15 Wisata Kuliner di Jogja yang Legendaris dan Murah

15 Wisata Kuliner di Jogja yang Legendaris dan Murah

Kamu yang sudah pernah ke Jogja pasti tahu mengapa Kota Gudeg ini tidak pernah membosankan. Selain wisata alam dan budaya, Jogja juga memiliki daya tarik pada kulinernya. Kamu bisa menemukan banyak tempat kuliner yang menawarkan menu makanan enak dan murah.

Beberapa tempat kuliner tersebut sudah berdiri sejak puluhan tahun lalu, sehingga menjadi destinasi wisata kuliner yang legendaris. Untuk kamu yang tertarik mengunjungi tempat-tempat kuliner di Jogja dengan cita rasa masakan yang autentik dari masa ke masa, berikut beberapa rekomendasi dari Traveloka:

Gudeg Mbah Lindu

(Sumber: @dian_irfandi)

Berlibur ke Jogja tidak akan lengkap rasanya tanpa menyantap gudeg. Karena merupakan kuliner khas, gudeg bisa dengan mudah kamu temukan di berbagai sudut Kota Jogja. Bagi kamu sedang berada di kawasan Sosrowijayan, jangan lupa mampir ke Gudeg Mbah Lindu yang sudah berjualan sejak sebelum zaman penjajahan Jepang.

Nama gudeg ini diambil dari pemiliknya, mbah Lindu yang sekarang sudah berusia hampir seratus tahun. Sejak dulu, mbah Lindu sendirilah yang meracik bumbu dan mengolah gudeg. Resep masakan pun tidak pernah berubah demi mempertahankan cita rasa asli. Bahkan, jenis lauk yang disediakan masih sama yaitu gudeg, krecek, tahu, tempe, dan telur ayam.

Satu porsi gudeg yang dibuat mbah Lindu dijual dengan harga sekitar Rp15.000 – Rp20.000. Jika ingin mencoba gudeg ini, kamu bisa pukul 05:00 – 10:00 setiap harinya. Datanglah lebih pagi agar kamu tak kehabisan gudeg dengan rasa yang juara ini!

Mie Ayam Bu Tumini

(Sumber: @kulinerlegendaris)

Bagi penggemar mi ayam, kamu wajib mencoba Mie Ayam Bu Tumini Sari Rasa Jati Ayu yang sudah ada sejak sekitar tahun 1990. Kuliner legendaris di Jogja ini begitu istimewa karena menggunakan mi yang dibuat sendiri. Dalam sehari, pembuat mi menghabiskan terigu hingga 70 kilogram untuk membuat adonan. Selain mi yang kenyal, kuahnya kental dan gurih karena bercampur dengan bumbu ayamnya.

Ada berbagai menu mi ayam yang bisa kamu pesan di Mie Ayam Bu Tumini, yakni mi ayam ceker, mi ayam jumbo, hingga mi dengan tambahan ekstra ayam. Tempat makan yang beralamat di Jalan Imogiri Timur No 187, Umbul Harjo ini menjual satu porsi mi ayamnya mulai dari Rp8.000 saja.

Sate Klatak Pak Bari

(Sumber: @silvi_wahyudi)

Merupakan tempat kuliner legendaris, Sate Klatak Pak Bari sudah berdiri sejak sebelum tahun 1945. Sate klatak sendiri merupakan sate kambing muda usia 8 – 9 bulan yang empuk dan dibumbui dengan garam. Selain berkat cita rasa sate yang lezat, kuliner di Jogja yang satu ini semakin terkenal setelah muncul di film Ada Apa dengan Cinta 2 (2016).

Bagi yang penasaran menikmati satu porsi hidangan ini, kamu hanya perlu siapkan sekitar Rp20.000. Satu porsi sate klatak berisi dua tusuk sate kambing muda matang yang empuk, sepiring nasi, gulai, dan minum. Dengan harga yang terjangkau, kamu sudah bisa puas bersantap!

Mangut Lele Mbah Marto

(Sumber: @prakosomethuselah)

Mangut lele banyak dijual di Jogja karena merupakan salah satu kuliner khas. Nah, salah satu penjual mangut lele paling enak yang bisa kamu datangi adalah Mangut Lele Mbah Marto di Jalan Parangtritis KM 6,5, Dusun Sewon, Panggungharjo, Bantul. Tempat makan satu ini terbilang legendaris karena sudah buka sejak sekitar tahun 1945.

Mangut lele merupakan lele yang diasap, lalu dimasak menggunakan kuah santan kuning. Keunikan di Mangut Lele Mbak Marto adalah kamu harus masuk ke tempat proses masak berlangsung untuk bisa menikmati hidangan. Di dapur ini, kamu pun bisa mengambil sendiri nasi dan lauk pauk yang disediakan. Sediakan uang sekitar Rp20.000 untuk makan di tempat yang buka pukul 09:00 – 16:00 setiap harinya ini.

