15 Air Terjun di Bali untuk Petualangan Seru Tak Terlupakan

Selama ini, Bali lebih dikenal dengan wisata pantainya. Tapi, tahukah kamu bahwa pantai bukan satu-satunya destinasi wisata air yang bisa kamu kunjungi di Bali? Pulau Dewata ini ternyata menyimpan banyak wisata air terjun. Namun, lokasi yang sulit dijangkau kerap membuat wisatawan enggan berkunjung. Padahal jika mencari informasi lebih jeli lagi, sudah banyak wisata air terjun yang memiliki akses terjangkau.

Nah, bagi kamu yang ingin menikmati pengalaman berlibur sekaligus bertualang di Bali dengan cara berbeda, air terjun dapat menjadi destinasi yang tepat. Tidak hanya memiliki air yang jernih, air terjun di Bali juga menyuguhkan pemandangan alam yang memesona. Ayo, cari tahu ulasan 15 wisata air terjun yang bisa kamu kunjungi di Bali!

Air Terjun Banyumala

(Sumber: @thebaliguideline)

Air terjun satu ini belum memiliki banyak pengunjung karena lokasinya yang cukup tersembunyi, yaitu di Desa Pakraman Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Buleleng. Akses menuju air terjun cukup curam, sehingga membutuhkan perjuangan untuk melewatinya. Namun tak perlu khawatir, karena upaya kamu akan terbayar dengan pemandangan cantik dua air terjun berdampingan bernama Air Terjun Banyumala.

Aliran airnya cukup deras membasahi tembok berbatuan hijau. Meski begitu, kolam yang dihasilkan air terjun masih cukup rendah untuk menjadi lokasi bermain air atau berenang para pengunjung. Karena masih tergolong sepi, kamu pun akan merasa seperti berada di kolam pribadi dengan air yang jernih dan menyegarkan. Tak lupa, pesona alam sekitar Air Terjun Banyumala akan membuat kamu semakin betah di sini.

Air Terjun Tibumana

(Sumber: @liburanbali)

Di Desa Apuan, Kabupaten Bangil, terdapat sebuah air terjun yang mulai dikenal banyak wisatawan, yaitu Air Terjun Tibumana. Di sini, kamu akan disuguhi pemandangan air terjun kembar yang mengalir berdampingan secara simetris. Di balik derasnya air terjun tersebut, kabarnya terdapat sebuah gua yang menjadi jalan pintas menuju Pura Gua Raja Besakih.

Di sekeliling air terjun setinggi 20 meter tersebut, kamu akan melihat berbatuan besar yang telah menghijau karena lumut. Tak hanya itu, kolam air terjun yang jernih serta pepohonan di sekitar tentu akan membuat kamu merasa sejuk. Untuk masuk ke Air Terjun Tibumana, kamu akan dikenakan biaya tiket sebesar Rp5.000.

Air Terjun Peguyangan

(Sumber: @liburanhemat.id)

Berbeda dari kebanyakan air terjun yang berada di dalam hutan, Air Terjun Peguyangan justru terletak di area pantai. Berada di tepi tebing, air terjun ini berdampingan dengan sebuah pura. Karena itulah, masyarakat setempat kerap menganggap air yang dihasilkan sebagai air yang suci. Untuk menikmati pesona air terjun ini, kamu bisa bermain di kolam semacam infinity pool yang berada di tepi tebing.

Untuk mencapai air terjun di Bali ini, kamu harus terlebih dulu menuruni sekitar 460 anak tangga yang cukup curam di tebing dinding. Penasaran untuk melihat langsung keindahan alam Air Terjun Peguyangan? Kamu bisa langsung datang ke Desa Batu Kandik, Nusa Penida. Jangan lupa untuk membawa baju ganti jika kamu berencana untuk bermain air, ya!

Air Terjun Gitgit

(Sumber: @bali_heaven2017)

Jika kamu mengunjungi kawasan Bedugul, coba luangkan waktu untuk mampir ke Air Terjun Gitgit. Lokasi air terjun ini cukup mudah dijangkau karena terletak di pinggir Jalan Raya Bedugul Singaraja. Secara administratif, Air Terjun Gitgit berada di Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Buleleng. Karena lokasinya yang mudah ditemukan, Air Terjun Gitgit pun cukup populer di kalangan wisatawan.

