Water Blow Nusa Dua Bali, Fenomena Langka di Pulau Dewata

Water Blow Nusa Dua Bali, Fenomena Langka di Pulau Dewata

Sudah menjadi rahasia umum bahwa Bali merupakan surga wisata bahari. Karena itu, akan kurang lengkap rasanya berlibur ke Pulau Dewata tanpa merasakan pesona air laut. Biasanya, orang-orang akan memilih untuk berenang di laut, mendayung kano, melakukan beragam olahraga air, ataupun sekadar berjemur di pesisir pantai.

Namun, jika kamu ingin melihat pemandangan yang berbeda, fenomena Water Blow Nusa Dua Bali bisa menjadi alternatif yang tepat. Ombak yang menghempas batu karang di tebing pantai menimbulkan semburan besar yang bisa menjadi objek foto menarik ataupun lokasi bermain air. Penasaran bagaimana keseruanya? Yuk, simak ulasan Traveloka berikut ini!

Daya tarik Water Blow Nusa Dua

Water Blow Nusa Dua berada di kawasan Bali Tourism Development Corporation (BTDC), tepatnya di belakang Hotel Grand Hyatt Bali. Uniknya, sebelum menjadi objek wisata, kawasan ini hanya berupa tebing karang yang dianggap berbahaya oleh penduduk setempat. Lalu, apa yang menjadi daya tarik kawasan yang dikenal sebagai Pantai Water Blow ini?

Ombak yang menghempas batuan karang besar

(Sumber: Shutterstock)

Berbeda dari kebanyakan pantai di Bali, Water Blow Nusa Dua memiliki semburan ombak yang sangat kuat karena berhadapan langsung dengan Samudera Hindia. Meski begitu, kondisi ombak tersebut berhasil menjadi daya tarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Semburan ombak saat menghantam batu karang tebing menampilkan pesona menarik yang bisa kamu abadikan.

Kamu bisa menuju ke ujung tebing untuk menyaksikan fenomena water blow, di mana terdapat sebuah lokasi seperti dermaga yang dilengkapi gazebo. Meski di tepi tebing, keamanan kamu akan tetap terjamin karena lokasi ini sudah dilengkapi jalan berpagar kayu. Jika beruntung, pecahan ombak besar akan langsung menyambut kehadiranmu di tepi tebing. Seru, bukan?

Tidak memiliki pasir pantai

(Sumber: Shutterstock)

Selain kondisi ombak yang berbeda, di kawasan water blow kamu juga tidak akan menemukan pasir pantai. Di sepanjang bibir pantai, kamu hanya akan melihat tebing berbatuan karang yang melindungi kawasan ini dari hantaman ombak. Kondisi inilah yang mendorong pengelola untuk menerapkan larangan bermain air ataupun berenang di kawasan water blow.

Namun, kamu tak perlu khawatir akan jenuh selama berkunjung ke Pantai Water Blow. Pihak BTDC telah melengkapi kawasan ini dengan gazebo agar wisatawan bisa duduk santai sembari menikmati pemandangan eksotis khas Water Blow Nusa Dua. Satu yang hal perlu kamu ingat, yaitu tetap berhati-hati dan patuhi seluruh peraturan yang telah dibuat pihak pengelola ya!

Aktivitas yang bisa dilakukan

Kawasan Nusa Dua saat ini tengah populer di kalangan wisatawan, tak terkecuali dengan fenomena water blow. Selain karena pemandangan laut lepas yang indah, ada banyak aktivitas seru yang bisa kamu lakukan seperti bersantai di gazebo, bermain air, ataupun mengabadikan momen melalui kamera. Mari ketahui beberapa aktivitas yang bisa kamu lakukan di Water Blow Nusa Dua!

Bermain air di hempasan ombak

(Sumber: Shutterstock)

Meski terdapat larangan berenang di kawasan water blow, kamu tetap bisa merasakan kesegaran air laut dengan bermain air di tepi tebing. Semburan ombak yang muncul di sela batu karang akan memberikan sensasi baru saat bermain air. Kamu tentu tak akan menemukan fenomena ini di pantai lainnya.

Kamu juga tak perlu khawatir akan terseret ombak, sebab pihak pengelola sudah memberikan pagar pembatas di area sekitar tebing. Tak hanya itu, jalur setapak bagi wisatawan pun telah tertata rapi dengan conblock sehingga aman untuk dilalui. Kalau begitu, siapkan kondisi tubuh untuk menghadapi semburan ombak di Water Blow Nusa Dua ya!

Foto-foto dengan pemandangan alam mengagumkan

(Sumber: Shutterstock)

Fenomena alam water blow yang sangat unik tentu sayang untuk dilewatkan begitu saja. Jika ingin mendapatkan momen terbaik, datanglah di saat matahari terbit. Nantinya, kamu akan melihat semburan ombak mengembang ke udara dengan latar belakang laut biru Samudera Hindia dan semburat matahari terbit. Kondisi tersebut tentu akan menjadi objek foto menarik bagi kamu.

