Cara Seru Memperingati Hari Kartini

Cara Seru Memperingati Hari Kartini

Ada banyak aktivitas seru yang bisa kamu lakukan untuk memperingati Hari Kartini. Hari peringatan emansipasi wanita Indonesia yang jatuh setiap tanggal 21 April ini dapat dirayakan dengan berbagai cara, menerapkan peran pengajar dalam diri Raden Adjeng Kartini semasa hidupnya atau menapak tilas jejak-jejak beliau di tanah kelahirannya, Jepara.

Untuk para pemuda dan pemudi yang berjiwa nasionalis seperti kamu, wajib rasanya melakukan hal-hal positif dan seru di Hari Kartini. Sebagai rekomendasi, Traveloka akan membagikan beberapa aktivitas seru yang bisa kamu coba di bawah ini:

Mengenakan kebaya ke tempat kerja

(Sumber: Shutterstock)

Kebaya dikenal sebagai busana khas Indonesia yang dikenakan para perempuan. Oleh karena itu, kamu bisa mengenakan kebaya ke tempat kerja pada Hari Kartini. Kebaya masa kini sudah bisa dipadukan dengan jeans atau rok favorit kamu yang akan menampilkan kesan semi-formal yang trendi.

Tak hanya membuat kamu lebih cantik, mengenakan kebaya juga bisa membuat tampilan lebih anggun. Berbagai jenis kebaya modern yang bisa kamu gunakan ke tempat kerja, di antaranya kebaya kutu baru, kebaya encim, dan kebaya peplum. Tertarik untuk mengenakan kebaya pada 21 April nanti

Membaca buku “Habis Gelap Terbitlah Terang”

(Sumber: Wikipedia)

Habis Gelap Terbitlah Terang adalah buku yang berisi kumpulan surat-surat yang ditulis R.A. Kartini kepada kawan-kawannya di Eropa. Dengan membaca karyanya, kamu akan tahu banyak mengenai peristiwa yang dilalui R.A. Kartini semasa hidupnya. Menariknya lagi, kamu bisa mendalami isi pikiran beliau saat menulis surat-surat dalam buku tersebut.

Buku Habis Gelap Terbitlah Terang awalnya ditulis dalam bahasa Belanda yang kemudian diterjemahkan oleh Armijn Parne pada tahun 1938. Banyak pemikiran R.A. Kartini yang menjadi tolak ukur emansipasi, seperti dalam surat pertamanya saat Kartini mengeluh tentang pendidikan yang hanya diperuntukkan pada kaum laki-laki.

Pada surat berikutnya, Kartini bercerita kepada para kerabat penanya bahwa beliau bahagia karena bisa mewujudkan salah satu mimpinya untuk menyebarkan pendidikan kepada semua kalangan sebagai guru. Surat-surat yang ditulis Kartini begitu menggambarkan betapa dia berjuang untuk perempuan agar mendapat hak yang sama dengan laki-laki.

Mengikuti gerakan mengajar untuk anak-anak

(Sumber: @dinding_mdc)

Dikenal sebagai seorang pendidik, Kartini sempat mendirikan sekolah bernama  Sekolah Kartini. Sekolah ini dikhususkan para perempuan untuk mengenyam pendidikan dasar. Uniknya, sekolah ini memiliki pelajaran tambahan yaitu memasak dan menjahit.

Jiwa pengajar dari seorang Kartini bisa juga kamu terapkan saat ini. Misalnya dengan mengikuti program sosial dengan gerakan seperti mengajar anak-anak jalanan, anak-anak kurang mampu atau pun yang berada di berbagai daerah terpencil dan tertinggal. Sebuah hal positif untuk lingkungan sekitarmu, bukan?

Menyumbangkan buku dan alat pendidikan

(Sumber: @rumahbaca_zulaikha)

Cara lain untuk ikut andil dalam pengamalan R.A. Kartini di dunia pendidikan adalah dengan menyumbangkan buku dan alat sekolah kepada orang-orang yang membutuhkan. Kamu bisa memberikan bantuan ke panti asuhan, korban bencana alam, atau anak-anak jalanan.

Tidak mesti buku-buku baru, kamu juga bisa menyumbangkan buku-buku bacaan favorit semasa kecil. Selain itu, peralatan ATK juga bisa disumbangkan untuk keperluan sekolah. Hadiah kecil yang tentunya akan membuat mereka senang, bukan?

Berburu ukiran kayu dari Jepara

(Sumber: @ayasi_online_shop)

Selain sebagai pengajar, semasa hidupnya R.A. Kartini dikenal juga sebagai pebisnis. Dia pernah mendirikan sebuah bengkel ukir kayu untuk para pemuda di Jepara. Ukiran kayu jepara awalnya hanya boleh dimiliki oleh bangsawan. Namun atas dasar pemikiran Kartini, kini keindahan ukiran kayu bisa dimiliki siapa saja.

Ukiran kayu jepara kini telah diterapkan ke dalam berbagai medium, seperti meja, patung, kursi, lemari, hingga pintu rumah. Kamu bisa mendapatkan beragam seni ukir jepara ini di berbagai sentra ukir yang terletak di Desa Mulyoharjo, Senenan, Petekeyan, Blimbingrejo, Bulungan, dan Desa Mayong Kidul. Jika berkunjung ke Jepara, jangan lupa beli ukiran unik sebagai cendera mata, ya!

Berkunjung ke Museum R.A. Kartini

(Sumber: @nophitarahma)

Saat berada di Jepara, kamu wajib mengunjungi Museum R.A. Kartini. Museum yang dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Jepara ini terletak di Jalan Alun-Alun No 1. Di sini, tersimpan benda-benda peninggalan R.A. Kartini dan kakaknya, Raden Mas Panji Sosrokartono berupa foto, radio, dan koleksi piring. Selain itu, di museum ini juga tersimpan benda-benda bersejarah dan hasil kerajinan dari Jepara.

Museum R.A. Kartini buka setiap hari mulai dari  pukul 09:00 hingga pukul 17:00. Untuk bisa memasuki museum, kamu akan dikenakan biaya seharga Rp3.000. Dengan harga yang terjangkau, kamu bisa puas berwisata sejarah untuk mengenang perjuangan R.A. Kartini semasa hidupnya.

***

Itulah beberapa cara seru untuk memperingati Hari Kartini. Tak hanya untuk mengenang jasa R.A. Kartini, beberapa aktivitas di atas juga bermanfaat bagi orang lain jika kamu lakukan. Mengenang jasa sekaligus mengamalkan perjuangan penggerak emansipasi wanita di Indonesia, tentu akan menjadi hal yang berharga bukan?

Baca juga  8 Rekomendasi Tempat Makan Korea Halal di Jakarta
0 Shares
Share
Pin
Share
Tweet
+1