Memiliki ketinggian sekitar 35 meter, Air Terjun Gitgit menjadi air terjun yang cukup tinggi di Bali. Debit air yang dihasilkan pun cukup deras saat menghujani tebing yang diselimuti lumut. Selain bisa menikmati pesona air terjun, kamu juga akan melihat hamparan kebun cengkih, kopi, dan sawah dalam perjalanan menuju lokasi Air Terjun Gitgit. Untuk mengunjunginya, kamu akan dikenakan biaya Rp5.000 per orang.

Air Terjun Tegenungan

(Sumber: @infowisatabali)

Tak seperti kebanyakan air terjun yang berada di kawasan dataran tinggi, Air Terjun Tegenungan justru berada di dataran rendah. Meski tingginya hanya mencapai 15 meter, debit air yang dihasilkan tergolong cukup besar. Meski begitu, kamu tetap diperbolehkan berenang atau sekadar bermain air di kolam air terjun. Di sini, kamu juga bisa dengan mudah menemukan fasilitas umum seperti toilet maupun toko suvenir.  

Air Terjun Tegenungan menjadi salah satu objek wisata yang cukup ramai. Bagaimana tidak, lokasinya berada cukup dekat dengan Kota Denpasar, tepatnya di Banjar Tegenungan, Desa Kemenuh, Gianyar. Kamu hanya perlu menempuh jarak 16 km atau sekitar 45 menit berkendara dari pusat kota. Saat berkunjung, siapkanlah uang Rp10.000 sebagai biaya tiket masuk ya!

Air Terjun Blemantung

(Sumber: @bobbahar)

Lokasi air terjun berikutnya bisa kamu temukan di Desa Pujungan, Kecamatan Pupuan, Tabanan. Dengan menempuh perjalanan 2 jam berkendara dari Denpasar, kamu akan sampai di Air Terjun Blemantung. Air terjun setinggi 50 meter ini cukup menarik karena berada di pekarangan belakang Pura Taman Sari.  Perpaduan objek budaya dan alam tersebut tentu bisa menjadi foto menarik bagi kamu.

Air terjun ini masih terbilang sepi pengunjung, karenanya kamu tidak akan dipungut biaya apapun saat berkunjung. Selain menikmati kesegaran udara sekitar, kamu diperbolehkan untuk bermain air dan berenang di kolam air terjun. Namun tetaplah berhati-hati karena kondisi kolam yang sebagian besar dipenuhi oleh berbatuan.

Air Terjun Munduk

(Sumber: @o_l_e_4_k_a_ya)

Di Desa Munduk, Kecamatan Banjar, Buleleng, terdapat dua air terjun yang bisa kamu kunjungi, yaitu Air Terjun Munduk dan Air Terjun Melanting. Dari kedua air terjun tersebut, Air Terjun Munduk lebih dahulu dikenal banyak wisatawan. Air terjun dengan ketinggian 20 meter ini memiliki air yang cukup jernih. Tak jarang, pengunjung menghabiskan waktu bermain air di kolam yang terbentuk.

Tak hanya itu, karakteristik wilayah Air Terjun Munduk juga cukup unik. Sekeliling kolam Air Terjun Munduk membentuk dataran yang cukup luas, sehingga bisa digunakan tempat beristirahat ataupun berkumpul para pengunjung. Tak lupa, banyaknya vegetasi di sekitar air terjun tentu akan membuat suasana semakin asri.

Air Terjun Melanting

(Sumber: @didukmiru)

Berjarak 1 km dari Air Terjun Munduk, kamu bisa menemukan Air Terjun Melanting. Tepatnya, air terjun ini berada di Desa Munduk, Kecamatan Banjar, Buleleng. Untuk mengunjunginya, kamu perlu membayar biaya masuk sebesar Rp5.000. Meski belum terlalu populer, pesona Air Terjun Melanting tentu tak boleh diremehkan begitu saja.  