Bakmi Mbah Mo

(Sumber: @estee.yuliarti)

Di daerah Desa Code, tepatnya di Jalan Parangtritis KM 11, terdapat sebuah tempat makan legendaris bernama Bakmi Mbah Mo. Lokasinya cukup tersembunyi karena terletak di tengah desa. Setelah menyusuri jalan, rasa lelah kamu akan terbayar dengan menikmati Bakmi Mbah Mo. Cita rasa hidangan di tempat makan yang buka pukul 17:00 – 23:00 setiap harinya ini tidak pernah berubah sejak sekitar 30 tahun yang lalu.

Di sini, setiap pesanan bakmi akan dimasak satu per satu di atas tungku berisi arang yang membara  sehingga menghasilkan aroma khas. Untuk masakan sendiri, Bakmi Mbah Mo menggunakan campuran telur bebek untuk menambah rasa gurih. Ada tiga macam bakmi yang bisa kamu pesan, yakni bakmi goreng, rebus, dan nyemek (sedikit kuah). Dari ketiga menu tersebut, mana yang akan kamu coba terlebih dahulu?

Angkringan Lik Man

(Sumber: @sbykulinerinfo)

Jogja tak terlepas dari berderet angkringan yang sudah melegenda. Dari sekian banyak angkringan, salah satu yang paling populer di kalangan warga dan wisatawan adalah Angkringan Lik Man. Berdiri sejak tahun 1960, Angkringan Lik Man bisa dibilang menjadi salah satu pelopor angkringan di Jogja.

Menu andalannya adalah Kopi Joss, yakni segelas kopi hitam yang disajikan dengan tambahan arang membara. Sebagai pelengkap minum kopi, kamu bisa menikmati sate usus, sate telur puyuh, dan gorengan. Tertarik nongkrong di Angkringan Lik Man? Kamu bisa langsung datang ke Jalan Wongsodirjan, Gedongtengen, Sosromenduran. Semakin malam, wisata kuliner ini akan semakin ramai pengunjung.

House of Raminten

(Sumber: @houseoframinten)

Jika ingin menikmati berbagai makanan khas Jawa di satu tempat sekaligus, langsung saja datang ke House of Raminten. Sekarang. restoran yang buka sejak Desember 2008 ini sudah membuka dua cabang di Jogja, yakni di Jalan FM Noto No 7, Kotabaru dan Jalan Kaliurang KM 5,5. Beberapa menu makanan yang ditawarkan adalah nasi kucing, sate lilit, wedang serai, dan tahu bola.

Tak hanya makanannya yang ala Jawa, arsitektur restorannya juga. Saat  menyantap makanan, kamu akan ditemani oleh lantunan musik dang ending gending Jawa. Para pelayannya bahkan mengenakan seragam bertema Jawa, seperti kemben atau blangkon. Merupakan pengalaman yang unik jika kamu makan di wisata kuliner legendaris Jogja yang buka 24 jam setiap harinya ini.

Sambel Welut Pak Sabar

(Sumber: @andhikanugraheni)

Suka makanan pedas? Kalau begitu, kamu harus datang ke Sambel Welut Pak Sabar yang berlokasi di Jalan Imogiri Barat KM 6, Dokaran, Tamanan, Banguntapan, Bantul. Telah berdiri sejak sekitar tahun 1990, wisata kuliner yang buka pukul 10:00 – 22:00 setiap harinya ini pun dikenal sebagai salah satu kuliner legendaris di Jogja.

Sesuai namanya, sambal di sini dibuat dari belut yang digoreng setelah durinya dihilangkan terlebih dulu. Setelah itu, belut goreng akan diulek bersama garam, cabai, dan bawang putih. Tidak ketinggalan, kencur untuk menghasilkan cita rasa dan aroma sambal yang sedap. Selain belut, kamu juga bisa memesan menu lele dan ikan gabus. Kamu hanya perlu siapkan uang sekitar Rp20.000 untuk menikmati hidangan di sini.

Warung Moro Seneng

(Sumber: @diena08)

Warung Moro Seneng telah berdiri sejak sekitar tahun 1960. Sebagian besar bangunan yang berada di Kurahan, Bantul ini terbuat dari dinding anyaman bambu, sehingga menciptakan suasana khas pedesaan. Kamu bisa datang ke tempat legendaris yang satu ini pukul 08:00 – 16:00.

Saat mampir ke warung Moro Seneng, kamu wajib memesan menu tongseng ayam yang merupakan favorit para pengunjung. Satu porsi tongseng ayam terdiri dari potongan daging ayam empuk dengan kuah yang dimasak menggunakan bawang merah, bawang putih, serai, dan daun salam. Bumbu tersebut dicampur dengan santan encer, sehingga rasanya semakin gurih dan sedap.

Sego Godog Pak Pethel

(Sumber: @nyonyokecil)

Dalam bahasa Indonesia, “sego godog” memiliki arti nasi rebus. Nama ini memang sesuai dengan cara penyajian hidangannya. Nasi disajikan dalam mangkuk, lalu disiram dengan kuah yang gurih. Sebagai tambahan, nasi godog juga disajikan dengan daging ayam suwir, telur, kubis, wortel, dan taburan seledri.