Sebaliknya, pada siang hari kamu juga bisa menghasilkan foto yang tak kalah menarik. Posisi pantai yang menghadap ke timur membuat lokasi matahari tidak berlawanan dengan kamera saat ingin mengabadikan objek. Agar proses pengambilan foto berjalan lancar, jangan lupa untuk menggunakan pelindung kamera agar tetap aman dari percikan air ya!

Fasilitas yang disediakan

(Sumber: Shutterstock)

Meski baru dibuka sebagai tempat wisata umum, fasilitas yang disediakan di Water Blow Nusa Dua tergolong cukup lengkap. Salah satunya, kamu bisa dengan mudah menemukan restoran di tepi pantai yang menawarkan hidangan seafood dengan harga variatif. Ada pula vending machine yang menyediakan berbagai minuman segar untuk kamu nikmati.

Bagi yang ingin menghabiskan waktu cukup lama di kawasan Water Blow Nusa Dua, kamu bisa menyewa kamar Hotel Grand Hyatt Nusa Dua Bali dengan kisaran harga Rp2.180.000 per malam. Selain itu, ada The Lorina Hotel Bali dan Hotel Santika Siligita Nusa Dua yang bisa kamu pilih untuk penginapan yang lebih terjangkau dengan kisaran harga Rp264.000 Rp408.000 per malamnya.

Lokasi dan akses menuju Water Blow Nusa Dua

(Sumber: @aprizal_pratama)

Untuk menuju kawasan Water Blow Nusa Dua, kamu perlu menempuh jarak 15 km dari Bandara Ngurah Rai. Dari Bandara, kamu bisa melalui jalan Tol Bali – Mandara untuk sampai di kawasan Jalan Nusa Dua. Jika berangkat dari kawasan Kuta, kamu bisa memilih rute Jalan Majapahit  Jalan By Pass Ngurah Rai. Selanjutnya, kamu bisa melalui Benoa Toll Road hingga sampai di kawasan Nusa Dua.

Sesampainya di kawasan Nusa Dua, kamu bisa mencari Hotel Grand Hyatt terlebih dahulu untuk menemukan lokasi water blow di belakang hotel. Sebelum tiba di lokasi, kamu akan menemukan lapangan rumput luas yang merupakan kawasan Pulau Peninsula. Kemudian, ikuti jalan setapak hingga menemukan sebuah gerbang bertuliskan “Water Blow”.

Tiket masuk dan jam operasional

Meski berada di kawasan elite, objek wisata Water Blow Nusa Dua justru tidak memungut biaya apapun bagi wisatawan yang ingin berkunjung. Namun, kamu akan dikenakan biaya berbeda jika ingin melakukan sesi foto pre-wedding atau kegiatan komersil lainnya. Setidaknya, kamu perlu menyiapkan biaya sebesar Rp2.500.000 setiap sesinya. Selebihnya, kamu bebas beraktivitas selama memperhatikan seluruh aturan yang ditetapkan pihak pengelola.

Untuk jam operasional, pihak pengelola membukanya selama 24 jam setiap harinya. Bahkan, kamu bisa menyaksikan pergelaran Nusa Dua Light Festival yang berlangsung pukul 17:00 22:00. Di sini, kamu bisa melihat banyak cahaya lampion yang amat cantik. Jika tertarik menyaksikan, kamu bisa langsung mencari informasi mengenai acara tersebut di kawasan Nusa Dua.

Wisata di sekitar Water Blow Nusa Dua

Puas berwisata di water blow, kamu masih bisa berkeliling ke objek wisata lain di kawasan Nusa Dua. Berikut Traveloka merangkum beberapa objek wisata rekomendasi yang patut kamu kunjungi. Dengan begitu, kunjungan kamu di Nusa Dua akan semakin menyenangkan.

Pantai Geger

(Sumber: Shutterstock)

Pantai Geger menjadi salah satu pantai cantik di Nusa Dua yang tak boleh kamu lewatkan. Di sini, kamu bisa melihat pesona air laut berwarna biru jernih yang berpadu dengan pasir pantai kecokelatan. Ombak di Pantai Geger relatif tenang, sehingga pengunjung bebas untuk berenang dan snorkeling. Selain itu, pengalaman menyelam di alam bawah laut Pantai Geger tentu akan menjadi pengalaman menarik bagi kamu.

Ingin pengalaman yang lebih unik? Kamu bisa berkeliling pantai sambil naik unta. Tarif untuk atraksi ini Rp560.000 untuk dewasa dan Rp322.000 untuk anak-anak per jamnya. Tak hanya itu, ada pula Pura Geger Dalem Pemutih di tepi pantai bagi yang tertarik dengan wisata budaya. Namun, lokasi ini terlarang bagi wanita yang sedang haid ya.