Air terjun di Bali yang satu ini berada di ketinggian sekitar 800 900 mdpl, sehingga kawasannya memiliki hawa yang cukup sejuk. Air terjunnya sendiri memiliki ketinggian sekitar 20 30 meter. Walau belum cukup ramai pengunjung, kawasan wisata ini sudah dilengkapi dengan sebuah warung makan. Dengan begitu, kamu tak perlu bingung saat ingin mencari makan atau beristirahat sejenak.

Air Terjun Sekumpul

(Sumber: @lelungan.id)

Keindahan alam lainnya bisa kamu lihat di Air Terjun Sekumpul. Dengan ketinggian 100 meter, air terjun ini menjadi salah satu yang tertinggi di Bali. Sesuai namanya, air terjun ini terletak di Desa Sekumpul, Kecamatan Sawan, Buleleng atau 76 km dari Kota Denpasar. Sebenarnya, ada tujuh air terjun yang berada di kawasan Desa Sekumpul. Namun, hanya Air Terjun Sekumpul yang memiliki akses paling terjangkau.

Untuk sampai di lokasi, kamu akan terlebih dahulu melalui jalan beton dan menyeberangi sungai. Sesampainya di Air Terjun Sekumpul, kamu perlu membayar tiket masuk Rp10.000 per orang. Jika kamu ingin mengunjungi air terjun di Bali ini, sebaiknya hindari musim hujan. Pasalnya, sungai kerap kali meluap karena curah hujan yang tinggi sehingga bisa membahayakan pengunjung.

Air Terjun Aling-aling

(Sumber: @lelungan.id)

Air Terjun Aling-aling berada di Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada, Buleleng. Kamu hanya perlu menempuh setengah jam berkendara dari Kota Singaraja untuk sampai di lokasi. Untuk sampai ke air terjun, kamu perlu menuruni ratusan anak tangga dan menyeberangi sebuah sungai kecil.

Sesampainya di lokasi, kamu akan disambut dengan air terjun setinggi 35 meter serta kolam air terjun dengan kedalaman 2 – 4 meter. Bagi yang suka menantang adrenalin, kamu bisa mencoba lompat dari atas air terjun agar menambah seru pengalaman berlibur. Untuk bisa menikmati pesona cantik Air Terjun Aling-Aling, kamu hanya perlu membayar tiket masuk Rp5.000.

Air Terjun Jembong

(Sumber: @bali.trip)

Umumnya, air terjun turun pada kemiringan tegak lurus (90 derajat). Namun, berbeda halnya dengan Air Terjun Jembong yang berada pada kemiringan mencapai 75 derajat.  Tebing yang terdiri dari berbatuan besar membuat pola unik tersendiri pada air terjun. Kamu diperbolehkan untuk bermain ataupun berenang pada kolam air terjun dengan kedalaman 1 meter ini.

Kamu bisa mengunjungi Air Terjun Jembong di Desa Ambengan, Buleleng atau sekitar 15 km dari kawasan Bedugul. Menariknya, Air Terjun Jembong berada di tengah perkebunan cokelat yang rimbun dan asri. Jadi, tak ada salahnya untuk menikmati perjalananmu sejenak di perkebunan tersebut. Nah, siapkan pula kamera untuk mengabadikan setiap keindahan tersebut, ya!

Air Terjun Nungnung

(Sumber: @africahakunamatata)

Air Terjun Nungnung menjadi salah satu objek wisata yang telah dikelola resmi oleh pemerintah setempat. Karena itulah, akses menuju air terjun di Desa Nungnung, Kecamatan Petang, Badung, ini cukup mudah dilalui. Berada di ketinggian sekitar 900 mdpl, Air Terjun Nungnung memiliki ketinggian 50 meter dengan debit air yang cukup deras dan memiliki hawa yang cukup sejuk.

Sebelum memasuki kawasan Air Terjun Nungnung, kamu akan dikenakan biaya masuk sebesar Rp3.000. Selanjutnya, kamu perlu menuruni beberapa anak tangga hingga sampai ke pusat air terjun. Kawasan air terjun di Bali ini juga telah dilengkapi beberapa gazebo yang bisa kamu manfaatkan untuk tempat beristirahat. Saat berkunjung, tetaplah berhati-hati karena kawasan air terjun dipenuhi dengan berbatuan.