Di Sego Godog Pak Pethel, kamu juga bisa memesan berbagai menu lain seperti nasi goreng, bakmi godog, dan bakmi goreng. Setiap harinya, kuliner legendaris yang sudah berdiri sejak tahun 1986 ini buka pukul 19:00 – 00:00. Jika tertarik untuk mencicipinya, kamu bisa datang ke kawasan Pendowoharjo, Sewon, Bantul.

Bakso Bethesda 74

(Sumber: @dwiarifwicaksono)

Bakso telah menjadi salah satu kuliner paling populer di Indonesia. Rasanya, hampir setiap daerah di Indonesia memiliki bakso dengan ciri khasnya masing-masing. Nah, di Jogja kamu bisa menemukan bakso enak di Bakso Bethesda 74. Sudah ada tiga cabang Bakso Bethesda 74 di Jogja, yakni di Jalan Jagalan No 41, Jalan Gondosuli No 5, dan di food court Ambarrukmo Plaza.

Bakso legendaris di Jogja ini cukup populer karena kabarnya sudah berdiri sejak 1974. Setiap bakso di sini dibuat menggunakan bahan-bahan alami untuk menjaga kualitas rasanya. Selain itu, Bakso Bethesda 74 juga sudah mendapatkan label dari MUI sehingga sudah terjamin kehalalannya. Apabila ingin berkunjung, datanglah pukul 10:00 – 14:00 setiap harinya.

Brongkos Bu Rini

(Sumber: @voilajogja)

Bagi yang belum tahu, berongkos atau yang lebih sering disebut brongkos terdiri dari sayur dan lauk kacang yang disajikan dengan kuah santan. Tak ketinggalan cabai rawit yang dibiarkan utuh saat proses memasak brongkos, sehingga ada sedikit rasa pedas.

Dari sekian banyak penjual brongkos di Jogja, salah satu yang paling populer adalah Brongkos Bu Rini karena sudah berdiri sejak 1973. Bahkan, kabarnya brongkos khas ibu Rini ini merupakan salah satu makanan favorit Sultan Jogja. Kalau ingin mencoba hidangan istimewa ini, kamu bisa langsung datang ke Kampung Taman, Patehan, Kraton.

Nasi Goreng Beringharjo

(Sumber: @ellencle)

Saat awal buka pada tahun 1968, warung nasi goreng ini bertempat di dekat pasar Beringharjo. Itulah mengapa wisata kuliner di Jogja yang legendaris ini dinamakan Nasi Goreng Beringharjo. Apabila ingin berkunjung, kini kamu bisa menemukan Nasi Goreng Beringharjo di kawasan Jalan Mataram, di sebelah sisi timur Pasar Beringharjo.

Setiap harinya, Nasi Goreng Beringharjo buka pukul 18:00 – 23:00. Nasi goreng di sini dimasak menggunakan bawang merah, bawang putih, garam, dan kecap. Tidak ketinggalan potongan daging ayam atau babi sebagai lauknya. Selain nasi goreng, warung makan ini juga menawarkan menu lain seperti cap cai, bakmi goreng, dan bakmi rebus.

Ayam Goreng Mbah Cemplung

(Sumber: @streetfoodstories)

Di kaki Gunung Sempu, tepatnya di daerah Sembungan, Kasihan, Bantul, terdapat sebuah rumah makan bernama Ayam Goreng Mbah Cemplung. Desain bangunannya terkesan klasik dengan lantai plesteran semen yang menambah kesan kuno.

Tidak hanya suasana yang menarik, tentunya warung ini menyediakan menu makanan yang lezat. Ayam Goreng Mbah Cemplung terkenal akan dagingnya yang empuk dan gurih. Ditambah dengan nasi putih hangat, lalapan, dan sambal, kamu akan ketagihan dengan hidangan seharga sekitar Rp30.000 ini.

Es Buah PK

(Sumber: @jogjafood)

Jika merasa lelah usai berjelajah Jogja, kamu bisa melipir ke Jalan Pakuningratan, Cokrodiningratan, Jetis untuk menikmati minuman segar di Warung Es Buah PK. Kuliner minuman ini terbilang legendaris karena sudah berdiri sejak 1973. Hanya dengan bayar sekitar Rp8.000, kamu bisa menikmati semangkuk es buah yang berisi nangka, cincau hitam, sawo, kelapa muda, alpukat, sirup, susu cokelat, dan es serut.

Tak hanya es buah, warung ini juga menyediakan bakso daging sapi yang bisa kamu santap dengan bayar sekitar Rp10.000 per porsi. Khusus menu bakso, kamu hanya bisa membelinya di cabang Jalan Kyai Mojo dan Jalan Godean.

***

Setelah membaca rekomendasi dari Traveloka di atas, sepertinya semua wisata kuliner di Jogja tersebut begitu menggiurkan, bukan? Tak perlu tunggu waktu lebih lama lagi, segera rencanakan liburan ke Jogja agar kamu bisa menikmati berbagai kuliner legendaris dan murah tersebut. Jangan lupa, siapkan anggaran yang cukup supaya kamu bisa berwisata kuliner sepuasnya!

0 Shares
Share
Pin
Share
Tweet
+1