Oleh-Oleh Kediri ini Tunjukan Kreatifitas dan Budaya Lokal

Oleh-Oleh Kediri ini Tunjukan Kreatifitas dan Budaya Lokal

Meski lekat dengan julukan Kota Tahu, Kediri ternyata menawarkan banyak keunikan lainnya. Selain kuliner dan tempat wisata, kamu juga akan menemukan beragam kerajinan tangan khas yang bisa dijadikan oleh-oleh menarik.

Berbagai kerajinan yang dibuat dengan kreatifitas serta balutan budaya membuat barang-barang tersebut memiliki nilai yang unik. Penasaran apa saja? Ayo simak rekomendasi oleh-oleh kediri berupa kerajinan tangan dari Traveloka! Salah satunya sudah dikenal sampai mancanegara lho!

Kerajinan tangan jenitri

(Sumber: jenitrikediri.blogspot.co.id)

Tahukah kamu jika biji-bijian bisa dijikan karya seni? Salah satunya seperti yang dilakukan kelompok pengrajin Kediri, mereka memanfaatkan biji pohon jenitri (genitri) untuk dijadikan sebuah kerajinan tangan. Mulai dari gelang, kalung, gantungan kunci, hingga tasbih berhasil mereka buat dengan bahan dasar biji jenitri.

Salah satu pusat produksi kerajinan tangan jenitri bisa kamu temukan di Kawasan Wisata Besuki, Kecamatan Mojo. Di sini, kamu bisa membeli berbagai kerajinan tangan jenitri dengan harga yang beragam. Namun, umumnya kerajinan tangan jenitri dijual dengan harga sekitar

Rp5.000 – Rp25.000.

Kain tenun ikat Bandar

(Sumber: aamputra.blogspot.co.id)

Kain tenun menjadi salah satu kerajinan populer di hampir seluruh daerah Indonesia, begitu pula Kediri. Di Kelurahan Bandar Kidul, Mojoroto, kamu akan menemukan kumpulan perajin tenun ikat. Tak sekadar  membeli, para wisatawan juga bisa mencoba langsung proses menenun dengan perajin. Cukup menarik, bukan?

Selain menjadi oleh-oleh andalan Kediri, kain tenun ikat Bandar juga telah berhasil dipamerkan hingga mancanegara seperti Jepang dan Amerika. Motif variatif serta bahan yang halus membuat kain tenun ikat banyak dibeli wisatawan. Umumnya, tenun ikat katun dijual sekitar Rp150.000, sedangkan tenun ikat sutera ditawarkan dengan harga sekitar Rp350.000.

Biasanya, permintaan produksi tenun ikat akan meningkat menjelang Ramadan dan Lebaran. Bagaimana tidak, tenun ikat menjadi buruan utama para pemudik di Kediri. Untuk itu, kamu perlu memesan jauh-jauh hari agar tidak kehabisan. Selamat berburu kain tenun khas Kediri!

Batik Kediri

(Sumber: jawatimuran.net)

Oleh-oleh Kediri lain yang tak boleh kamu lewatkan adalah batik Kediri. Uniknya, berbagai motif batik Kediri dibuat berdasarkan ciri khas Kediri. Misalnya, motif batik gumul yang menggambarkan Simpang Lima Gumul, sebuah monumen di Kota Kediri. Ada pula motif garuda muka sekar jagad yang menggambarkan tahu dan getuk, dua makanan khas Kediri.

Selain ciri khas Kediri, motif batik juga diambil berdasarkan sejarah Kediri. Salah satunya, batik bolleches yang dibuat pada tahun 1980. Makna ‘bolleches’ diambil dari bahasa Belanda yang artinya kumpulan titik-titik. Konon, motif pada batik bolleches menggambarkan peninggalan arkeologis serta perkembangan masyarakat Kediri saat itu.

Tak hanya motif unggulan tersebut, kamu pun bisa mendapatkan ragam batik seperti batik tulis, batik sasirangan, batik jumputan, dan batik tenun ikat. Seluruh motif tersebut bisa kamu dapatkan di Setra Batik Kediri, Jalan KH Dewantoro 74, Sekoto, Badas Pare.

Suvenir tempurung kelapa

(Sumber: elshinta.com)

Di Kelurahan Burengan dan Desa Brumbung, kamu akan menemukan kerajinan tangan unik berbahan dasar tempurung kelapa. Alih-alih terbuang, penduduk lokal justru mendaur ulang tempurung kelapa untuk dijadikan barang yang lebih bermanfaat. Mulai dari mangkuk, gayung, sendok, hingga berbagai aksesori bisa kamu beli sebagai oleh-oleh.

Selain mengunjungi langsung tempat produksi, kamu bisa mendapatkan kerajinan tempurung kelapa di berbagai lokasi. Salah satunya, kamu bisa mengunjungi Pasar Tugu Simpang Lima Gumul dan di berbagai toko suvenir Kota Kediri. Menariknya, kerajinan khas Kediri ini sudah dipasarkan hingga lintas pulau lho! Apa kamu salah satu yang pernah membelinya?

Kerajinan bambu

(Sumber: id.pinterest.com)

Satu lagi oleh-oleh menarik yang bisa kamu pilih saat di Kediri: kerajinan bambu. Demi memanfaatkan tanaman bambu, beberapa pengrajin mengubahnya menjadi barang-barang hiasseperti kap lampu, lampu duduk, piring bambu, dan masih banyak lagi

Harga yang ditawarkan beragam, tergantung pada produk yang ingin kamu beli. Misalnya, kerajinan lampu dari bambu dijual seharga Rp100.000 – Rp200.000. Meski hanya diproduksi di Desa Ringin Sari dan Desa Pekulon, penjualan kerajinan bambu sudah tersebar di berbagai toko suvenir Kota Kediri hingga kota-kota lain di Jawa Timur.

***

Itulah daftar oleh-oleh kerajinan tangan khas Kediri rekomendasi Traveloka. Selain unik, kerajinan tangan tersebut memiliki ragam manfaat bagi kegiatan sehari-hari. Tak lupa, ciri khas Kediri pada setiap barang akan membuat kamu tetap ingat dengan Kota Tahu ini. Yuk, segera rencanakan liburan ke Kediri bersama kerabat ataupun keluarga!

Baca juga  Travel Expert Ungkap Mitos Para Backpacker yang Ternyata Salah
3 Shares
Share3
Pin
Share
Tweet
+1