Air Terjun Yeh Mempeh

(Sumber: @tommy_38)

Kawasan Buleleng memang menjadi lokasi berkumpulnya wisata air terjun. Di Desa Les, Kecamatan Tejakula, kamu bisa mengunjungi Air Terjun Yeh Mampeh. Akses menuju lokasi air terjun yang cukup mudah membuat Air Terjun Yeh Mampeh semakin digemari banyak wisatawan. Kamu hanya perlu bayar Rp10.000 untuk bisa menikmati pesona alam ini.

Begitu sampai di lokasi utama, kamu akan disambut dengan air terjun setinggi 30 meter yang mengalir ke kolam penuh berbatuan. Kondisi air yang masih jernih tentu akan mendorongmu untuk bermain air ataupun berenang. Tak hanya itu, rindangnya pepohonan di sekitar Air Terjun Yeh Mampeh akan membuat kamu semakin betah berlama-lama.

Air Terjun Lemukih

(Sumber: @rhuhri)

Ingin melihat tiga pesona air terjun sekaligus? Datanglah ke Air Terjun Lemukih di Desa Lemukih, Kecamatan Sawan, Buleleng! Ya, Air Terjun Lemukih memang cukup unik karena terbagi menjadi tiga aliran. Salah satu alirannya memiliki ketinggian 4 meter, sementara dua aliran lainnya tidak diketahui karena tertutup semak belukar.  

Akses menuju Air Terjun Lemukih cukup mudah, yakni cukup berjalan kaki sejauh 200 meter. Selama di sini, kamu bisa menikmati kesejukan udara sekitar serta bermain di kolam air terjun yang cukup jernih. Namun, ingatlah untuk tetap berhati-hati, ya!

Air Terjun Tembok Barak

(Sumber: @debbybhismantara)

Salah satu air terjun di Bali yang sedang populer adalah Air Terjun Tembok Barat. Dalam bahasa Bali, “barak” sendiri memiliki arti merah. Konon, nama tersebut digunakan karena tebing yang menjadi latar belakang air terjun ini memiliki warna merah. Keunikan lainnya terletak pada letak air terjun yang tidak terlalu tinggi. Air terjun justru muncul di sela-sela tebing yang ada.

Dengan ketinggian tersebut, curahan air yang dihasilkan pun tak terlalu kencang sehingga kolam air terjun akan terasa lebih tenang. Kamu bisa menuju Gang Cengkeh, Sukasada, Buleleng untuk melihat pesona Air Terjun Tembok Barak. Dari pusat kota, kamu hanya perlu menempuh 1 – 1,5 jam perjalanan berkendara.

***

Pesona wisata Pulau Dewata memang tidak ada habisnya untuk dijelajahi. Kali ini, cobalah untuk luangkan waktu mengunjungi 15 air terjun di atas. Agar bisa puas melakukan eksplorasi, jangan lupa membawa baju ganti untuk berjaga-jaga jika baju yang kamu kenakan basah. Nah, Selamat menikmati Bali dari sisi yang berbeda dan dapatkan petualangan seru tak terlupakan!

Baca juga  Wisata Kuliner di Bali yang Aman Buat Dompet? Ini Jawabannya!
admin traveloka
admin traveloka
administrator

Sebelumnya
10 Cafe di Malang yang Keren untuk Tempat Nongkrong
Selanjutnya
15 Air Terjun di Bali untuk Petualangan Seru Tak Terlupakan
Pendapat:
Nilai:
0 votes, average: 0,00 out of 50 votes, average: 0,00 out of 50 votes, average: 0,00 out of 50 votes, average: 0,00 out of 50 votes, average: 0,00 out of 5 0,00
You need to be a registered member to rate this.
Loading...
0
like
0
love
0
haha
0
wow
0
sad
1
angry

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

0 Shares
Share
Pin
Share
Tweet
+1