Jika berkesempatan untuk mengunjungi Pantai Geger, kamu perlu menyiapkan uang Rp3.000 sebagai tiket masuk. Selain itu, kamu juga memerlukan biaya tambahan sebesar Rp25.000 jika ingin menyewa bangku tepi pantai untuk bersantai.

Tanjung Benoa

(Sumber: Shutterstock)

Sudah bukan rahasia lagi jika Tanjung Benoa dianggap sebagai pusat water sport di Bali. Lokasinya berada persis di sisi utara Nusa Dua, tepatnya di Kecamatan Kuta Selatan, Badung. Dibanding pantai lainnya, perairan Tanjung Benoa merupakan pantai yang paling ramai oleh wisatawan.

Dengan pesona pasir putih dan ombak yang tenang, kawasan ini aman sebagai lokasi bermain speed boat maupun jet ski. Selain itu, kamu bisa berkunjung ke Pulau Penyu, di mana terdapat penangkaran penyu hijau yang tergolong sebagai salah satu hewan langka. Untuk menuju ke pulau ini, kamu perlu menyewa glass bottom boat dengan tarif Rp1.000.000 untuk durasi 1 jam pemakaian.

Surf & Turf  Nusa Dua

(Sumber: @surfturfnusadua)

Ingin wahana yang lebih seru dan menantang? Cobalah untuk mengunjungi Surf and Turf Nusa Dua. Salah satu taman hiburan air ini terletak tepat di pinggir pantai Nusa Dua. Di sini, kamu bisa menikmati water slides dengan ketinggian 6 meter sebagai lokasi seluncur ke kolam renang dengan kedalaman 1,7 meter. Ada pula surf rider, di mana kamu ditantang untuk berdiri di atas sebuah gelombang buatan selama mungkin.

Untuk memasuki objek wisata ini, kamu perlu membayar tiket seharga Rp400.000 untuk dewasa dan Rp200.000 untuk anak-anak pada hari biasa. Sementara itu, di akhir pekan atau hari libur nasional tiket dijual dengan harga Rp450.000 untuk dewasa dan Rp250.000 untuk anak-anak. Selain harga tersebut, kamu juga perlu mengeluarkan biaya lebih saat ingin mencoba berbagai wahana yang ada.

The Pirates Bay

(Sumber: @sakdeswarovski)

Sejak dibuka tahun 2012, The Pirates Bay masih menjadi lokasi favorit wisatawan yang datang ke kawasan Nusa Dua. Sebenarnya, tempat ini merupakan sebuah restoran  tepi pantai berkonsep perkampungan bajak laut yang dilengkapi dua buah kapal yang terdampar. Berdiri di atas lahan seluas 4.000 meter persegi, restoran ini menyediakan banyak pilihan meja dan tempat duduk dengan konsep berbeda.

Menu yang ditawarkan restoran ini beragam, mulai dari makanan khas Asia, Eropa, hingga Indonesia. Uniknya, meskipun tidak memesan makanan, pengunjung yang datang tetap dikenakan biaya tiket sebesar Rp50.000 per orang. Kamu bisa mengunjungi The Pirates Bay setiap hari pukul 10:00 22:00.

Devdan Show

(Sumber: @thebalibible)

Satu lagi atraksi yang tak boleh kamu lewatkan selama di Nusa Dua adalah Devdan Show. Sebuah pertunjukan teatrikal ini mengombinasikan tarian tradisional dan kontemporer dari lima pulau di Indonesia, yaitu Bali, Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Papua. Pertunjukan ini biasa digelar di Bali Nusa Dua Theatre dengan durasi 90 menit sekali.

Dalam satu minggu, Devdan Show menggelar empat kali pertunjukan setiap Senin, Rabu, Jumat, dan Sabtu pada pukul 19:30. Untuk menyaksikannya, kamu bisa memilih harga tiket sesuai lokasi tempat duduk yang berkisar Rp520.000 Rp1.560.000. Objek wisata ini tentu bisa menambah wawasan kamu tentang ragam budaya di Indonesia. Jadi, jangan lupa bawa kamera untuk mengabadikan pergelaran ini ya!

***

Nah, apakah kamu semakin tertarik dengan pesona Water Blow Nusa Dua? Jika memiliki kesempatan untuk berkunjung, ingatlah untuk selalu berhati-hati selama menyaksikan water blow. Kamu juga perlu sedikit bersabar jika semburan ombak tak kunjung muncul. Pasalnya, kondisi ombak cukup sulit untuk kamu perkirakan. Jadi, kapan akan rencanakan liburan kamu ke Nusa Dua?

3 Shares
Share3
Pin
Share
Tweet
+1