7 Hal Menarik yang Bisa Kamu Lakukan di Tanah Lot, Bali

Pulau Bali memiliki destinasi wisata yang beragam, mulai dari wisata alam, budaya, religi, hingga kuliner. Dengan reputasi yang sudah mendunia, Bali selalu menjadi pilihan tempat berlibur, baik untuk wisatawan lokal maupun asing, termasuk mantan Presiden Amerika Serikat Barrack Obama dan Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud dari Kerajaan Arab Saudi. Menariknya, dari sekian banyak objek wisata di Bali, kedua orang penting tersebut ternyata memasukkan Tanah Lot ke daftar tempat wisata yang dikunjungi saat mengunjungi Pulau Dewata.

Siapa yang tak kenal dengan Tanah Lot? Keberadaan pura yang terletak di atas batu karang besar menjadi ikon yang dimiliki dari Tanah Lot. Salah satu lokasi wisata paling terkenal di Bali ini sudah seperti magnet yang terus menarik wisatawan untuk mengunjungi Bali. Tak hanya sekadar menyuguhkan daya tarik wisata alam di Tanah Lot, membicarakan tempat suci umat Hindu ini juga tidak akan terlepas dari nilai-nilai budaya dan spiritual.

Lebih dari itu, Tanah Lot juga menawarkan berbagai atraksi dan aktivitas menarik untuk menyempurnakan liburanmu. Jadi, jika berencana liburan ke sini, pastikan kamu tidak melewatkan hal-hal menarik berikut ini:

Mengunjungi “pulau karang” yang indah

Pulau Karang Tanah Lot
Pulau Karang, Tanah Lot (Sumber: Shutterstock)

Tanah Lot merupakan tempat ibadah umat Hindu yang terletak di atas sebuah batu karang besar. Untuk bisa melihat keindahan Pura Luhur Tanah Lot, kamu bisa berjalan kaki saat air sedang surut. Namun, saat air pasang, jalan tersebut akan tertutup air sehingga membuat Tanah Lot terlihat seperti sebuah pulau karang yang indah di tengah laut dari kejauhan.

Di atas “pulau karang” tersebut, berdiri dua pura yang berada di dua lokasi berbeda. Satu pura yang dikenal dengan Pura Luhur Tanah Lot terletak di atas bongkahan batu karang besar. Pura ini dibangun untuk memuja Tuhan, yaitu Dewa Laut demi memohon keselamatan dan kesejahteraan dunia, serta keseimbangan antara laut dan bumi. Di sebelah baratnya, terdapat Pura Batu Bolong yang terletak di atas tebing yang menjorok ke laut. Pura ini digunakan umat Hindu untuk menggelar upacara Melasti atau upacara keagamaan lainnya.

“Tanah Lot selalu menjadi destinasi wajib setiap kali liburan ke Bali. Tidak boleh terlewatkan dan selalu membuat rindu. Suara deburan ombak yang pecah di karang juga membuat selalu ingin kembali di sini. Sakral dan penuh relaksasi,” tulis akun dengan nama Sanitarini di TripAdvisor.

Jadi, jika ingin melihat keindahan pura, ada baiknya kamu datang di sore hari, saat air laut sedang surut. Di samping itu, ada banyak peraturan yang harus kamu hormati. Pura ini hanya boleh dimasuki oleh umat Hindu yang ingin beribadah, sehingga pengunjung yang beragama non-Hindu hanya bisa berkeliling di sekitar pelataran pura saja. Jangan lupa juga untuk mengenakan pakaian yang sopan ketika hendak masuk ke sini.

Mengunjungi Gua Ular Suci

Selain “pulau karang” yang cantik, terdapat juga beberapa gua kecil. Salah satunya, Gua Ular Suci yang menyimpan ular-ular yang diyakini sebagai penjaga pura. Ular yang ada di sini adalah jenis ular laut dengan kulit belang hitam putih, berekor putih, dan berbisa.

Meskipun tergolong jenis ular berbahaya, kamu diperbolehkan untuk memegang ular-ular tersebut. Kamu juga dapat berfoto bersama ular suci sambil ditemani pawang hanya dengan membayar secara sukarela pada sebuah kotak yang telah disiapkan.  

“Saya mengunjungi gua yang berada di bawah tebing. Di sana, ada dua orang yang menjaga gua. Setelah memberikan sumbangan sukarela, saya diizinkan untuk menyentuh ular suci yang dipercaya menjaga pura tetap aman,” tulis LMack26 asal Perth, Australia di TripAdvisor.

Mengunjungi Gua Air Suci

Tepat di depan Gua Ular Suci, ada Gua Air Suci yang mengalirkan mata air yang berasal dari tengah laut. Gua sumber air tawar yang disebut Tirta Pabersihan ini kini menjadi air suci yang dikeramatkan. Selain digunakan untuk keperluan ibadah umat Hindu, wisatawan diperbolehkan untuk bisa meminum air suci tersebut atau sekeadar membasuh tangan dan wajah.

Ketika air diminum, rasanya sangat segar dan tidak ada rasa asin sedikit pun. Masyarakat pun percaya bahwa meminum air suci tersebut bisa memberikan banyak khasiat, seperti menyembuhkan segala macam penyakit dan meningkatkan kesuburan pasangan suami-istri.

