11 Pantai di Blitar dengan Pemandangan Alam Mengagumkan

11 Pantai di Blitar dengan Pemandangan Alam Mengagumkan

Di Jawa Timur, destinasi wisata Blitar memang belum begitu populer dibanding Malang dan Banyuwangi. Selama ini, kebanyakan orang datang ke Blitar hanya untuk melakukan wisata ziarah ke makam Bung Karno. Padahal, kota yang berjarak sekitar 167 km dari Surabaya ini memiliki potensi wisata cukup besar, khususnya wisata pantainya.

Ya, Blitar memang menyimpan deretan pantai cantik yang menarik untuk kamu jelajah. Pemandangan alamnya bahkan tak kalah indah dari pantai-pantai yang ada di Bali. Penasaran? Yuk, cek langsung pantai-pantai di Blitar mana saja yang memiliki pemandangan alam mengagumkan!

Pantai Serang

(Sumber; @pantaiserangblitar)

Pantai Serang merupakan salah satu pantai yang paling ramai dikunjungi oleh warga Blitar. Lokasinya berada di Desa Serang, Panggungrejo. Pantainya memiliki pasir berwarna putih dengan ombak laut yang tidak begitu besar, sehingga cocok digunakan untuk berenang atau sekadar bermain air.

Setiap 1 Sura berdasarkan penanggalan Jawa, warga sekitar biasanya mengadakan ritual Larung Saji di Pantai Serang. Warga setempat akan memotong hewan ternak, lalu kepalanya dihanyutkan ke laut. Tujuannya ritual adalah untuk mendatangkan keselamatan kepada warga selama setahun ke depan. Penasaran untuk melihat keindahan Pantai Serang, sekaligus menyaksikan ritual tersebut?

Pantai Jolosutro

(Sumber: @bang_gobel39)

Sebetulnya, Pantai Jolosutro merupakan sebuah teluk yang dikelilingi bukit batu terjal. Meski begitu, pemandangan yang dimilikinya tak kalah indah dengan yang ada di pantai lain.

Kondisi sekeliling pantai yang berada di Desa Ringinrejo, Kecamatan Wates ini tampak mengagumkan dengan deretan bukit-bukit batu yang di beberapa bagian ditumbuhi tanaman hijau. Hal ini akan membuat kamu betah untuk tinggal lebih lama menikmati alam sekitar.

Pantai Peh Pulo

(Sumber: @iphunk.idk)

Berada di Kecamatan Panggungrejo, Pantai Peh Pulo bisa kamu tempuh dengan berkendara selama kurang lebih 75 menit dari pusat kota. Untuk bisa sampai di area pantai, kamu harus terlebih dahulu melalui jalanan berbukit yang cukup terjal. Tenang saja, rasa lelah kamu akan langsung terbayar begitu melihat laut jernih berwarna biru yang dikelilingi tebing-tebing besar.

Pantai Peh Pulo terbagi menjadi tiga wilayah pantai kecil, yakni Wedhi Ombo, Wedhi Ciut, dan Wedhi Kembar. Di kawasan tengah pantai, kamu akan menemukan beberapa batu karang yang berfungsi untuk memecah ombak. Kalau tertarik berlibur ke Pantai Peh Pulo, jangan lupa membawa bekal sendiri karena di sini masih jarang dibuka warung.

Pantai Pangi

(Sumber: @titiwahyuningsih23)

Untuk bisa sampai di Pantai Pangi, kamu harus terlebih dahulu menyeberang sungai. Karena harus mengerahkan usaha yang cukup besar, itulah mengapa pantai ini masih sepi pengunjung. Kondisi seperti ini  bisa menjadi alternatif bagi kamu yang ingin berlibur sambil relaksasi tubuh dan pikiran.

Ada hal yang perlu kamu perhatikan saat berada di Pantai Pangi. Kamu tidak dianjurkan untuk berenang atau bermain air karena ombak di pantai ini cukup besar mengingat terhubung dengan laut selatan. Di samping itu, kamu tidak perlu kecewa karena  pantai di Tumpakkepuh, Bakung ini menawarkan pemandangan yang menakjubkan. Seluruh area pantai dikelilingi oleh bukit hijau yang akan menyejukkan mata dan pikiran.

Pantai Gayasan

(Sumber: @kediri.cetar)

Masih berada satu desa dengan Pantai Pangi, tepatnya di sebelah timur, kamu bisa mengunjungi Pantai Gayasan yang memiliki pemandangan tak kalah mengagumkan. Karena lokasinya berdekatan, karakteristik Pantai Gayasan pun cenderung sama dengan Pantai Pangi. Ombak di sini cukup besar, sehingga kamu tidak boleh berenang.

Selain itu, Pantai Gayasan juga memiliki sungai yang indah. Jika ingin suasana lebih asri, kamu bersantai dekat perbukitan hijau yang berada sekeliling area pantai. Tentunya, kamu akan betah menghabiskan waktu bersantai di Pantai Gayasan.

Pantai Tambakrejo

(Sumber: @bobywisesa)

Ini dia pantai yang paling populer di kalangan warga Blitar. Dari pusat kota, kamu bisa mencapai Pantai Tambakrejo dengan berkendara sekitar 1 jam ke arah selatan. Lokasinya berada di Kecamatan Wonotirto. Sepanjang perjalanan, kamu akan menemukan bukit-bukit hijau yang menyuguhkan pemandangan indah.

Sesampainya di Pantai Tambakrejo, kamu bisa segera menjelajah tiga area utamanya, yakni area timur yang sering digunakan untuk bersantai karena lebih banyak pasir, area tengah yang memiliki banyak batu untuk memecah ombak, dan area barat yang digunakan sebagai dermaga kapal nelayan. Fasilitas di sini juga sudah cukup lengkap, mulai dari kamar mandi, tempat ibadah, hingga beberapa restoran seafood.

