oleh di Tangerang
Photo credit: @ysari6755 (Instagram)

Bentuk makanan satu ini hampir sama dengan spageti, namun terbuat dari bahan dan bumbu yang terdiri dari rempah-rempah pilihan. Pada seporsi laksa Tangerang kamu akan mendapat mi beras yang disajikan bersama lontong, ayam, kentang, telur, dan daun kucai. Makin lengkap dengan siraman kuah kental berbumbu dan kacang hijau.

Jika kamu ke Tangerang, jangan lupa untuk mampir ke kawasan kuliner laksa Tangerang. Lokasinya berada di Jalan Muhammad Yamin, Babakan. Di kawasan dengan luas 5.000 meter persegi ini kamu bisa memilih laksa terbaik yang buka selama 24 jam.

3. Dodol Ny. Lauw

oleh-oleh di Tangerang
Photo credit: @dodol.nylauw (Instagram)

Bicara tentang dodol, benak kita tertuju pada makanan legit dengan tekstur lembut. Di Tangerang terdapat dodol khas produksi Ny. Lauw. Menariknya, dodol Ny. Lauw berbeda dari lainnya karena memiliki tekstur yang empuk dan tidak menempel saat dimakan.

Varian dodol sendiri terdiri dari beberapa rasa. Mulai dari rasa orisinal, duren, hingga dodol dengan taburan wijen bisa bebas kamu pilih. Untuk kamu yang ingin membawa pulang oleh-oleh ini sebaiknya belilah langsung di pabriknya yang berada di Jalan Pintu Air Timur Bouraq No 59.

4. Bolu tape benteng

oleh-oleh di Tangerang
Photo credit: @im_as_cool (Instagram)

Oleh-oleh lain yang bisa kamu bawa pulang dari Kota Tangerang adalah Bolu Tape Benteng. Salah satunya bisa kamu temukan di Jalan Omega 5 No 167, Cimone Permai. Rasanya yang legit menjadikan camilan ini cocok sebagai santapan bersama teh di sore hari.

Kue bolu tape benteng memiliki beragam varian rasa, seperti keju, stroberi, maupun kismis. Uniknya lagi, semua penganan ini tidak menggunakan bahan pengawet sehingga hanya mampu bertahan selama empat hari saja. Namun, tidak adanya penggunaan bahan pengawet inilah yang membuat rasa bolu semakin khas. Tertarik untuk mencoba?

5. Ketan bintul

oleh-oleh di Tangerang
Photo credit: @infoserang (Instagram)

Kamu pecinta dan penikmat makanan tradisional? Ketan bintul wajib kamu coba saat berkunjung ke Tangerang. Dahulu ketan bintul merupakan makanan kesukaan para Sultan di Banten. Jadi, tidak mengherankan jika cita rasa yang dihasilkan penganan ini amat lezat. Makanan ini menggunakan bahan baku ketan yang nantinya akan disiram kuah semur daging.

Pada awalnya makanan ini hanya disajikan di saat bulan Ramadan. Namun seiring berjalannya waktu, kini kamu bisa menemuinya dengan mudah pada hari-hari biasa. Makanan tradisional khas Tangerang ini bisa dijumpai di hampir tiap sudut kota dengan harga mulai Rp10.000 saja.

6. Kue jorong

oleh-oleh di Tangerang
Photo credit: @bundakz (Instagram)

Tidak hanya ketan bintul, makanan tradisional lain yang juga wajib kamu coba adalah kue jorong. Bahan dasar kue ini adalah tepung beras, tepung kanji, dan gula merah. Penganan ini masih dibuat dengan cara manual, sehingga menghasilkan cita rasa legit dan nikmat.

Selain rasanya yang legit, harga untuk satu kue jorong pun relatif terjangkau. Mulai dari Rp5.000 saja dan bisa kamu dapatkan dengan mudah di hampir sudut kota, seperti pasar tradisional hingga sentra jajanan dan kuliner.

7. Kue gipang

oleh-oleh di Tangerang
Photo credit: @inaangelina (Instagram)

Kue gipang adalah makanan ringan tradisional khas Tangerang dengan cita rasa manis, renyah, dan sedikit lengket. Bahannya terbuat dari ketan yang dicampur dengan air gula. Tidak hanya rasa orisinal, kini pengusaha kue gipang juga membuat varian rasa lain seperti pandan.

Tekstur dan rasanya dapat dinikmati siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa, dan bahkan cocok sebagai teman saat di perjalanan. Jika tertarik untuk membelinya, kue ini bisa kamu dapatkan di hampir tempat penjualan oleh-oleh di Tangerang.

***

Sejumlah oleh-oleh khas Tangerang di atas pastinya cocok untuk kamu bawa pulang. Kamu bisa menikmatinya di rumah bersama orang-orang tersayang maupun memberikan kerabat terdekat. Dengan membeli oleh-oleh tersebut, perjalanan kamu ke Kota 1000 Industri ini dijamin makin berkesan dan menyenangkan. Selamat mencoba!

0 Shares
Share
Pin
Share
Tweet
+1