Mengunjungi pura suci di sekitar area Tanah Lot

Pura Tanah Lot
Pura Tanah Lot (Sumber: Max Pixel)

Tanah Lot tak hanya memiliki dua buah pura. Selain Pura Luhur Tanah Lot dan Pura Batu Bolong, ada juga beberapa pura suci lain yang lokasinya berada di sekitar objek wisata ini. Pura-pura suci tersebut bisa kamu jelajahi satu per satu karena letaknya saling berdekatan. Menariknya lagi, berbagai pura tersebut memiliki fungsi yang berbeda-beda. Berikut ulasannya:

  • Pura Jero Kandang: Tempat untuk memohon perlindungan untuk ternak dan tanaman pertanian dari segala penyakit
  • Pura Enjung Galuh (berdekatan dengan Pura Jero Kandan): Tempat untuk pemujaan Dewi Sri, dewi kesuburan tanah
  • Pura Penataran (terletak di sebelah utara Pura Tanah Lot): Tempat untuk memuja Tuhan agar mendapat kebahagiaan dan kesejahteraan
  • Pura Batu Mejan atau dikenal pula dengan Pura Beji: Tempat untuk mendapatkan Tirtha Penglukatan, mata air suci yang diyakini dapat menyucikan segala sesuatu dari sifat negatif
  • Pura Pekedungan (pura pusat kemakmuran): Tempat Dang Hyang Nirartha melakukan meditasi dan umat Hindu melaksanakan persembahan
  • Pura Penyawang (terletak di sisi barat Pura Penataran: Tempat alternatif untuk sembahyang di kala air pasang menutup jalan menuju Pura Luhur Tanah Lot.

Menyaksikan upacara keagamaan

Upacara keagamaan Odalan di Tanah Lot (Sumber: Wikipedia)

Tanah Lot merupakan lokasi wisata untuk kamu yang ingin menyaksikan secara langsung berbagai upacara keagamaan umat Hindu. Salah satunya, upacara keagamaan Piodalan (hari jadi pura) yang selalu dilaksanakan setiap 210 hari sekali menurut kalender Saka atau empat hari setelah hari raya Kuningan.

Jadi, beruntunglah kamu bila mengunjungi Tanah Lot tepat pada hari perayaan tersebut. Melihat iring-iringan umat Hindu membawa sesajen dengan teratur dan khidmat menuju pura, juga momen sembahyang bersama, tentu akan menambah pengalaman baru yang berkesan.

Menikmati momen sunset terindah

Sunset di Tanah Lot
Sunset di Tanah Lot (Sumber: Shutterstock)

Daya pikat lain dari Tanah Lot adalah memiliki lokasi terbaik untuk menyaksikan matahari terbenam. Banyak wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam tersebut menjelang sore hari, sehingga tempat wisata ini menjadi lebih penuh. Cahaya merah keemasan dengan lembayung ungu yang menyinari pura tentunya dapat memberikan panorama eksotis yang romantis untuk menutup harimu dengan sempurna.

“Pura Tanah Lot merupakan pura yang berada di pinggir pantai, sehingga sangat indah dikunjungi saat sunset apabila tidak sedang mendung. Lengkungan mataharinya kelihatan sangat jelas,” kata Mega Hariani, wisatawan asal Depok di TripAdvisor.

Jika kamu ingin membuktikan keindahan golden sunset di sini, datanglah sekitar jam 17:00. Waktu ini dianggap tepat untuk kamu bisa mendapatkan posisi terbaik menikmati sunset dari awal sampai akhir. Setelah momen matahari terbenam berakhir, jangan langsung buru-buru pulang. Cobalah menyaksikan pertunjukan Kecak Dance Fire Show di Taman Budaya Surya Mandala, yang terletak di sebelah barat Pura Batu Bolong atau sebelah Restoran Melasti. Untuk menyaksikan pertunjukan ini, kamu harus mengeluarkan biaya tiket sebesar Rp50.000 per orang.

Berburu foto dan bermain air laut

Mengabadikan momen aktivitas adalah satu hal yang selalu dilakukan banyak wisatawan. Kamu yang menyukai fotografi bisa mengambil banyak gambar dari objek menarik di sini, mulai dari pemandangan alam, eksotisme pura hingga pesona pantai yang sangat cantik untuk dipamerkan ke teman atau melalui akun media sosial.

Sembari menyeberang ke kawasan pura, kamu juga bisa bermain air di sekitar pantai. Saat bermain air, pastikan untuk tidak melewati tanda batas berbahaya berupa tali merah yang ada di sejumlah titik di pinggir pantai. Peringatan ini penting untuk mencegah risiko hilang diterjang ombak. Selain itu, pastikan pula untuk selalu berhati-hati karena banyak batu karang yang licin akibat tertutup lumut dan rumput laut.

Tertarik untuk mengeksplor keindahan pura dan alam Tanah Lot? Silakan datang ke Desa Braban, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali. Saat ini, Tanah Lot bisa kamu kunjungi setiap hari pukul 07:00 – 19:00. Harga tiket dibedakan untuk wisatawan domestik dan mancanegara. Tiket domestik untuk dewasa dan anak-anak dijual Rp20.000 per orang dan Rp15.000 per anak. Sementara itu, wisatawan mancanegara dikenakan harga tiket sebesar Rp60.000 per orang dan Rp30.000 untuk setiap anak.

Tunggu apalagi? Bagi kamu yang ingin menikmati keindahan Tanah Lot, paket tiket pesawat dan hotel Traveloka menawarkan cara pemesanan langsung sekaligus dalam sekali transaksi. Cara praktis ini sangatlah memudahkan kamu untuk mendapatkan tiket dan hotel dengan harga bersahabat. Selain itu, paket yang ditawarkan bisa diatur sedemikian rupa, sehingga akomodasi dan alat transportasi yang dibutuhkan sesuai dengan kebutuhanmu. Jadi, untuk urusan perjalanan kali ini ke Tanah Lot, percayakan saja pada Traveloka!

 

0 Shares
Share
Pin
Share
Tweet
+1