Pantai Pasetran Gondomayit

(Sumber: @ndomblong_raharjo)

Walau namanya terdengar cukup seram karena terdapat kata mayit (mayat), Pantai Pasetran Gondomayit justru memiliki panorama alam yang sangat indah. Air laut khas pantai ini sangat jernih berwarna biru, sehingga terlihat kontras dengan pasir putih dan bebatuan karang yang berada di sekitarnya.

Pantai Pasetran Gondomayit berada di sebelah timur Pantai Tambakrejo. Kalau mau mengunjungi pantai ini, dari Pantai Tambakrejo kamu bisa menyusuri bukit lalu menyeberang sungai menggunakan perahu sewa. Berbeda dari Pantai Tambakrejo yang populer, Pantai Pasetran Gondomayit justru masih sepi pengunjung sehingga cocok bagi kamu yang ingin menenangkan diri.

Pantai Umbul Waru

(sumber: @bu_bud)

Dibutuhkan usaha dan tenaga yang cukup besar untuk bisa sampai di pantai yang berlokasi di Desa Sidomulyo, Bakung ini. Akses jalan yang cukup sulit menuju lokasinya cenderung lebih cocok untuk kendaraan off-road. Sesampainya di lokasi, kamu masih harus menuruni tebing melalui tangga yang sudah disediakan. Namun, jerih payah kamu akan terbayar seketika saat disambut pemandangan indah khas Pantai Umbul Waru.

Pasir berwarna putih dan bersih di pantai ini memiliki tekstur cukup halus, sehingga kamu bisa bersantai dengan nyaman. Pemandangan laut biru yang jernih juga akan memanjakan mata dan pikiran kamu.

Tak hanya itu hal menarik yang ada di Pantai Umbul Waru. Kamu pun akan menjumpai air terjun yang mengalir dari sungai di atas tebing. Saat air laut sedang surut, kamu bisa berjalan ke lokasi air terjun untuk menyaksikan keindahan alam tersebut dari jarak lebih dekat.

Pantai Keben

(Sumber: @afditaalifpratama)

Pantai yang terletak di Dusun Banyuurip, Desa Ngadipuro, Wonotirto ini bisa kamu tempuh dengan jarak sekitar 30 km dari pusat kota. Akses menuju Pantai Keben bisa dibilang belum begitu mulus. Kamu harus melewati jalan terjal dan menemui beberapa tanjakan.

Karena kondisi jalanan tersebut, Pantai Keben pun masih cenderung sepi pengunjung. Jadi, jangan heran jika kamu disambut oleh suasana yang sepi begitu sampai di sini. Karena belum ramai pengunjung, Pantai Keben masih terjaga kebersihannya. Hal ini pula yang menjadikan pantai ini masih sangat alami dan memiliki pemandangan indah.

Keunikan lain dari Pantai Keben terletak pada bentuknya. Pantai yang berada di sebelah tenggara Kota Blitar ini berbentuk seperti cincin yang disekat oleh dua karang besar. Nah, karang-karang ini berfungsi memecah ombak sehingga ombak yang menyapu bibir pantai relatif kecil. Dengan begitu, pengunjung bisa bermain air dengan aman.

Pantai Pudak

(Sumber: @ical_ilang03)

Masih berada di desa yang sama dengan Pantai Keben, kamu juga bisa mengunjungi Pantai Pudak. Karakteristik pantai ini hampir sama dengan Pantai Kebe dan memiliki  suasana yang masih alami karena belum terlalu banyak pengunjung. Sementara itu, lautnya terlihat begitu jernih dengan warna biru, sedangkan pasir pantainya berwarna putih kecokelatan. Perpaduan keduanya menciptakan kontras yang begitu indah.

Saat bersantai di area pantai, dari kejauhan kamu bisa menyaksikan pemandangan pulau-pulau kecil yang tersebar di lautan luas. Sementara itu, area Pantai Pudak sendiri dikelilingi oleh tebing-tebing karang yang menambah keindahan pemandangan sekitar. Pokoknya, kamu akan puas menenangkan diri dan pikiran di Pantai Pudak!

Pantai Pasur

(Sumber: @mhidayatullah01)

Berbeda dari kebanyakan pantai di Blitar yang berpasir putih atau kecokelatan, Pantai Pasur memiliki pasir berwarna kehitaman. Karena kondisi alamnya ini, berkunjung ke Pantai Pasur akan mengingatkan kamu dengan Pantai Parangtritis di Jogja. Sementara itu, karakteristik ombak di Pantai Pasur cukup besar sehingga kamu tidak disarankan untuk berenang.

Tenang saja, kamu masih bisa bermain air di muara sungai yang terdapat di sisi barat pantai. Di sini, kamu juga akan menemukan banyak gundukan pasir dan beberapa perahu nelayan yang sedang menepi.

Pantai di Desa Bululawang, Bakung ini belum dibuka sebagai objek wisata resmi. Jadi, jangan heran apabila kamu tidak menemukan fasilitas penunjang pariwisata di sini, termasuk juga warung. Oleh karena itu, kamu sebaiknya membawa bekal sendiri saat berlibur ke Pantai Pasur.

***

Bagi para penggemar pantai yang sedang mencari suasana baru untuk destinasi liburan, Kota Blitar sangat layak untuk menjadi pilihan bukan? Selain memiliki pemandangan alam yang mengagumkan, banyak pantai di Blitar yang masih banyak sepi pengunjung sehingga memiliki suasana yang tenang. Dengan begitu, kamu bisa melakukan aktivitas seru di pantai dengan lebih nyaman dan leluasa!

3 Shares
Share3
Pin
Share
Tweet
+1